Buka Posko Pengaduan di 16 Titik, Pemprov Jatim Minta THR Dibayarkan H-7 Lebaran

Kompas.com - 09/05/2019, 14:50 WIB
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Jawa Timur Himawan Estu SubagjoDok. Pribadi Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Jawa Timur Himawan Estu Subagjo

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur malalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jatim sudah menerbitkan surat edaran (SE) mengenai aturan tunjangan hari raya ( THR) 2019.

Surat edaran tersebut sudah disetujui dan ditandatangani Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kamis (9/5/2019), dan sudah disampaikan kepada bupati/wali kota se-Jatim.

"SE ini ditujukan kepada bupati/wali kota untuk memantau pelaksanaan pembayaran THR bagi perusahaan di wilayahnya masing-masing," kata Kepala Disnakertrans Jatim Himawan Estu Subagjo, kepada Kompas.com, Kamis.


Baca juga: THR Harus Cair 7 Hari Sebelum Lebaran, Ini Minimal Besarannya

Himawan melanjutkan, sesuai aturan, besaran THR yang diberikan perusahaan kepada pekerja berjumlah satu kali gaji.

Pemberian THR satu kali gaji itu juga berlaku bagi kelas pekerja yang sudah bekerja minimal satu bulan.

"Untuk aturannya diberikan penuh (satu kali gaji). Tetapi, itu nanti kesepakatan antara pekerja dan pemberi kerja. Prinsipnya hubungan industrial itu lebih dihargai," tutur Himawan.

Ia menegaskan, pemberian THR itu wajib diberikan oleh pemberi kerja kepada pekerja paling lambat H-7 sebelum Lebaran.

"Batas waktu pembayaran THR, H-7 sudah harus dibayarkan. Karena secara ekonomi THR bisa membantu para pekerja. Jadi, harus tepat waktu," ujar dia.

Untuk mencegah terjadinya persoalan antara pemberi kerja dan pekerja mengenai pembayaran THR itu, pihaknya membuka posko pengaduan THR di Balai Latihan Kerja (BLK) yang ada di setiap daerah di Jawa Timur.

Baca juga: Kemenkeu Pastikan Pemberian THR Sesuai Jadwal Setelah Pemilu

Himawan menyebut, posko pengaduan itu untuk mengadukan pembayaran THR yang tidak dibayar tepat waktu dan THR yang tidak dibayar sesuai aturan.

Posko itu menjadi medium untuk mempertemukan dua kepentingan berbeda, antara pemberi kerja dan pekerja.

"Posko ini ada di 16 BLK kami di semua kabupaten/kota. Kami akan fasilitasi di posko itu. Kalau kepentingannya sudah terpenuhi, saya pikir tidak ada yang mengadu," imbuh Himawan.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Begini Cara Petugas Memadamkan Kebakaran Lahan Gambut di Pekanbaru

Begini Cara Petugas Memadamkan Kebakaran Lahan Gambut di Pekanbaru

Regional
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris yang Berprofesi sebagai Pedagang Garam di Padang

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris yang Berprofesi sebagai Pedagang Garam di Padang

Regional
Begal Masuk Kampus Unand, 'Kalau Kau Teriak, Mati Kau'

Begal Masuk Kampus Unand, "Kalau Kau Teriak, Mati Kau"

Regional
PPP Pasrahkan soal Jatah Menteri ke Presiden Jokowi

PPP Pasrahkan soal Jatah Menteri ke Presiden Jokowi

Regional
Material Longsor Disingkirkan, Akses Jalan di Agam Bisa Dilewati

Material Longsor Disingkirkan, Akses Jalan di Agam Bisa Dilewati

Regional
Saat Diplomat Afganistan Belajar Penyelesaian Konflik dari Maluku...

Saat Diplomat Afganistan Belajar Penyelesaian Konflik dari Maluku...

Regional
Forum Komunikasi SMK Sepakat dengan Ridwan Kamil Evaluasi Sistem Pendidikan

Forum Komunikasi SMK Sepakat dengan Ridwan Kamil Evaluasi Sistem Pendidikan

Regional
Pengamat: Pejabat Daerah Tidak Perlu ke Luar Negeri kalau Tidak Ada Manfaat

Pengamat: Pejabat Daerah Tidak Perlu ke Luar Negeri kalau Tidak Ada Manfaat

Regional
PPP Buka Peluang Ketua Umum Diisi dari Luar Partai

PPP Buka Peluang Ketua Umum Diisi dari Luar Partai

Regional
6 Hari Tak Sadarkan Diri, WJ Korban Penganiayaan Siswa SMA Taruna Meninggal Dunia

6 Hari Tak Sadarkan Diri, WJ Korban Penganiayaan Siswa SMA Taruna Meninggal Dunia

Regional
Kebakaran Lahan di Pekanbaru Meluas, Pemadaman Sulit Dilakukan

Kebakaran Lahan di Pekanbaru Meluas, Pemadaman Sulit Dilakukan

Regional
Kata Warga Puncak Bogor soal Suhu yang Semakin Dingin, Lidah Terasa Pahit hingga Penjualan Sayur Menurun

Kata Warga Puncak Bogor soal Suhu yang Semakin Dingin, Lidah Terasa Pahit hingga Penjualan Sayur Menurun

Regional
Selain Lumpuhkan Jalan, Longsor di Agam Hancurkan Ladang dan Irigasi Warga

Selain Lumpuhkan Jalan, Longsor di Agam Hancurkan Ladang dan Irigasi Warga

Regional
Labrak Kepala Dinas Karena Tak Digaji, TKS Ini Ditangkap Polisi

Labrak Kepala Dinas Karena Tak Digaji, TKS Ini Ditangkap Polisi

Regional
Belum Beroperasi, Masjid Ikon Wisata Halal di Padang Terancam Abrasi

Belum Beroperasi, Masjid Ikon Wisata Halal di Padang Terancam Abrasi

Regional
Close Ads X