Kompas.com - 08/05/2019, 13:40 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com - Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah membatalkan pelantikan 193 pejabat eselon III dan IV yang dilakukan wakilnya, Andi Sudirman Sulaiman.

Pelantikan oleh wakil gubernur itu dinilai meyalahi aturan administrasi karena hanya berdasarkan SK gubernur yang ditandatangani wagub Sulsel.

Nurdin Abdullah sendiri bakal kembali mengajak wakilnya itu untuk duduk bersama membahas keselarasan dan sinergitas kerja-kerja yang dilakukan di lingkup Pemprov Sulsel.

Menurutnya, cacat administrasi itu terjadi lantaran di lingkup Pemprov masih ada tim gubernur dan tim wakil gubernur.

"Itu yang harus kita hilangkan dari tim-tim ini. Kita ini harus satu semua. Kalau masih ada dikotomi itu, ya itulah tadi kejadiannya seperti ini," kata Nurdin saat diwawancara awak media di ruang rapat pimpinan kantor gubernur Sulsel, Selasa (8/5/2019).

Baca juga: Gubernur Sulsel Batalkan Pelantikan 193 Pejabat yang Dilakukan Wakilnya

Mantan Bupati Bantaeng dua periode ini menegaskan jajarannya tidak boleh lagi terbagi menjadi tim gubernur dan tim wakil gubernur. Ia mengatakan, jajarannya harus membentuk satu kesatuan untuk menciptakan birokrasi yang terbebas dari kegaduhan dan polemik-polemik yang tidak penting.

"Jadi saya akan duduk bersama-sama dengan beliau. Kita minta supaya tidak ada lagi tim wagub, tidak ada lagi tim gubernur. Masyarakat menunggu gerakan kita," imbuhnya.

Gubernur yang bergelar profesor ini mengakui tugas sebagai gubernur memang berat. Untuk itu, ia berharap jajajarannya selalu intens melakukan komunikasi untuk menciptakan birokrasi yang baik di lingkup Provinsi Sulawesi Selatan.

"Saya kalau ditanya seadainya bisa empat wagub saya mau empat. Supaya ini semua kewenangan bisa kita bagi. Tinggal bangun komunikasi kepada semua stakeholders, semua komponen yang ada. Karena tahu kan kerjanya gubernur ini luar biasa. Tanggung jawabnya besar kalau kita habis waktu untuk urusin seremonial, waduh sayang," pungkasnya.

Sebelumnya, sebanyak 193 pejabat eselon III dan IV yang dilantik wakil gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman pada Senin (29/4/2019) lalu dibatalkan oleh Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah. Pasalnya, pelantikan ini hanya menggunakan SK gubernur yang ditandatangani oleh wagub.

Nurdin Abdulah menjelaskan, seharusnya pelantikan pejabat eselon III dan IV sesuai dengan peraturan gubernur bukan SK gubernur. Pelantikan ini pun mendapat perhatian dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Komisi ASN serta BKN.

Baca juga: Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Bakal Mencoblos di TPS 42 Perumahan Dosen Unhas

Keempat perwakilan ini mendatangi kantor gubernur Sulawesi Selatan pada Selasa (7/5/2019) kemarin.

"Tadi kan arahannya jelas kalau dia landasan hukumnya lemah, maka kita harus sempurnakan. Jadi tadi sudah dijelaskan bahwa ini akan kita zero-kan, jadi semua kembali ke posisi semula," kata Nurdin Abdullah saat menggelar konferensi pers di ruang rapat pimpinan kantor gubernur Sulsel, Selasa kemarin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.