Dulu Dibui karena Gunakan Sabu, Kini Ditangkap sebagai Pengedar

Kompas.com - 08/05/2019, 16:43 WIB
Ilustrasi penangkapan Think StockIlustrasi penangkapan


KEDIRI, KOMPAS.com - Ari Julianto (37) kembali harus berurusan dengan aparat lantaran terlibat dalam kasus narkoba.

Kalau dulu dia pernah ditahan karena menjadi pemakai narkoba, kini dia ditangkap lagi karena mengedarkan barang haram tersebut.

Badan Narkotika Nasional Kota Kediri, Jawa Timur, menangkap Ari saat sedang melintas di depan markas tentara Yonif 521 Kediri.

Baca juga: Wanita Hamil 6 Bulan Positif Narkoba Diamankan BNNP Riau saat Razia Tempat Hiburan Malam


Dari tangan warga Kelurahan Ngadirejo, Kota Kediri itu, petugas mengamankan barang bukti sabu seberat 15,36 gram.

" Ditangkap 4 Mei sekitar pukul 03.30 WIB," ujar Kepala BNN Kota Kediri Ajun Komisaris Besar Bunawar, saat dihubungi, Rabu (8/5/2019).

Dari pemeriksaan terhadap tersangka, barang bukti sabu dalam wadah 14 plastik flip itu baru saja diambil dari seorang pengedar yang ada di Sidoarjo.

Sabu itu nantinya akan dijual atau diedarkan kembali di wilayah Kediri dengan sistem yang dikenal sebagai sistem ranjau.

Sistem ini adalah penjualan yang dilakukan tidak secara langsung karena penjual dan pembeli tidak saling bertemu dan hanya menaruh barang sesuai kesepakatan.

Baca juga: BNNP Riau Razia 10 Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, 18 Pengunjung Positif Narkoba

Dari pemeriksaan petugas, terungkap tersangka pada tahun 2017 lalu pernah mendekam di tahanan selama 6 bulan karena kasus narkoba pula. Saat itu, statusnya sebagai pemakai.

Kini, tersangka kembali ditangkap dan statusnya bukan lagi pemakai tetapi pengedar. Dia masih ditahan dan dikenakan Pasal 114 Ayat 2 atau Pasal 112 Ayat 2.

"Untuk ungkap jaringannya, kami masih lakukan pengembangan penyelidikan," pungkas Bunawar. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X