Ada Sejumlah Persoalan, Rapat Pleno KPU Kabupaten Bogor Diskors Sehari

Kompas.com - 07/05/2019, 06:22 WIB
Ketua KPU Kabupaten Bogor Ummi Wahyuni saat mengunjungi gudang logistik KPU di Cibinong Selasa (16/4/2019). KOMPAS.com/AFDHALUL IKHSAN Ketua KPU Kabupaten Bogor Ummi Wahyuni saat mengunjungi gudang logistik KPU di Cibinong Selasa (16/4/2019).

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Rapat pleno terbuka rekapitulasi perhitungan hasil perolehan suara tingkat Kabupaten Bogor diskors satu hari hingga Selasa (7/5/2019) siang, sekira pukul 13.00 WIB.

Keputusan tersebut diambil, setelah adanya pertimbangan antara KPUD Kabupaten Bogor bersama Bawaslu dan para saksi dari parpol karena ada sejumlah persoalan yang harus dikoreksi.

"Dengan mengucapkan Alhamdulillah, sidang kita skors sampai pukul 13.00 WIB esok hari (Selasa)," ucap pimpinan sidang rapat pleno, Ummi Wahyuni, saat mengetuk palu di hadapan para hadirin di Hotel Olimpic Renotel, Cibinong, Bogor, Senin (06/05/2019) sekira pukul 23.50 WIB.

Ketua KPUD Kabupaten Bogor Ummi Wahyuni mengatakan, hingga hari terakhir pihaknya baru mengesahkan 39 rekap suara PPK dari total 40 PPK yang tersebar di seluruh Kabupaten Bogor.

Baca juga: Hasil Rekapitulasi KPU Batam di 6 Kecamatan, Jokowi-Maruf Unggul

Sejatinya pleno tingkat kabupaten direncanakan selesai enam hari terhitung sejak awal rapat pleno pada Rabu (1/5/2019).

Namun, rencana tersebut tidak sesuai lantaran PPK di Cibinong yang memiliki jumlah TPS terbanyak tidak mampu menyelesaikan rekapitulasinya.

"Hari ini baru 39 kecamatan minus Cibinong, memang kami akui Cibinong ini punya 987 TPS jadi mereka memerlukan waktu rekapitulasi tingkat kecamatan," katanya saat ditemui Kompas.com.

Persoalan lain sebut Ummi, yakni adanya aduan dari caleg tentang perpindahan suara yang harus dikoreksi di Kecamatan Sukaraja sehingga memperlambat proses rapat pleno.

Baca juga: Hasil Pleno KPU, Jokowi-Maruf Menang Telak di Kabupaten Grobogan

"Iya permasalahan perpindahan suara mereka mengajukan ke Bawaslu, nah pada saat rekapitulasinya berlangsung dapat rekomendasi dari Bawaslu. Akhirnya rekomendasi itu merekapitulasi ulang membalikkan suara disaksikan Bawaslu, saksi, dilakukan koreksi bersama jadi langsung diperbaiki saat itu juga sehingga memperlambat," ungkapnya.

Ummi menjelaskan, tidak menjadi masalah jika rapat pleno diskors selama sehari, mengacu pada PKPU Nomor 7 Tahun 2019 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2019.

Di KPU kabupaten/kota, proses rekapitulasi dilakukan selama 20 April-7 Mei 2019. Kemudian, akan diumukan dalam rentang waktu 20 April hingga selambat-lambatnya 8 Mei 2019.

Baca juga: Real Count KPU, Jokowi-Maruf Unggul di Kabupaten Merauke Papua

Setelah itu, hasil rekapitulasi dari KPU kabupaten/kota diserahkan ke KPU provinsi, selama kurun waktu tanggal 8-12 Mei 2019.

"Sesuai surat edaran dari KPU RI diperbolehkan walaupun tahapannya sampai ditanggal 5 untuk kecamatan, tetapi ada perpanjangan sampai batas akhir dari tahapan rekapitulasi ditingkatan kabupaten, nanti baru kita naikkan ke provinsi dengan kurun waktu tanggal 8 sampai 12 Mei," katanya.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Regional
Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Regional
Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali 'Warning' untuk Transportasi Laut

Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali "Warning" untuk Transportasi Laut

Regional
Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Regional
Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Regional
Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Regional
Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Regional
Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Regional
Masih di Bawah Umur, 4 Nelayan Asal NTT yang Ditangkap Otoritas Australia Dipulangkan

Masih di Bawah Umur, 4 Nelayan Asal NTT yang Ditangkap Otoritas Australia Dipulangkan

Regional
Pelaku Pembunuh Pemuda Saat Pesta di Kupang Ditangkap di Timor Leste

Pelaku Pembunuh Pemuda Saat Pesta di Kupang Ditangkap di Timor Leste

Regional
Bacakan Pembelaan, Artis VA Minta Dibebaskan

Bacakan Pembelaan, Artis VA Minta Dibebaskan

Regional
Pesawat Malindo Air Keluar Landasan, Seluruh Penumpang dan Kru Selamat

Pesawat Malindo Air Keluar Landasan, Seluruh Penumpang dan Kru Selamat

Regional
Seorang Remaja Ditemukan Tewas dengan 15 Luka Tusuk, Pelakunya Ternyata 4 Anak di Bawah Umur

Seorang Remaja Ditemukan Tewas dengan 15 Luka Tusuk, Pelakunya Ternyata 4 Anak di Bawah Umur

Regional
Viral Seserahan Fortuner untuk Pernikahan di Pati, Ternyata Barang Hasil Curian

Viral Seserahan Fortuner untuk Pernikahan di Pati, Ternyata Barang Hasil Curian

Regional
Warga Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan, Tagih Janji Kampanye Gubernur Sulteng Sejak 2016

Warga Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan, Tagih Janji Kampanye Gubernur Sulteng Sejak 2016

Regional

Close Ads X