Kompas.com - 09/05/2019, 13:58 WIB
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya Kamil saat membuka kegiatan Buka Berkah Ramadan 1440 Hijriah di Masjid Agung Kabupaten Cianjur, Rabu (8/5/19). Dok. Humas Pemerintah Provinsi Jawa BaratKetua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya Kamil saat membuka kegiatan Buka Berkah Ramadan 1440 Hijriah di Masjid Agung Kabupaten Cianjur, Rabu (8/5/19).


KOMPAS.com
- Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya Kamil bersama wakilnya Lina Marlina Ruzhan, resmi membuka kegiatan Buka Berkah Ramadhan 1440 Hijriah di Masjid Agung Kabupaten Cianjur, Rabu (8/5/2019).

Kegiatan yang akan diselenggarakan di 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat (Jabar) itu bertujuan untuk menyebarkan nilai-nilai kebaikan dan kebahagiaan kepada kaum duafa. Setelah Cianjur, Buka Berkah Ramadan bakal digelar di Purwakarta, Sumedang, dan Cirebon.

"Kami juga mengadakan silaturahmi dengan masyarakat khususnya duafa, juga ada sedikit santunan kepada 100 orang duafa dan 100 anak-anak untuk membahagiakan mereka," lanjutnya seperti dalam keterangan tertulinya.

Selain berbagi kebahagiaan, Buka Berkah Ramadhan juga menyajikan perlombaan adzan, Tahfidz Quran (hafalan 30 juz), dan dai cilik, antarkabupaten dan kota. Sang finalis nantinya akan tampil dalam Buka Bersama on The Street (Bubos) pada 25 Mei 2019.

Menurut Atalia, serangkaian perlombaan tersebut digagas untuk memotivasi anak-anak supaya rajin mengaji dan menjadi contoh bagi anak-anak lainnya.

"Tanggal 25 Mei nanti, akan ada finalis yang tampil pada acara Bubos. Insyaallah acara ini akan dihadiri 10.000 orang di halaman Gedung Sate sampai di sepanjang Jalan Dipenogoro. Nanti kami akan bersama-sama mendengarkan da'i cilik kita, mengaji dari anak-anak kita, dan yang adzan juga dari anak-anak kita," ucapnya.

Sebelum meresmikan Buka Berkah Ramadan, Atalia Praratya mengunjungi keluarga Ibu Asiah yang tergolong duafa. Dalam kunjungannya, Atalia memberikan santunan berupa uang, Alquran, alat salat, sembako, peralatan rumah tangga, dan obat-obatan.

Atalia Praratya mengatakan pemilihan keluarga duafa berdasarkan rekomendasi aparatur kewilayahan. Sebab aparatur setempat tahu betul akan kondisi warganya.

"Tadi juga saya berkunjung ke rumah Ibu Asiah (duafa) untuk memberikan santunan. Kami hanya singgah ke satu tempat karena kondisi waktu dan lain sebagainya," katanya.

"Kami sudah serahkan ke pihak kota dab kabupaten setempat karena mereka yang lebih paham, biasanya mereka punya data sendiri. Karena, banyak juga yang harus kita santuni. Mudah-mudahan dengan ini bisa menumbuhkan semangat untuk berbagi di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.