Kesal Ditagih Hutang, Supriyadi Siram Wajah Tetangga dengan Air Keras

Kompas.com - 07/05/2019, 18:12 WIB
Ilustrasi penangkapan Think StockIlustrasi penangkapan

GROBOGAN, KOMPAS.com - Kesal karena terus saja ditagih hutang, Supriyadi (55), warga Desa Jatilor, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, nekat melukai tetangganya, Surem dengan menyiramkan air keras ke bagian wajahnya. 

Akibat terkena cairan jenis Asam Klorida (HCL), korban harus dirawat intensif di Rumah Sakit Yakkum Purwodadi, Grobogan, karena menderita luka bakar pada bagian wajah dan dada.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Grobogan AKP Agus Supriyadi Siswanto menyampaikan, pelaku diringkus tim Satreskrim Polres Grobogan setelah pulang ke rumahnya, Senin (6/5/2019) pagi.

Baca juga: Polisi Ringkus Imigran Srilanka Anggota Sindikat Internasional Skimming Pembobol ATM di Kudus

Sebelumnya Supriyadi kabur dan bersembunyi di rumah saudaranya di Lampung, Sumatera.

"Kemarin kami bekuk pelaku setelah pulang ke rumahnya," kata Agus saat dihubungi Kompas.com melalui ponsel, Selasa (7/5/2019).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dijelaskan Agus, kasus penyiraman air keras ini bermula pada Rabu (1/5/2019) pagi sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu, korban berkunjung ke rumah pelaku dengan maksud hendak menagih hutang.

Tak berselang lama, adu mulut pun terjadi lantaran pelaku belum bisa membayar hutang. Seketika itu juga.

Pelaku yang terbakar emosi langsung menyiramkan air keras dalam kemasan botol plastik yang ada di rumah ke wajah korban.

Baca juga: Tak Sampai 24 Jam, Polisi Ringkus Pembunuh Jasmin, Pria yang Dikira Muntah Darah

"Korban kesakitan dan berteriak minta tolong. Pelaku kemudian kabur ke Lampung di rumah saudaranya. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Mengalami luka bakar pada wajah dan dada," terangnya.

"Kami menerima informasi jika pelaku akan pulang ke rumah, kami kemudian menangkapnya. Pelaku kami jerat pasal 351 KUHPidana tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara," ungkapnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakkan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakkan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.