Berawal dari Komputer Bekas, Donny Sukses Bangun Bisnis IT dan Malang Strudel

Kompas.com - 08/05/2019, 10:41 WIB
Donny Kris Puriyono, pemilik PT WinnerTech Lintas Nusa dan pendiri bisnis oleh-oleh Malang Strudel. Dok. Pribadi/KONTANDonny Kris Puriyono, pemilik PT WinnerTech Lintas Nusa dan pendiri bisnis oleh-oleh Malang Strudel.

Tetap bangkit walau sering ditipu

Di balik suksesnya, ternyata Donny berulang kali merugi lantaran kena tipu. Ceritanya, di waktu awal merintis bisnis CD tutorial komputer, ia kena tipu belasan juta rupiah. Sebagian besar modal awalnya dibawa kabur orang.

Setelah bisnis bergulir, dia kembali jadi korban penipuan. Pembeli tidak kunjung membayar padahal produk sudah mereka terima. Hitung punya hitung, nilai kerugiannya puluhan juta rupiah.

Masalah kembali muncul saat usahanya berjalan dua tahun. Gara-gara telat membayar gaji, Donny ditinggal seluruh karyawannya yang ketika itu berjumlah 10 orang. Donny telat membayar gaji lantaran harus membayar utang ke bank.

Walau banyak cobaan, ia tak patah arang. Apalagi, dunia TI sudah jadi passion-nya. Dan, dia ingin membuktikan ke orangtua, dengan usaha dirinya bisa sukses.
“Karena kebutuhan dan terpaksa, harus bangkit. Prinsipnya, kalau mau jadi pengusaha harus terus mau belajar, cari ilmu,” ujarnya.

Baca juga: Pakai Aplikasi e-Grower, Petani Pisang di Lampung Raih Omzet Rp 3,4 Juta Per Minggu

Melebarkan sayap, buka Malang Strudel

Pada 2012 Donny mencoba melebarkan sayap bisnis dengan membuka toko oleh-oleh khas Malang. Ide bisnis datang saat dia di Padang dan melihat banyak toko oleh-oleh besar yang dimiliki pengusaha Malaysia.

Donny mengajak pengusaha oleh-oleh Denni Delyandri dan aktor Teuku Wisnu berkongsi mendirikan toko oleh-oleh khas Malang. Pada Desember 2014, dengan mengusung nama Malang Strudel, toko oleh-olehnya berdiri.

Sesuai namanya, tokonya menjual strudel. Strudel yang merupakan kue lapis berisi buah-buahan, berasal dari Austria, namun bahan bakunya menggunakan buah-buahan khas Malang. Donny mengincar pasar menengah atas.

Berkat pemasaran yang serius di media sosial, Malang Strudel berkembang pesat.Berawal dari satu gerai berukuran hanya 2x5 meter, kini Malang Strudel berbiak menjadi delapan outlet. Semua gerai ada di Malang, dengan jumlah karyawan mencapai 300 orang.

Baca juga: Berkat Bambu, Pemuda Kediri Ini Raup Omzet hingga Rp 90 Juta Sebulan

Gerai-gerai ini tidak hanya menjual strudel, tapi juga oleh-oleh khas Malang lainnya, termasuk aneka kerajinan buatan usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) yang jadi mitra Malang Strudel.

“Ada lebih dari 1.000 UMKM yang bermitra dengan kami, dengan lebih dari 2.000 produk,” rinci Donny.

Atas aksinya mengangkat oleh-oleh khas Malang, Donny meraih penghargaan The Most Creative Digital Activation for City Branding dari Kementerian Pariwisata pada 2018. (Merlinda Riska)

Artikel ini sudah tayang di Kontan dengan judul "Sukses usaha berawal dari otak-atik komputer bekas"

Halaman:
Baca tentang


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Adaptasi Kebiasaan Baru, ASN Pemprov Papua Barat 'Ngantor' Mulai 15 Juli

Adaptasi Kebiasaan Baru, ASN Pemprov Papua Barat "Ngantor" Mulai 15 Juli

Regional
Serahkan Diri ke Polisi, Petugas P2TP2A yang Cabuli Korban Perkosaan Didamping Keluarga

Serahkan Diri ke Polisi, Petugas P2TP2A yang Cabuli Korban Perkosaan Didamping Keluarga

Regional
Bikin Resah, Pasien Covid-19 Tolak Karantina, Malah Santai Keluyuran dan Beli Sayuran

Bikin Resah, Pasien Covid-19 Tolak Karantina, Malah Santai Keluyuran dan Beli Sayuran

Regional
Pemkot Mataram Izinkan Keluarga Ikuti Proses Pemulasaraan Jenazah Covid-19

Pemkot Mataram Izinkan Keluarga Ikuti Proses Pemulasaraan Jenazah Covid-19

Regional
Jenazah Covid-19 Dimakamkan Tanpa Protokol, 2 Anggota Keluarga Positif Corona

Jenazah Covid-19 Dimakamkan Tanpa Protokol, 2 Anggota Keluarga Positif Corona

Regional
Sering Rapat dengan Banyak Orang, Sekda Grobogan Inisiatif Uji Swab, Hasilnya Positif

Sering Rapat dengan Banyak Orang, Sekda Grobogan Inisiatif Uji Swab, Hasilnya Positif

Regional
Secapa AD Tertutup, Dinkes Bandung Kesulitan Melakukan Tracing

Secapa AD Tertutup, Dinkes Bandung Kesulitan Melakukan Tracing

Regional
Walhi Sebut Industri Semen Baturaja Jambi Mengancam Manusia dan SDA

Walhi Sebut Industri Semen Baturaja Jambi Mengancam Manusia dan SDA

Regional
MPLS Tatap Muka SMA/SMK di Kota Tegal Tidak Dilanjutkan

MPLS Tatap Muka SMA/SMK di Kota Tegal Tidak Dilanjutkan

Regional
6 Staf TVRI Jatim Jalani Tes Swab, 1 Orang Dinyatakan Positif Covid-19

6 Staf TVRI Jatim Jalani Tes Swab, 1 Orang Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
Positif Corona, Sekda Kabupaten Grobogan Diisolasi di RSUD Purwodadi

Positif Corona, Sekda Kabupaten Grobogan Diisolasi di RSUD Purwodadi

Regional
Hari Ini Bertambah 101 Kasus Baru Covid-19 di Bali, Mayoritas dari Klaster Pasar Kidul

Hari Ini Bertambah 101 Kasus Baru Covid-19 di Bali, Mayoritas dari Klaster Pasar Kidul

Regional
Tak Bisa Pulang karena Pandemi, Turis Rusia Tidur Beralaskan Tikar di Lapangan karena Kehabisan Uang

Tak Bisa Pulang karena Pandemi, Turis Rusia Tidur Beralaskan Tikar di Lapangan karena Kehabisan Uang

Regional
Pasien Covid-19 yang Meninggal Dunia di Jambi Bertambah

Pasien Covid-19 yang Meninggal Dunia di Jambi Bertambah

Regional
Banjir Bandang di Masamba, 13 Orang Tewas dan 46 Orang Hilang

Banjir Bandang di Masamba, 13 Orang Tewas dan 46 Orang Hilang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X