Fakta Sidang Artis VA di PN Surabaya, Menangis Saat Ingat Ibu hingga Polisi Bantah Terlibat Kasus Prostitusi

Kompas.com - 07/05/2019, 11:26 WIB
Artis VA dalam sidang lanjutan perkara kesusilaan di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (6/5/2019) KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALArtis VA dalam sidang lanjutan perkara kesusilaan di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (6/5/2019)

KOMPAS.com - Dalam sidang lanjutan terdakwa artis VA di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, majelis hakim menolak nota keberatan atau eksepsi kuasa hukum terdakwa VA.

Hakim menilai dakwaan jaksa sudah memenuhi unsur yang didakwakan. Pihak kuasa hukum VA mengaku tidak mempermasalahkan keputusan hakim tersebut.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera membantah pernyataan tim kuasa hukum VA yang menyebut pemesan artis VA adalah oknum Polda Jawa Timur.

Barung justru menuduh kuasa hukum terdakwa hanya mencari sensasi saja dengan pernyataan tersebut.

Baca fakta lengkapnya berikut ini:

1. Eksepsi kuasa hukum terdakwa VA ditolak hakim

Artis VA dalam sidang perkara kesusilaan di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (24/4/2019)KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL Artis VA dalam sidang perkara kesusilaan di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (24/4/2019)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hakim Pengadilan Negeri Surabaya menolak nota keberatan atau eksepsi artis VA atas dakwaan jaksa penuntut umum.

Hakim beralasan, dakwaan jaksa sudah memenuhi unsur yang didakwakan. Penolakan hakim itu dibenarkan Milano Lubis, kuasa hukum VA, usai sidang tertutup, Senin (6/5/2019).

"Agenda sidang putusan sela tadi menolak eksepsi kuasa hukum. Tidak masalah, sidang lanjut terus," katanya kepada wartawan.

Pihaknya justru menyambut baik keputusan hakim tersebut, karena agenda sidang segara dilanjutkan dengan pembuktian dan mendatangkan para saksi.

"Buat kami tidak ada masalah, lebih baik segera ada pembuktian, agar semuanya jelas," terangnya. Dia berharap, jaksa bisa menghadirkan pria berinisial RS yang disebut memesan jasa prostitusi artis VA.

Baca Juga: Kuasa Hukum Ungkap Sosok yang Mentransfer Uang 80 Juta ke Mucikari Artis VA

2. Polda Jatim bantah ada oknum polisi terlibat

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung MangeraKOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera

Kombes Frans Barung Mangera membantah pernyataan tim kuasa hukum artis VA yang menyebut pemesan VA adalah oknum Polda Jawa Timur.

Barung menyebut, kuasa hukum VA hanya bertujuan agar tenar dengan menyebut oknum Polda Jawa Timur yang melakukan transfer Rp 80 juta kepada TN, mucikari VA.

"Itu hanya numpang popularitas kliennya saja dengan mengatakan seperti itu," kata Barung, Selasa (30/4/2019).

Barung justru menantang kuasa hukum VA untuk melapor jika memiliki bukti yang cukup kuat.

"Lebih baik melapor saja, kan sudah disediakan tempat untuk melapor," ujar Barung.

Baca Juga: Polda Jatim Bantah Ada Anggotanya yang Transfer Uang ke Rekening Muncikari Artis VA

3. Kata terdakwa VA saat jalani ibadah puasa di penjara

Artis VA mendatangi Mapolda Jatim untuk pemeriksaan tersangka, Rabu (30/1/2019)KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL Artis VA mendatangi Mapolda Jatim untuk pemeriksaan tersangka, Rabu (30/1/2019)

VA mengaku sedih menjalani puasa di penjara. VA mengatakan teringat almarhum ibunya.

"Kalau menjelang bulan puasa biasanya aku nyekar ke makam mama," kata VA sambil mengusap air matanya di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (6/5/2019).

Selama hidupnya, VA mengatakan baru kali ini menjalani puasa di dalam penjara. Namun, VA tetap yakin bisa menjalankan puasa dengan lancar.

"Insya Allah lancar. Ini pertama kali aku berpuasa di penjara," ucapnya.

Baca Juga: Menjalani Puasa di Penjara, Artis VA Sedih Teringat Almarhum Ibunya

4. Sidang terdakwa VA berlangsung tertutup

Artis VA mendatangi Mapolda Jatim untuk pemeriksaan tersangka, Rabu (30/1/2019)KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL Artis VA mendatangi Mapolda Jatim untuk pemeriksaan tersangka, Rabu (30/1/2019)

Senin siang, VA kembali menjalani persidangan tertutup lanjutan perkara pelanggaran UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Pasal 27 Ayat 1 tentang Kesusilaan.

Seperti diketahui, VA ditetapkan sebagai tersangka dalam rangkaian pengungkapan kasus prostitusi online yang diungkap Polda Jawa Timur di Surabaya pada 5 Januari lalu.

Dari hasil pemeriksaan digital forensik, VA diduga terlibat dalam penyebaran atau transmisi konten asusila melalui media elektronik.

VA diduga melanggar UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Pasal 27 Ayat 1 tentang Kesusilaan, dengan ancaman 6 tahun penjara.

Awalnya VA ditahan di tahanan Mapolda Jawa Timur pada pertengahan Januari lalu. VA kemudian dipindahkan ke Rutan Kelas I Surabaya Medaeng pada 29 Maret lalu.

VA telah beberapa kali menghadiri persidangan sebagai saksi atas kasus mucikarinya.

Baca Juga: 5 Fakta Sidang Artis VA di PN Surabaya, Dugaan Pria Pemesan VA adalah Oknum Polisi hingga Jaksa Sulit Temukan Pria Berinisial RS

Sumber: KOMPAS.com (Achmad Faizal)

 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.