"Speed Boat" Angkut 10 Pekerja Migran Ilegal Tenggelam, 1 Tewas, 4 Hilang

Kompas.com - 07/05/2019, 21:54 WIB
Sebuah speed boat tanpa nama, yang membawa 10 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal, tenggelam di Perairan Nongsa Batam, Kepulauan Riau, Senin (6/5/2019).BNPP Kelas A Tanjungpinang Sebuah speed boat tanpa nama, yang membawa 10 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal, tenggelam di Perairan Nongsa Batam, Kepulauan Riau, Senin (6/5/2019).

BATAM, KOMPAS.com - Sebuah speed boat tanpa nama, yang membawa 10 pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal, tenggelam di Perairan Nongsa Batam, Kepulauan Riau, Senin (6/5/2019).

Speed boat ini diketahui berlayar dari perairan Johor, Malaysia tujuan Batam, Kepri, Indonesia. Namun begitu masuk perairan Batam, speed boat langsung tenggelam karena diterjang gelombang.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Mukmin mengatakan, informasi ini pertama kali didapat atau dilaporkan dari Satpol Air Polres Bintan.


Baca juga: 2 Pelajar yang Tenggelam Ditemukan Tewas di Laut Aceh Utara

Dari informasi ini, pihaknya langsung melakukan pertolongan dan pencarian di sekitar perairan tenggelamnya speed boat tersebut.

Dari informasi yang didapat, Mukmin menjelaskan, dari 10 pekerja migran yang tenggelam, 1 ditemukan tewas dan 5 berhasil selamat.

Sementara 4 pekerja migran lagi, sampai saat ini masih belum ditemukan alias masih hilang.

"Pencarian hari ini tidak membuahkan hasil, pencarian kedua akan dilakukan besok yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB," kata Mukmin melalui telepon, Selasa (7/5/2019).

Baca juga: 3 Pelajar Tenggelam di Laut Aceh Utara, 1 Selamat dan 2 Hilang

Untuk pencarian esok hari, Mukmin mengatakan, masih difokuskan di sekitar lokasi kejadian, yakni di titik koordinat 1° 9.373' N 104 15.901' E dengan heading 320 derajat.

Untuk pencarian sendiri, selain TIM SAR Pos Batam, juga terlibat unsur SAR gabungan diantaranya KS. Tanjungpinang, Polairud Polda Kepri, Polair Polres Bintan, KPLP Tanjung Uban dan masyarakat setempat.

"Sementara untuk peralatan sendiri, unsur SAR gabungan dibantu dengan Kapal RB 209 milik BNPP Kelas A Tanjungpinang dan speed boat Polda Kepri.

Kemudian, speed boat Polair Polres Bintan, speed boat KPLP Tanjung Uban serta perlengkapan pendukung lainnya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Sultan Bubohu Bongo Gorontalo Yosep Tahir Maruf Mangkat

Sultan Bubohu Bongo Gorontalo Yosep Tahir Maruf Mangkat

Regional
Fakta di Balik Ni Luh Djelantik Laporkan Lisa Marlina, Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa hingga Minta Maaf

Fakta di Balik Ni Luh Djelantik Laporkan Lisa Marlina, Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa hingga Minta Maaf

Regional
Rabu Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran

Rabu Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran

Regional
25 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Mak Aroh Dapat Hibah Lahan dari Babinsa

25 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Mak Aroh Dapat Hibah Lahan dari Babinsa

Regional
Tipu 30 Orang, Dua Anggota BIN Gadungan Ditangkap

Tipu 30 Orang, Dua Anggota BIN Gadungan Ditangkap

Regional
Pekerja Migran asal Karimun Dibunuh di Malaysia, Bupati Koordinasi dengan KBRI

Pekerja Migran asal Karimun Dibunuh di Malaysia, Bupati Koordinasi dengan KBRI

Regional
Kontak Senjata, TNI Sebut Ada Kelompok Separatis Terluka di Nduga

Kontak Senjata, TNI Sebut Ada Kelompok Separatis Terluka di Nduga

Regional
Fakta KPK Geledah Rumah Gubernur Kepri Nonaktif, Bongkar Paksa Pintu hingga Diduga Terima Gratifikasi Senilai Rp 6,1 Miliar

Fakta KPK Geledah Rumah Gubernur Kepri Nonaktif, Bongkar Paksa Pintu hingga Diduga Terima Gratifikasi Senilai Rp 6,1 Miliar

Regional
Pekerjakan WN Filipina, 8 Kapal Ikan Indonesia Ditangkap KKP

Pekerjakan WN Filipina, 8 Kapal Ikan Indonesia Ditangkap KKP

Regional
Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan 4 Bocah Masih Simpang Siur

Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan 4 Bocah Masih Simpang Siur

Regional
6 Fakta Proyek 'Underpass' Kentungan Yogyakarta Ambles, WNA Australia Jadi Korban hingga Proyek Dihentikan Sementara

6 Fakta Proyek "Underpass" Kentungan Yogyakarta Ambles, WNA Australia Jadi Korban hingga Proyek Dihentikan Sementara

Regional
Duduk Perkara Dokter Gigi Romi Gagal Jadi PNS karena Penyandang Disabilitas

Duduk Perkara Dokter Gigi Romi Gagal Jadi PNS karena Penyandang Disabilitas

Regional
Duduk Perkara Cerita Viral Perempuan Pendaki Gunung Rinjani Disetubuhi Saat Hipotermia...

Duduk Perkara Cerita Viral Perempuan Pendaki Gunung Rinjani Disetubuhi Saat Hipotermia...

Regional
Geger Bayi Meninggal karena Ditolak Rumah Sakit, Ini Penjelasannya

Geger Bayi Meninggal karena Ditolak Rumah Sakit, Ini Penjelasannya

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Underpass' Kentungan Yogyakarta Ambles | PAN Bantah Amien Rais Pernah Nazar Jalan Kaki Yogya-Jakarta

[POPULER NUSANTARA] "Underpass" Kentungan Yogyakarta Ambles | PAN Bantah Amien Rais Pernah Nazar Jalan Kaki Yogya-Jakarta

Regional
Close Ads X