Real Count KPU di Sulawesi Selatan Data 84,57 Persen: Jokowi-Maruf 43,47 Persen, Prabowo-Sandi 56,53 Persen

Kompas.com - 08/05/2019, 10:56 WIB
Ilustrasi quick count Pemilu 2019. KOMPAS.com/ANDIKA BAYUIlustrasi quick count Pemilu 2019.
Penulis Rachmawati
|
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno unggul dalam sistem penghitungan cepat (situng) atau real count yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum ( KPU) hingga Rabu (8/5/2019) untuk Provinsi Sulawesi Selatan.

Prabowo-Sandi unggul dengan perolehan 56,53 persen atau 2.355.640 suara, sedangkan pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin meraup 43,47 persen atau 1.811.086 suara.

Berdasarkan data, pasangan Prabowo-Sandiaga unggul di mayoritas kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Sementara itu, Jokowi-Maruf unggul telak di Kabupaten Bone, Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara.

Perolehan ini berdasarkan data per 8 Mei 2019 pukul 10.15 WIB di situs resmi kpu.go.id yang masuk dari 22.290 TPS atau sekitar 84,57 persen dari total 26.355 TPS yang ada di seluruh Sulawesi Selatan.

Berikut ini selengkapnya hasil sementara situng KPU di setiap kabupaten/kota di Sulawesi Selatan


Kabupaten Bantaeng  (data 100 persen)
Jokowi - Ma'ruf 27,30 persen
Prabowo Sandi 72,70 persen

Kabupaten Barru (data 97,6 persen)
Jokowi - Ma'ruf 47,24 persen
Prabowo Sandi 52,76 persen

Kabupaten Bone (data 97,9 persen)
Jokowi - Ma'ruf 55,69 persen
Prabowo Sandi 44,31 persen

Kabupaten Bulukumba (data 97,6 persen)
Jokowi - Ma'ruf 33,24 persen
Prabowo Sandi 66,76 persen

Kabupaten Enrekang (data 99,7 persen)
Jokowi - Ma'ruf 24,10 persen
Prabowo Sandi 75,90 persen

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dokter Sarankan Hati Hewan Kurban Tidak Dikonsumsi, Ini Alasannya

Dokter Sarankan Hati Hewan Kurban Tidak Dikonsumsi, Ini Alasannya

Regional
Wagub Kaltim Terinfeksi Covid-19: Tidak Batuk, Pusing, dan Demam

Wagub Kaltim Terinfeksi Covid-19: Tidak Batuk, Pusing, dan Demam

Regional
Kadis Bondowoso Dicopot karena Video TikTok Tari Ular di Atas Meja Bersama Perempuan

Kadis Bondowoso Dicopot karena Video TikTok Tari Ular di Atas Meja Bersama Perempuan

Regional
Covi dan Vivid, 2 Bayi Harimau Benggala Koleksi Semarang Zoo, Lahir Saat Pandemi

Covi dan Vivid, 2 Bayi Harimau Benggala Koleksi Semarang Zoo, Lahir Saat Pandemi

Regional
Konsumsi Sabu, Anak Salah Satu Pejabat di Kaltim Ditangkap Polisi

Konsumsi Sabu, Anak Salah Satu Pejabat di Kaltim Ditangkap Polisi

Regional
Perempuan Asal Amerika Gedor Pintu Rumah Warga Tanpa Alasan di Bali, Diduga Depresi

Perempuan Asal Amerika Gedor Pintu Rumah Warga Tanpa Alasan di Bali, Diduga Depresi

Regional
Wakil Gubernur Kalimantan Timur Positif Terinfeksi Covid-19

Wakil Gubernur Kalimantan Timur Positif Terinfeksi Covid-19

Regional
64 Kepala Sekolah SMP di Riau Mengundurkan Diri

64 Kepala Sekolah SMP di Riau Mengundurkan Diri

Regional
101 Pasien Positif Corona di Pusdikpom Dinyatakan Negatif dari Hasil Tes Swab Kedua

101 Pasien Positif Corona di Pusdikpom Dinyatakan Negatif dari Hasil Tes Swab Kedua

Regional
Petugas Jaringan Listrik Diserang Buaya Saat Seberangi Sungai, Derita Luka Robek di Pinggang

Petugas Jaringan Listrik Diserang Buaya Saat Seberangi Sungai, Derita Luka Robek di Pinggang

Regional
Push-Up Tak Mempan, Hukuman Tak Pakai Masker di Banjarbaru Kini Denda Rp 250.000

Push-Up Tak Mempan, Hukuman Tak Pakai Masker di Banjarbaru Kini Denda Rp 250.000

Regional
Pelaku Pencabulan Anak Dihukum Cambuk, Mengerang hingga Minta Berhenti

Pelaku Pencabulan Anak Dihukum Cambuk, Mengerang hingga Minta Berhenti

Regional
Banjir Bandang di Masamba: 19 Korban Meninggal, 23 Hilang, 15.000 Mengungsi

Banjir Bandang di Masamba: 19 Korban Meninggal, 23 Hilang, 15.000 Mengungsi

Regional
Risma Tak Karantina Mandiri meski 2 Kadis Pemkot Surabaya Positif Covid-19, Ini Penjelasannya

Risma Tak Karantina Mandiri meski 2 Kadis Pemkot Surabaya Positif Covid-19, Ini Penjelasannya

Regional
Khawatir Tak Mampu Bayar Perawatan di Ruang VIP, Pasien Covid-19 yang Baru Melahirkan Kabur

Khawatir Tak Mampu Bayar Perawatan di Ruang VIP, Pasien Covid-19 yang Baru Melahirkan Kabur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X