Jokowi: Gunung Mas Kalimantan Tengah Paling Siap Jadi Calon Pengganti Ibu Kota RI

Kompas.com - 08/05/2019, 16:22 WIB
Presiden RI Joko Widodo (tengah) saat meninjau Bukit Nyuling, Kelurahan Tumbang Talaken, Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Rabu (8/5/2019). Antara/IstimewaPresiden RI Joko Widodo (tengah) saat meninjau Bukit Nyuling, Kelurahan Tumbang Talaken, Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Rabu (8/5/2019).

KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), paling siap untuk dijadikan Ibu Kota baru jika dilihat dari sisi keluasan wilayah.

“Mau minta 300.000 hektar siap di sini, kurang masih tambah lagi juga siap,” kata Jokowi kepada wartawan di Kabupaten Gunung Mas, Rabu (8/5/2019).

Baca juga: Perjalanan Jokowi Mencari Ibu Kota Baru, dari Bukit Soeharto Kaltim ke Segitiga Kalteng

Kedatangan Jokowi ke Kelurahan Tumbang Talaken, Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas untuk meninjau lokasi yang akan dijadikan Ibu Kota baru.

Namun, soal kelayakan, Jokowi menjelaskan, saat ini masih dalam kalkulasi, kajian, dan dalam hitung-hitungan karena banyaknya aspek pertimbangan.

“Sekali lagi ini menyangkut aspek yang tidak satu dua. Urusan banjir mungkin di sini tidak, ya kan. Urusan gempa di sini tidak. Tapi apa, kesiapan infrastruktur harus dimulai dari nol lagi, ya kan. Itu juga salah satu pertimbangan-pertimbangan masalah sosial politiknya, masalah sosiologi masyarakatnya, semuanya, semuanya dilihat semuanya,” ujar Presiden.

Baca juga: Mengenal Bukit Soeharto, Calon Lokasi Ibu Kota Baru yang Dikunjungi Jokowi

Jokowi mengatakan, terdapat kelebihan dan kekurangan dari lokasi di Bukit Soeharto, Balikpapan, Kalimantan Timur, dengan di Kabupaten Gunung Mas itu yang saat ini menjadi kandidat lokasi Ibu Kota baru.

Salah satu minusnya di Balikpapan, Jokowi setuju ketika dikatakan airnya asin, dan di sana juga masih banjir.

Sementara di Kalimantan Tengah, Jokowi mengatakan, saat Presiden pertama RI Soekarno memilihnya, pasti memiliki sejumlah alasan khusus.

“Enggak mungkin sebuah keputusan itu disampaikan tanpa sebuah argumentasi data, fakta-fakta lapangan yang matang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, nantinya akan ada tim besar yang diam-diam pergi ke lokasi yang ditinjaunya lagi, untuk berhitung. Setelah rencana matang, maka akan disampaikan kepada Jokowi dan di situlah pemerintah akan memutuskan.

Jokowi mengatakan datang ke lapangan untuk meninjau lokasi Ibu Kota Baru hanya untuk mendapatkan "feeling".

“Saya ini ke lapangan hanya satu, mencari feeling-nya, biar dapet feeling-nya gitu. Biar dapet feeling-nya, kalau enggak dapat feeling-nya nanti kalkulasinya, hitung-hitungannya memutuskan itu lebih mudah,” ungkap Jokowi. 

Turut mendampingi Jokowi diantaramya Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan A Djalil, dan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ratusan Ikan di Cianjur Mati Mendadak Diduga Akibat Aeromonas

Ratusan Ikan di Cianjur Mati Mendadak Diduga Akibat Aeromonas

Regional
Gubernur Edy: Januari 2020 Lelang Dibuka, Tender yang Benar, Jangan Ada Istilah Aneh-aneh

Gubernur Edy: Januari 2020 Lelang Dibuka, Tender yang Benar, Jangan Ada Istilah Aneh-aneh

Regional
Detik-detik Aula SMKN 1 Miri Sragen Roboh Timbun 22 Siswa

Detik-detik Aula SMKN 1 Miri Sragen Roboh Timbun 22 Siswa

Regional
Pakai Knalpot Racing, Pengendara Motor di Cianjur Ditilang

Pakai Knalpot Racing, Pengendara Motor di Cianjur Ditilang

Regional
Subuh-subuh, Seorang Pria di Bandung Pamer Kemaluan di Depan Wanita

Subuh-subuh, Seorang Pria di Bandung Pamer Kemaluan di Depan Wanita

Regional
Seorang Ibu di Ciamis Jual Ganja 1 Kilogram Per Bulan

Seorang Ibu di Ciamis Jual Ganja 1 Kilogram Per Bulan

Regional
Awal 2020, Proyek Jalan Metropolitan Medan-Karo Segera Dimulai

Awal 2020, Proyek Jalan Metropolitan Medan-Karo Segera Dimulai

Regional
Hujan Lebat di Pangkal Pinang, Lalu Lintas Tersendat karena Jalan Banjir

Hujan Lebat di Pangkal Pinang, Lalu Lintas Tersendat karena Jalan Banjir

Regional
Mari Bantu Siswa SD Filial yang Berseragam Lusuh dan Gedung Sekolah Rusak

Mari Bantu Siswa SD Filial yang Berseragam Lusuh dan Gedung Sekolah Rusak

Regional
Penjelasan Pemda soal Orangtua dari Bayi yang Jenazahnya Dibawa Paksa Ojol Tak Miliki JKN

Penjelasan Pemda soal Orangtua dari Bayi yang Jenazahnya Dibawa Paksa Ojol Tak Miliki JKN

Regional
Inovasi Sulsel Buka Direct Call Export Sukses Tingkatkan Nilai Ekspor

Inovasi Sulsel Buka Direct Call Export Sukses Tingkatkan Nilai Ekspor

Regional
Kajari Parepare: di Atas Lubang Pemusnahan Detonator Kerap Ditempati untuk Pembakaran Sampah

Kajari Parepare: di Atas Lubang Pemusnahan Detonator Kerap Ditempati untuk Pembakaran Sampah

Regional
Ini Alasan Pria Bunuh Kekasih yang Jenazahnya Terbungkus Seprai

Ini Alasan Pria Bunuh Kekasih yang Jenazahnya Terbungkus Seprai

Regional
Aula SMKN 1 Miri Sragen Roboh Timbun 22 Siswa, Sebagian Patah Tulang

Aula SMKN 1 Miri Sragen Roboh Timbun 22 Siswa, Sebagian Patah Tulang

Regional
Benci Mantan Suami, Ibu Siksa Anak Balitanya hingga Patah Kaki

Benci Mantan Suami, Ibu Siksa Anak Balitanya hingga Patah Kaki

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X