Di Dapil "Neraka" Jabar V, Fadli Zon Raih Suara Tertinggi Ungguli Adian Napitulupu

Kompas.com - 08/05/2019, 11:10 WIB
Suasana rapat pleno terbuka rekapitulasi perhitungan hasil perolehan suara tingkat Kabupaten Bogor, di Hotel Olimpic Renotel, Cibinong, Selasa (7/5/2019). KOMPAS.com/ AFDHALUL IKHSANSuasana rapat pleno terbuka rekapitulasi perhitungan hasil perolehan suara tingkat Kabupaten Bogor, di Hotel Olimpic Renotel, Cibinong, Selasa (7/5/2019).

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com — Dari hasil pleno penghitungan suara di KPU tingkat Kabupaten Bogor, Selasa (7/5/2019) malam, Partai Gerindra memperoleh suara terbanyak dari Dapil V Kabupaten Bogor.

Partai Gerindra mendapat 624.731 suara dan meloloskan dua caleg, yaitu Fadli Zon yang meraih 230.524 suara dan Mulyadi 70.569 suara.

Sementara itu, hasil pleno tersebut meloloskan sembilan nama ke DPR periode 2019-2024.

Artinya, Bawaslu dan KPU Kabupaten Bogor resmi menyelesaikan penghitungan suara secara keseluruhan, sebanyak 40 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Bogor.

"Sudah selesai 40 kecamatan dan akan dibacakan DB1 malam ini setelah itu nanti akan dibawa ke provinsi untuk ditetapkan," kata Ketua KPU Kabupaten Bogor Ummi Wahyuni di lokasi pelaksanaan rapat pleno terbuka penghitungan suara tingkat kabupaten.

Baca juga: Fadli Zon Berjaya di Dapil Neraka Jabar V

Selain Gerindra, raihan suara signifikan juga diraih Golkar. Parpol berlambang pohon beringin itu meraih 326.505 suara, meloloskan Ichsan Firdaus yang meraih 64.240 suara.

Kemudian disusul Partai Keadilan Sejahtera yang meraih 325.515 suara. Torehan itu membuat PKS meloloskan caleg Fahmi Alaydroes yang meraih 67.677 suara.

Sementara itu, PDI-P meraih 285.639 suara dan meloloskan caleg Adian Yunus Yusak Napitupulu dengan 80.228 suara dan PAN meraih 197.356 suara dengan meloloskan caleg Primus Yustisio 86.983 suara.

Pendatang baru di DPR, Elly Rachmat Yasin meraih 71.884 suara dengan raihan suara parpol PPP sebanyak 193.416 suara.

Baca juga: Di Dapil Neraka, Istri Mantan Bupati Bogor Bersaing dengan Fadli Zon hingga Primus Yustisio

Partai Demokrat meraih suara 173.094 dan meloloskan caleg Anton Sukartono Suratto sebanyak 55.634 suara dan Partai PKB meraih 134.107 suara serta meloloskan caleg Tommy Kurniawan dengan raihan suara 33.988.

Adapun 12 partai lain untuk sementara kesulitan mendapatkan kursi di Senayan.

Ummi menjelaskan, mengacu pada PKPU Nomor 7 Tahun 2019 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2019, di KPU kabupaten/kota rekapitulasi dilakukan selama 20 April-7 Mei 2019. Kemudian akan diumumkan dalam rentang waktu 20 April hingga 8 Mei 2019. 

Setelah itu, hasil rekapitulasi dari KPU kabupaten/kota diserahkan ke KPU provinsi selambat-lambatnya 8-12 Mei 2019.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelajar Bunuh Begal Divonis Pembinaan Setahun, Ayah: Saya Terima dengan Lapang Dada..

Pelajar Bunuh Begal Divonis Pembinaan Setahun, Ayah: Saya Terima dengan Lapang Dada..

Regional
Usai Surati Australia dan Jerman soal Sampah, Siswi SMP Ini juga Akan Surati Inggris dan Kanada

Usai Surati Australia dan Jerman soal Sampah, Siswi SMP Ini juga Akan Surati Inggris dan Kanada

Regional
Detik-detik Pembunuhan Pelajar SMA yang Ditemukan Jadi Tengkorak, Berawal dari Titipan Kado

Detik-detik Pembunuhan Pelajar SMA yang Ditemukan Jadi Tengkorak, Berawal dari Titipan Kado

Regional
3 Turis Diduga Terjangkit Virus Corona, Dinkes Bali Minta Warga Tak Panik

3 Turis Diduga Terjangkit Virus Corona, Dinkes Bali Minta Warga Tak Panik

Regional
Cerita Putra Penderita ODGJ: Kami Selalu Berdoa Ayah Lepas dari Pasungan...

Cerita Putra Penderita ODGJ: Kami Selalu Berdoa Ayah Lepas dari Pasungan...

Regional
Kerajaan Kandang Wesi di Garut, Padepokan Silat dan Tempat Pembuatan Senjata di Masa Padjadjaran

Kerajaan Kandang Wesi di Garut, Padepokan Silat dan Tempat Pembuatan Senjata di Masa Padjadjaran

Regional
Empat Pelajar SMP yang Jatuh ke Jurang di Cianjur Diduga Hendak Tawuran

Empat Pelajar SMP yang Jatuh ke Jurang di Cianjur Diduga Hendak Tawuran

Regional
Ricuh Warga di Perumnas Mandala, Massa Saling Lempar Batu hingga Polisi Letuskan Tembakan

Ricuh Warga di Perumnas Mandala, Massa Saling Lempar Batu hingga Polisi Letuskan Tembakan

Regional
Keluarga Tak Yakin Tengkorak yang Ditemukan Milik Astrid, Pelajar SMA yang Hilang 2 Bulan

Keluarga Tak Yakin Tengkorak yang Ditemukan Milik Astrid, Pelajar SMA yang Hilang 2 Bulan

Regional
Jadi Venue Piala Dunia U-20, Pemkot Surakarta Butuh Rp 80 Miliar

Jadi Venue Piala Dunia U-20, Pemkot Surakarta Butuh Rp 80 Miliar

Regional
8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Anak: Kami Ingin Ibu Peluk dan Kasih Sayangnya

8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Anak: Kami Ingin Ibu Peluk dan Kasih Sayangnya

Regional
Enam dari 11 Kabupaten Penyelenggara Pilkada 2020 di Papua, Ada Riwayat Konflik

Enam dari 11 Kabupaten Penyelenggara Pilkada 2020 di Papua, Ada Riwayat Konflik

Regional
Berkat Pembaca Kompas.com, Kini Nining Tak Lagi Tinggal di WC Sekolah dan Buka Usaha

Berkat Pembaca Kompas.com, Kini Nining Tak Lagi Tinggal di WC Sekolah dan Buka Usaha

Regional
Pembebasan Lahan Bandara Kediri, Pemerintah Akan Gunakan Skema Konsinyasi

Pembebasan Lahan Bandara Kediri, Pemerintah Akan Gunakan Skema Konsinyasi

Regional
Pasangan Suami Istri Nekat Konsumsi Sabu di Kamar Rumah, Begini Akhir Nasibnya

Pasangan Suami Istri Nekat Konsumsi Sabu di Kamar Rumah, Begini Akhir Nasibnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X