30 Tahanan di Palembang Kabur Dibantu Seorang Istri Tersangka

Kompas.com - 06/05/2019, 12:29 WIB
Delapan dari 30 tahanan Polresta Palembang yang kabur berhasil ditangkap kembali setelah dilakukan pengejaran oleh petugas, Senin (6/5/2019). Mereka kabur setelah merusak ventilasi sel dengan menggunakan kayu balok. KOMPAS.com/AJI YK PUTRADelapan dari 30 tahanan Polresta Palembang yang kabur berhasil ditangkap kembali setelah dilakukan pengejaran oleh petugas, Senin (6/5/2019). Mereka kabur setelah merusak ventilasi sel dengan menggunakan kayu balok.

 

PALEMBANG, KOMPAS.com- Aksi kaburnya 30 tahanan Mapolresta Palembang, Sumatra Selatan ( Sumsel), pada Minggu (5/5/2019) ternyata dibantu oleh salah satu istri tersangka yang mendekam di dalam sel tahanan.

Hal itu terkuak setelah petugas berhasil menangkap 8 dari 30 tahanan yang kabur.

Kapolresta Palembang Kombes Didi Hayamansyah mengatakan, dari hasil pemeriksaan delapan tersangka yang sudah ditangkap tersebut, aksi kaburnya para tahanan itu didalangi oleh Fahmi dan Iwan alias Ogek (DPO).

Sebab, rencana untuk menjebol sel tahanan itu telah satu pekan dipersiapkan sebelum berhasil melarikan diri. Dalam aksinya, para tahanan ini juga diketahui menggunakan kunci untuk membuka pintu besi.

"Informasinya memang ada keterlibatan istri tersangka, sekarang masih diperiksa.  Selain menggunakan kayu balok, mereka juga menggunakan kunci. Soal kunci ini masih didalami, karena Iwan alias Ogek belum tertangkap," kata Didi di Mapolresta Palembang, Senin (6/5/2019).

Baca juga: 5 Fakta Kaburnya 30 Tahanan di Palembang, Tak Terekam CCTV hingga Bungkam Saat Tertangkap Lagi

Didi melanjutkan, tim gabungan dari Polresta Palembang dan Polda Sumsel telah disebar untuk menangkap 22 tahanan lain yang masih kabur. Para keluarga tahanan dan warga pun diimbau untuk memberikan informasi kepada petugas jika mengetahui keberadaan para tahanan tersebut.

"Delapan yang sudah ditangkap itu, berada di Kawasan Mariana, Plaju dan  Gandus. Kita imbau segera menyerahkan diri, karena mereka ini adalah tahanan narkoba yang meresahkan," ujarnya.

Baca juga: Kasus Tahanan Kabur di Palembang, 7 Orang Sudah Ditangkap, 23 Lainnya Buron

Diberitakan sebelumnya, 30 tahanan di Polresta Palembang, melarikan diri setelah merusak kamera CCTV serta ventilasi yang ada di dalam ruangan, Minggu (5/5/2019).

Informasi yang dihimpun, kejadian itu diketahui sekitar pukul 03.00 WIB, saat seorang tahanan memberitahukan kepada petugas jaga bahwa beberapa ruang sel telah kosong.

Setelah dilakukan pengecekan, ternyata di sel tahanan 1, enam orang telah melarikan diri. Selanjutnya pada sel tahanan dua, ada 12 orang melarikan diri. Begitu juga  di sel tahanan tiga, 12 orang juga melarikan diri dengan total sebanyak 30 tahanan berhasil kabur.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

MLTR Mendapat Sambutan Hangat Saat Konser di Semarang

MLTR Mendapat Sambutan Hangat Saat Konser di Semarang

Regional
Fakta Lengkap Banjir dan Longsor di Agam, Diduga karena Pembalakan Liar hingga Tetapkan Status Tanggap Darurat

Fakta Lengkap Banjir dan Longsor di Agam, Diduga karena Pembalakan Liar hingga Tetapkan Status Tanggap Darurat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Respon Wishnutama soal Bali Tak Layak Dikunjungi | Driver Ojek Online Minta Maaf

[POPULER NUSANTARA] Respon Wishnutama soal Bali Tak Layak Dikunjungi | Driver Ojek Online Minta Maaf

Regional
Fakta Bali Disarankan Tak Dikunjungi Pada 2020, Tanggapan Pemerintah hingga Akan Kumpulkan Pelaku Pariwisata

Fakta Bali Disarankan Tak Dikunjungi Pada 2020, Tanggapan Pemerintah hingga Akan Kumpulkan Pelaku Pariwisata

Regional
Angin Puting Beliung di Enrekang, 6 Rumah Rusak, 1 Nyaris Roboh

Angin Puting Beliung di Enrekang, 6 Rumah Rusak, 1 Nyaris Roboh

Regional
Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Regional
Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Regional
Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Regional
Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Regional
Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Regional
Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Regional
Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Regional
Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Regional
Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Regional
Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X