35.000 Mobil Diprediksi Masuk Tol Solo-Ngawi pada Puncak Mudik Lebaran

Kompas.com - 07/05/2019, 15:47 WIB
Sejumlah kendaraan keluar dari Jalan Tol Solo-Ngawi melalui Gerbang Tol Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (17/3/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANISejumlah kendaraan keluar dari Jalan Tol Solo-Ngawi melalui Gerbang Tol Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (17/3/2019).

SOLO, KOMPAS.com - Sebanyak 35.000 kendaraan diprediksi akan masuk Jalan Tol Solo-Ngawi pada puncak arus mudik Lebaran 2019.

Pada hari biasa, jumlah kendaraan yang masuk jalan bebas hambatan bagian dari Trans Jawa itu ada sekitar 13.000 unit per hari.

"Pada saat puncaknya (Lebaran) nanti ada sekitar 35.000 kendaraan yang keluar masuk jalan tol," kata Direktur Utama (Dirut) PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN), Ari Wibowo kepada Kompas.com di Solo, Jawa Tengah, Selasa (7/5/2019).

Menurut Ari, pihaknya telah menyiapkan persiapan untuk menyambut arus mudik Lebaran 2019. Persiapan itu salah satunya adalah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Baca juga: Dishub Jabar Usulkan Gratis Biaya Tol jika Terjadi Kemacetan Saat Mudik

Pihaknya akan menyiapkan SPBU di empat tempat istirahat dan pelayanan (TIP) tipe A. Di antaranya adalah di KM 538 dan 575. Adapun penyediaan SPBU tersebut untuk memudahkan para pemudik melakukan pengisian BBM.

Sementara untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas (lakalantas) pada mudik Lebaran, pihaknya akan memasang spanduk imbauan agar para pemudik lebih berhati-hati saat melewati jalan tol.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebab, kecelakaan lalu lintas yang sering terjadi di jalan tol itu disebabkan karena selip ban dan tabrak dari belakang.

"Dari data kami, (penyebab kecelakaan lalu lintas, red) tabrak belakang dan selip ban. Selip ban ini bisa pecah ban juga karena hujan, pengemudi tidak bisa menguasai kendaraan," katanya.

Ari juga mengimbau para pengguna jalan untuk memperhatikan batas kecepatan kendaraan. Batas aman kecepatan dalam bekendara di jalan tol adalah maksimal 100 kilometer per jam.

Baca juga: Hari Pertama Puasa, Ridwan Kamil Gelar Rapat Persiapan Mudik

Jasa Marga juga akan menambah petugas jaga di gerbang tol untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi antrean kendaraan. Berdasarkan pengalaman, antrean kendaraan di gerbang tol terjadi karena saldo kartu tol (e-Toll) habis.

"Jadi, pembayaran harus dilakukan secara manual. Makanya, kami mengimbau masyarakat untuk terlebih dahulu mengisi saldo (kartu tol) sebelum masuk jalan tol," imbau Ari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Regional
Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.