Kompas.com - 07/05/2019, 16:41 WIB
Kardus berisi ribuan formulit C1 asal Boyolali, Jawa Tengah yang ditemukan polisi di Jakarta Pusat, Senin (6/5/2019). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARKardus berisi ribuan formulit C1 asal Boyolali, Jawa Tengah yang ditemukan polisi di Jakarta Pusat, Senin (6/5/2019).

BANJARNEGARA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banjarnegara, Jawa Tengah, menduga, ribuan formulir C1 dari Banjarnegara yang ditemukan di Menteng, Jakarta Pusat, bukan dari penyelenggara pemilu.

Ketua KPU Banjarnegara Bambang Puji Prasetya mengatakan, salinan C1 dikeluarkan setelah proses pemungutan dan penghitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS).

Salinan C1 antara lain diberikan kepada saksi dan pengawas TPS

"Yang berhak mendapat salinan C1 ada saksi dan pengawas TPS. Berkaitan dengan C1 yang ditemukan di Menteng, kami berasumsi itu bukan kita (unsur penyelenggara). Karena apa? Proses rekapitulasi itu berjenjang," katanya saat dihubungi, Selasa (7/5/2019).

Baca juga: Soal Temuan Ribuan C1 Boyolali di Menteng, Polri Tunggu Bawaslu

Proses rekapitulasi, kata Bambang, dimulai dari TPS, kemudian kecamatan, kabupaten, provinsi hingga tingkat pusat. Saat ini proses rekapitulasi di tingkat kabupaten telah selesai dan akan dilanjutkan di tingkat provinsi.

"C1 di penyelenggara aman," ujar Bambang.

Bambang mengatakan sampai saat ini belum ada komunikasi dengan Bawaslu terkait temuan C1 itu. Pihaknya menyatakan siap membantu apabila diperlukan.

"Sesuai arahan dari KPU, itu ranah Bawaslu. Nanti misal KPU dikonfirmasi suruh datang menjelaskan, melihat asli atau bukan, kami siap. Pertama itu temuan Bawaslu, kedua apabila dibutuhkan melihat keabsahan kita siap," kata Bambang.

Baca juga: Bawaslu RI Serahkan Temuan Ribuan C1 Boyolali ke Bawaslu Jakarta Pusat

Ketua Bawaslu Banjarnegara Sarno Wuragil mengatakan, belum mendapat informasi resmi dari Bawaslu pusat.

"Terkait dengan penemuan C1, kami baru mengetahui dari media," katanya.

Sebelumnya, Ketua Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran Bawaslu DKI Jakarta Puadi mengatakan, tak hanya kardus berisi formulir C1 asal Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, yang ditemukan polisi dari mobil Sigra yang diberhentikan di Menteng, Jakarta Pusat.

"Kebetulan juga ini adalah C1 satunya C1 dari Jawa Tengah, termasuk ada beberapa kabupaten kota. Ada Banjarnegara kemudian ada Boyolali dan sebagainya," kata Puadi di Kantor Panwaslu Jakarta Pusat, Tanah Abang, Senin (6/5/2019).

Formulir C1 yang ditemukan jumlahnya mencapai ribuan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Regional
Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Regional
Ramadhan dan Lebaran Usai, Wagub Uu Ajak ASN Semangat Laksanakan Tugas

Ramadhan dan Lebaran Usai, Wagub Uu Ajak ASN Semangat Laksanakan Tugas

Regional
Jadwal Masuk Sekolah Ditunda, Ridwan Kamil: Kami Apresiasi, asal Tidak Mengganggu KBM

Jadwal Masuk Sekolah Ditunda, Ridwan Kamil: Kami Apresiasi, asal Tidak Mengganggu KBM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.