16 Tahanan Kabur Masih Buron, Polresta Palembang Gelar Rekontruksi

Kompas.com - 08/05/2019, 20:53 WIB
Rekontruksi di ruang sel tahanan Polresta Palembang untuk mengungkap motif kaburnya 30 tahanan, Rabu (8/5/2019). KOMPAS.com/AJI YK PUTRARekontruksi di ruang sel tahanan Polresta Palembang untuk mengungkap motif kaburnya 30 tahanan, Rabu (8/5/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com- Polresta Palembang menggelar rekontruksi di ruang sel tahanan untuk mengungkap motif kaburnya 30 tahanan yang menjebol ventilasi udara, Minggu (5/5/2019) lalu.

Sebanyak 14 tahanan yang sebelumnya sempat melarikan diri juga dihadirkan dalam rekontruksi tersebut.

Selain itu, Indah Permata Sari (26) yang telah dijadikan tersangka karena  membantu kaburnya tahanan itu, juga ikut berada dilokasi.

Baca juga: Polisi Tangkap 14 Tahanan yang Kabur, Salah Satunya Otak Pelaku

Petugas provost Polresta Palembang menjaga ketat ruang sel selama rekontruksi berlangsung. Tak seorang pun diperbolehkan masuk selama proses rekontruksi berjalan.

Tersangka Indah diketahui menyelundupkan gergaji besi ke dalam sel ketika hendak membesuk suaminya M Arif Hidayatullah. Gergaji besi itu digunakan Arif bersama rekan-rekannya untuk menjebol ventilasi udara disamping sel.

Akibatnya, 30 tahanan narkoba di Polresta Palembang kabur. Saat ini sudah 14 ditangkap, sedangkan 16 orang lainnya masih buron.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Didi Hayamansyah mengatakan, rekontruksi itu digelar untuk mengetahui secara detil peristiwa kaburnya 30 tahanan tersebut.

"Rekontruksi ini dilakukan agar mendapatkan data baru, sehingga harus digelarnya," kata Didi, Rabu (8/5/2019).

Baca juga: 30 Tahanan Kabur di Palembang, Polisi Akui Kamera CCTV Rusak

Ia kembali mengimbau kepada 16 tahanan yang saat ini masih dalam pengejaran agar menyerahkan diri secara baik-baik sebelum tindakan tegas diberikan.

"Karena pasti akan kita kejar sampai dapat, lebih baik menyerahkan diri," imbunya. 

Adapun 14 orang tahanan yang diamankan tersebut yakni, M Suhandri bin Malikur, M Iki Gunawan, Alvin Febriansyah, Hendri Romiyon, Zaim FadlI.

Selanjutnya, Fahmi bin Zainal Abidin, Wahyu Budiman bin Kanalam, M. Trisno alias Aak bin Jhoni Sibarani, Zahri bin Ali Daid, Bimo Saputra, Rajab Semendawai, dan Maulana Ismail.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Regional
Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Regional
Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Regional
Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Regional
Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Regional
Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Regional
Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Regional
Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Regional
Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Regional
UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual 'Dosen' Swinger

UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual "Dosen" Swinger

Regional
Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Regional
Unand Cegah Penyebaran Covid-19, Dosen di Atas 60 Tahun Harus  WFH

Unand Cegah Penyebaran Covid-19, Dosen di Atas 60 Tahun Harus WFH

Regional
Unggahan 'Kacung WHO' Jerinx SID Berujung Laporan ke Polda Bali...

Unggahan "Kacung WHO" Jerinx SID Berujung Laporan ke Polda Bali...

Regional
Seorang Perempuan di Bireuen Ditemukan Terkapar dengan Luka di Leher

Seorang Perempuan di Bireuen Ditemukan Terkapar dengan Luka di Leher

Regional
Buruh Harian Cabuli Anak Tetangga di Kamar Mandi, Pakai Iming-iming Uang Rp 35.000

Buruh Harian Cabuli Anak Tetangga di Kamar Mandi, Pakai Iming-iming Uang Rp 35.000

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X