Edarkan Obat Penenang Ilegal, 2 Pemuda di Kota Banjar Ditangkap

Kompas.com - 07/05/2019, 11:58 WIB
Kapolres Banjar, AKBP Yulian Perdana (kiri) menunjukkan barang bukti excimer yang diamankan dari dua pengedar excimer saat ekspos kasus di Mapolres Banjar, Selasa (7/5/2019). KOMPAS.com/CANDRA NUGRAHAKapolres Banjar, AKBP Yulian Perdana (kiri) menunjukkan barang bukti excimer yang diamankan dari dua pengedar excimer saat ekspos kasus di Mapolres Banjar, Selasa (7/5/2019).

BANJAR, KOMPAS.com - Dua pemuda di Kota Banjar, Jawa Barat, berinisial RP (22) dan WQ (18), ditangkap petugas Satuan Reserse Narkoba, Polres Banjar, karena mengedarkan obat anti-depresi jenis excimer tanpa izin.

"Barang buktinya 35 butir (obat excimer)," kata Kapolres Banjar Ajun Komisaris Besar Yulian Perdana saat ekspos kasus penyalahgunaan obat-obatan tanpa izin dan narkotika di Mapolres, Selasa (7/5/2019).

Penangkapan kedua tersangka berasal dari informasi masyarakat ihwal keduanya disebut-sebut kerap mengedarkan obat excimer. Untuk mengelabui aparat, mereka menyembunyikan obat anti-depresi itu di bungkus rokok.

Baca juga: Wanita Hamil 6 Bulan Positif Narkoba Diamankan BNNP Riau saat Razia Tempat Hiburan Malam

Obat excimer tersebut didapat dari Purwokerto, Jawa Tengah. Obat ini memberi efek tenang kepada penggunanya.

"Sebenarnya berbahaya kalau digunakan tanpa resep dokter dan pengawasan. (Penggunaan obat) ini termasuk ada aturannya," jelas Yulian.

Kedua tersangka, lanjut dia, menyasar kalangan milenial untuk menjual obat penenang tersebut. Sedangkan motif keduanya terkait ekonomi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sasarannya kalangan milenial. Kami imbau seluruh warga, orangtua supaya mengawasi anak-anaknya," kata Yulian.

Dia juga meminta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pendidikan supaya memberi pemahaman tentang bahaya narkoba kepada pelajar maupun remaja.

"Supaya kita arahkan anak-anak muda ke aktivitas positif," jelasnya.

Para tersangka bertransaksi dengan pemakai melalui telepon selular dan alat komunikasi lainnya. "Modusnya belum bisa disampaikan. Biar nanti di pengadilan," kata Yulian.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.