Petugas KPPS yang Disiram Tinta dan Disundut Rokok Belum Laporkan Kasusnya ke Polisi

Kompas.com - 07/05/2019, 17:51 WIB
Ilustrasi pemilu. ShutterstockIlustrasi pemilu.

PALOPO, KOMPAS.com - Petugas KPPS di Kelurahan Penggoli, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, yang diduga dianiaya dengan cara disiram tinta dan disundut rokok oleh pemilih di TPS 01 Kelurahan Penggoli, Kota Palopo, belum melaporkan kejadian itu ke kepolisian.

“Hingga saat ini korban belum melaporkan kejadian tersebut, dan pantauan selama ini tidak menimbulkan masalah kedua belah pihak,” kata Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf, saat dikonfirmasi, Selasa.

Ardy mengatakan, bahwa korban hanya terpercik tinta saat pemilih usai mencoblos.

Baca juga: Petugas KPPS di Sulawesi Selatan Disiram Tinta dan Disundut Rokok

“Pemilih tidak menyiramkan tinta, cuma memercikkan tinta, itupun bermain karena memang dia bertetagga yang suka bercanda,” ucap dia.

Komisioner KPU Kota Palopo, Abdullah Jaya Hartawan mengatakan, masalah tersebut telah selesai dan karena korban memilih tidak menempuh ke jalur hukum.

“Atas kejadian tersebut sebelumnya kami meminta pihak kepolisian untuk memproses secara hukum sesuai perundang-undangan yang berlaku, namun korban atas nama Imam Hamka Putra tidak memilih jalur hukum, mungkin karena keduanya bertetangga dan sering saling bercanda,” ujar dia.

Pelaksanaan Pemilu 2019 di Kota Palopo saat ini telah selesai dan proses pengiriman hasil perolehan suara Pemilu 2019 tingkat Kota Palopo telah dikirim KPU Palopo ke KPU Provinsi Sulawesi Selatan pada Selasa (7/5/2019) dini hari tadi.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Beri Santunan untuk Puluhan KPPS Meninggal

Sebelumnya, Komisioner KPU Sulawesi Selatan Uslimin menyebut, salah satu petugasnya dianiaya dengan cara disiram tinta dan disundut bara rokok oleh para pemilih. Hal ini terjadi di Kota Palopo.

“Laporan yang kami terima korban penganiayaan di TPS 01 Kelurahan Penggoli, Kota Palopo. Itu disiram tinta wajahnya dan disundut rokok oleh pemilih,” ujar Uslimin, saat diwawancara di kantor KPU Sulsel, Jumat (19/4/2019) sore.




25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puluhan Rumah di Simalungun Rusak akibat Longsor dan Banjir

Puluhan Rumah di Simalungun Rusak akibat Longsor dan Banjir

Regional
Ini Alasan PSBB Bodebek Kembali Diperpanjang

Ini Alasan PSBB Bodebek Kembali Diperpanjang

Regional
Kasus Mayat Bayi Dalam Kantong Plastik, Polisi Tetapkan Ibu Kandung sebagai Tersangka

Kasus Mayat Bayi Dalam Kantong Plastik, Polisi Tetapkan Ibu Kandung sebagai Tersangka

Regional
Bawaslu Klaim Kasus Covid-19 di Daerah yang Gelar Pilkada Cenderung Turun

Bawaslu Klaim Kasus Covid-19 di Daerah yang Gelar Pilkada Cenderung Turun

Regional
Ridwan Kamil Puji Ketua PBNU yang Berani Umumkan Diri Positif Covid-19

Ridwan Kamil Puji Ketua PBNU yang Berani Umumkan Diri Positif Covid-19

Regional
Langgar Protokol Kesehatan, Operasional Obyek Wisata Dusun Semilir Semarang Dihentikan

Langgar Protokol Kesehatan, Operasional Obyek Wisata Dusun Semilir Semarang Dihentikan

Regional
Rizieq Shihab Akan Dipanggil Polisi Terkait 2 Kasus Berbeda di Bogor

Rizieq Shihab Akan Dipanggil Polisi Terkait 2 Kasus Berbeda di Bogor

Regional
Ridwan Kamil Sebut Tokoh Publik Wajib Umumkan Hasil Tes Covid-19

Ridwan Kamil Sebut Tokoh Publik Wajib Umumkan Hasil Tes Covid-19

Regional
KPU Solo Temukan 8.237 Lembar Surat Suara Rusak

KPU Solo Temukan 8.237 Lembar Surat Suara Rusak

Regional
10 Orang Diperiksa Polisi soal RS Ummi, Termasuk Menantu Rizieq Shihab

10 Orang Diperiksa Polisi soal RS Ummi, Termasuk Menantu Rizieq Shihab

Regional
Kronologi Balita Tewas Setelah Terjebak Dalam Rumah yang Terbakar

Kronologi Balita Tewas Setelah Terjebak Dalam Rumah yang Terbakar

Regional
Masa Tanggap Darurat Covid-19 di DIY, Sri Sultan: Pusat Diperpanjang, Mosok Aku Nyabut

Masa Tanggap Darurat Covid-19 di DIY, Sri Sultan: Pusat Diperpanjang, Mosok Aku Nyabut

Regional
Tulis Cerpen di Penjara, Jerinx Singgung Soal Kaliyuga hingga Kebebasan Berpendapat

Tulis Cerpen di Penjara, Jerinx Singgung Soal Kaliyuga hingga Kebebasan Berpendapat

Regional
Pemprov DIY Perpanjang Status Tanggap Darurat Covid-19 untuk Ketujuh Kalinya

Pemprov DIY Perpanjang Status Tanggap Darurat Covid-19 untuk Ketujuh Kalinya

Regional
KPU Targetkan 79 Persen Pemilih Gunakan Suaranya di Pilkada Kalsel

KPU Targetkan 79 Persen Pemilih Gunakan Suaranya di Pilkada Kalsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X