Kapolres Kendal: Seorang Negarawan Harus Bisa Terima Hasil Pemilu yang Ditetapkan KPU

Kompas.com - 09/05/2019, 14:25 WIB
Deklarasi damai yang diikuti oleh semua lapisan masyarakat Kendal. KOMPAS.Com/ SLAMET PRIYATINKOMPAS.com/SLAMET PRIYATIN Deklarasi damai yang diikuti oleh semua lapisan masyarakat Kendal. KOMPAS.Com/ SLAMET PRIYATIN

KENDAL, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, melalui kantor Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Kesbangpol) menggelar deklarasi damai pasca-Pemilu 2019 di Pendopo Kabupaten Kendal, Kamis (9/5/2019).

Pada kesempatan itu, Kapolres Kendal AKBP Hamka Mapaitta mengatakan, seorang negarawan harus bisa menerima hasil pemilu yang ditetapkan oleh KPU.

Bila ditemukan adanya kecurangan, sebaiknya diselesaikan melalui mekanisme hukum yang ada.

Menurut Hamka, Pemilu 2019 yang berlangsung 17 April adalah sah dan berjalan sesuai aturan yang ada, terutama di Kabupaten Kendal. Untuk itu, masyarakat harus tenang dan jangan sampai terprovokasi oleh berita-berita hoaks.

“Kita harus kembali beraktivitas seperti biasanya. Beda pilihan sudah biasa. Tapi ketentraman dan kenyamanan harus kita jaga selamanya,” kata Hamka.

Baca juga: Ketua MUI Kendal: Terima Kasih Masyarakat, karena Pemilu Berjalan Aman

Hamka mengaku bersama TNI telah berusaha menjaga keamanan Pemilu 2019. Mulai dari proses kedatangan surat suara di KPU Kendal, melipat, mengirim ke TPS hingga ke KPU Jawa Tengah. Sangat kecil bila terjadi kecurangan.

“Termasuk saat penghitungan suara. Ada saksi calon presiden dan partai politik yang menyaksikan. Sulit apabila ada kecurangan,” ujarnya.

Hamka meminta kepada camat, kepala desa, tokoh agama dan masyarakat, serta unsur lainnya supaya menyampaikan kepada masyarakat agar tidak terpengaruh oleh omongan-omongan atau berita hoaks yang bisa merugikan semuanya.

Dandim 0715 Kendal Letkol Infantri Ginda Mochammad Ginanjar menjelaskan, masyarakat Indonesia yang terdiri dari beragam budaya, agama, adat istiadat dan lainnya, memang mudah diadu domba.

Maka, kata dia, wajarlah kalau Belanda bisa menjajah Indonesia selama 3,5 abad dan Jepang 3,5 tahun. Diperlukan kesadaran dan kebersamaan untuk menghindari konflik tersebut.

“Mari kita jaga kesatuan dan persatuan bangsa ini. Jangan mudah diadu domba dan jangan percaya berita hoaks,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Kendal M Toha menambahkan, Pemilu 2019 di Kendal berjalan aman, nyaman dan lancar. Untuk itu, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada TNI, Polri, pelaksana pemilu, dan masyarakat.

“Kedamaian ini, harus kita jaga selamanya,” kata Toha.

Baca juga: Jokowi-Maruf Amin Menang Telak di Kendal

Deklarasi damai diikuti oleh forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompinda), tokoh agama dan masyarakat, LSM, dan lainnya. Deklarasi damai ditandai dengan pembubuhan tanda tangan bersama.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Kisruh Konfercab PDI-P Surabaya Berakhir, Adi Sutarwijono Dilantik Gantikan Wisnu Sakti Buana

Kisruh Konfercab PDI-P Surabaya Berakhir, Adi Sutarwijono Dilantik Gantikan Wisnu Sakti Buana

Regional
Bus Cadangan Pengantar Calon Jemaah Haji Senggol Pagar, 1 Tewas, 4 Terluka

Bus Cadangan Pengantar Calon Jemaah Haji Senggol Pagar, 1 Tewas, 4 Terluka

Regional
Guguran Lava Gunung Karangetang Mengarah ke Kali Beha Timur, Bupati Sitaro Keluarkan Imbauan

Guguran Lava Gunung Karangetang Mengarah ke Kali Beha Timur, Bupati Sitaro Keluarkan Imbauan

Regional
Buaya 2,5 Meter Ditangkap karena Kerap Muncul di Lokasi Pemandian Anak

Buaya 2,5 Meter Ditangkap karena Kerap Muncul di Lokasi Pemandian Anak

Regional
Di Berlin, Kualitas Manajemen Pemkot Semarang Diakui Dunia

Di Berlin, Kualitas Manajemen Pemkot Semarang Diakui Dunia

Regional
Kembali ke Lapas Sukamiskin, Begini Aktivitas Setya Novanto

Kembali ke Lapas Sukamiskin, Begini Aktivitas Setya Novanto

Regional
Struktur Mirip Fondasi Ditemukan di Situs Peninggalan Majapahit

Struktur Mirip Fondasi Ditemukan di Situs Peninggalan Majapahit

Regional
5 Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan Cisinga Tasikmalaya Ditahan

5 Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan Cisinga Tasikmalaya Ditahan

Regional
Murid SD Diculik dan Dicabuli di Toilet SPBU di Pekanbaru

Murid SD Diculik dan Dicabuli di Toilet SPBU di Pekanbaru

Regional
Korban Gempa Bali dan Maluku Utara Dapat Bantuan Rp 15 Juta, Rumah Rusak Akan Diperbaiki

Korban Gempa Bali dan Maluku Utara Dapat Bantuan Rp 15 Juta, Rumah Rusak Akan Diperbaiki

Regional
Pengungsi Gempa di Maluku Utara Capai 3.104 Jiwa, Butuh Tikar dan Selimut

Pengungsi Gempa di Maluku Utara Capai 3.104 Jiwa, Butuh Tikar dan Selimut

Regional
Wakil Ketua DPRD Surabaya Jadi Tersangka Korupsi Jasmas

Wakil Ketua DPRD Surabaya Jadi Tersangka Korupsi Jasmas

Regional
Hasil Investigasi: Ambruknya Tiang Penyangga Tol BORR karena 'Human Error'

Hasil Investigasi: Ambruknya Tiang Penyangga Tol BORR karena "Human Error"

Regional
Gerebek Pesta Sabu, Polisi di Palu Dilempari Batu dan Diacungi Senjata Tajam oleh Warga

Gerebek Pesta Sabu, Polisi di Palu Dilempari Batu dan Diacungi Senjata Tajam oleh Warga

Regional
Viral, Video Babi Berkeliaran Setelah Truk Pengangkutnya Terguling

Viral, Video Babi Berkeliaran Setelah Truk Pengangkutnya Terguling

Regional
Close Ads X