Air Luapan Kali Lamong Surut, Warga Harap Tanggul Jebol Segera Diperbaiki

Kompas.com - 07/05/2019, 17:37 WIB
Salah satu titik tanggul jebol dan sudah diperbaiki warga di Desa Jono, Kecamatan Cerme, Gresik, akhir pekan kemarin. KOMPAS.com / HAMZAHSalah satu titik tanggul jebol dan sudah diperbaiki warga di Desa Jono, Kecamatan Cerme, Gresik, akhir pekan kemarin.

GRESIK, KOMPAS.com - Air luapan Kali Lamong yang sempat merendam beberapa desa di lima kecamatan (Balongpanggang, Benjeng, Cerme, Menganti, Kedamean) yang ada di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, kini sudah surut dan tinggal hanya menyisakan beberapa genangan di beberapa desa saja.

Bahkan, beberapa ruas jalan raya yang sebelumnya ikut terendam air seperti di Jalan Raya Tambakberas di Kecamatan Cerme, sudah tampak terbebas dari genangan air.

Meski Desa Tambakberas masih tergenang sekitar 30-50 sentimeter, masih banyak orang yang mencari ikan di saluran irigasi dekat desa setempat.

Baca juga: 4 Orang Meninggal Dunia Akibat Luapan Kali Lamong

"Sudah mulai surut. Tinggal beberapa lokasi saja yang tergenang, seperti di Desa Tambakberas," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Gresik, Tarso Sagito, Selasa (7/5/2019).

Dari pantauan di lapangan, genangan air luapan Kali Lamong yang sebelumnya melanda Kecamatan Benjeng, Menganti, dan Balongpanggang, juga terlihat sudah mulai surut. Meski ada beberapa titik yang masih tergenang, dengan ketinggian tidak terlalu tinggi.

"Air sudah mulai surut sejak kemarin, dan menuju daerah yang lebih rendah (hilir). Semoga tidak turun hujan deras dulu, sehingga tidak ada lagi yang banjir," tutur Gatot Sudarwanto (50), warga Desa Jono, salah satu desa yang sempat terendam banjir di Kecamatan Cerme.

Baca juga: 2 Orang Tewas Terseret Arus Saat Menjaring Ikan di Luapan Banjir Kali Lamong

Adapun di Desa Jono sempat terdapat tiga titik tanggul yang jebol, akibat diterjang arus luapan air Kali Lamong, yang kemudian menjadi desa-desa di daerah hilir terendam banjir seperti di Desa Tambakberas.

"Kami berharap, pemerintah dapat cepat tanggap dalam memperbaiki tanggul di Desa Jono yang jebol kemarin sekitar 20 meter, karena kami khawatir kalau tidak cepat diperbaiki maka akan kebanjiran lagi," kata dia.

Selain di Desa Jono, tanggul jebol akibat luapan Kali Lamong sebelumnya juga terjadi di Dusun Gorekan Kidul, Desa Cermen, Kecamatan Kedamean.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X