Jelang Ramadan, Harga Bawang Putih di Timika Capai Rp 80.000 per Kiloram

Kompas.com - 05/05/2019, 17:25 WIB
Suasana Pasar Sentral Timika, Minggu (5/5/2019) KOMPAS.com/IRSUL PANCA ADITRASuasana Pasar Sentral Timika, Minggu (5/5/2019)

TIMIKA, KOMPAS.com - Harga bawang putih di Pasar Sentral Kota Timika, Papua, naik mencapai Rp 80.000 per kilogramnya.

Kenaikan harga ini dipicu minimnya persediaan bawang dari agen bawang di Kota Timika.

Tak hanya bawang putih, harga bawang merah pun ikut mengalami kenaikan harga hingga 50 persen.

Baca juga: Operasi Pasar, Mentan Ingin Harga Bawang Putih Maksimal Rp 30.000

 

Salah satu pedagang bawang, Haryono, mengatakan, untuk bawang putih sebelumnya dijual Rp 50.000 per kilogramnya, namun kini di jual seharga Rp 80.000.

Sedangkan bawang merah dari Rp 30.000, naik menjadi Rp 60.000 per kilogramnya.

"Kenaikan ini sudah terjadi sejak dua minggu ini," kata Haryono kepada Kompas.com, Minggu (5/5/2019).

Baca juga: Memasuki Bulan Ramadhan, Harga Bawang Putih di Aceh Melambung

Kenaikan harga bawang ini dipicu minimnya stok yang berada di agen di Kota Timika. Sebab, bawang-bawang ini didatangkan dari luar Kota Timika. Seperti Bima, Nusa Tenggara Barat, dan Enrekang, Sulawesi Selatan.

Haryono pun mengaku, kini dia hanya bisa membeli bawang dari agen dan dijual kembali di pasar hanya 8 kilo. Padahal, sebelumnya dia dapat membeli hingga 30 karung.

"Dulu saya selalu beli 30 karung untuk dijual kembali, tapi sekarang paling banyak hanya delapan kilo," ujarnya.

Baca juga: Bawang Putih Impor Masuk Hari Ini

 

Senada dengan Purwati. Pedagang bawang yang berada di Pasar Sentral Timika. Dia mengaku, kenaikan harga bawang ini karena minimnya persediaan di agen.

"Harga bawang merah sekarang Rp 60.000, dan bawang putih Rp 80.000," katanya kepada Kompas.com.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Kabur Dua Jam, Pemerkosa Wanita Penjual Gorengan Ditangkap, Mengaku Khilaf

Sempat Kabur Dua Jam, Pemerkosa Wanita Penjual Gorengan Ditangkap, Mengaku Khilaf

Regional
Pengakuan Ibu yang Aniaya Anaknya dengan Balok Kayu: Saya Memukulnya karena Kesal

Pengakuan Ibu yang Aniaya Anaknya dengan Balok Kayu: Saya Memukulnya karena Kesal

Regional
Istri Wali Kota Pontianak Positif Corona

Istri Wali Kota Pontianak Positif Corona

Regional
Melihat Lebih Dekat Emil Dardak Menggunakan Media Sosial...

Melihat Lebih Dekat Emil Dardak Menggunakan Media Sosial...

Regional
KPU Kepulauan Selayar Terima Anggaran Rp 22 Miliar untuk Pilkada 2020

KPU Kepulauan Selayar Terima Anggaran Rp 22 Miliar untuk Pilkada 2020

Regional
Covid-19 di Riau Bertambah Hampir 300 Kasus, Jumlah Total Melejit

Covid-19 di Riau Bertambah Hampir 300 Kasus, Jumlah Total Melejit

Regional
Tak Ada Listrik, Warga di NTT Terpaksa Nyalakan Pelita di Malam Hari, PLN: Kami Akan Survei

Tak Ada Listrik, Warga di NTT Terpaksa Nyalakan Pelita di Malam Hari, PLN: Kami Akan Survei

Regional
Kasus Covid-19 dari Klaster Santri di Bintan Bertambah 13

Kasus Covid-19 dari Klaster Santri di Bintan Bertambah 13

Regional
KA Siliwangi Berikan Tiket Rp 0, Catat Jadwal dan Cara Mendapatkannya

KA Siliwangi Berikan Tiket Rp 0, Catat Jadwal dan Cara Mendapatkannya

Regional
Sebelum Meninggal Terpapar Covid-19, Sinden Sering Isi Acara dan Bertemu Banyak Orang

Sebelum Meninggal Terpapar Covid-19, Sinden Sering Isi Acara dan Bertemu Banyak Orang

Regional
Kajari Jember dan 4 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Tetap Buka

Kajari Jember dan 4 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Tetap Buka

Regional
Fakta di Balik 16 Orang Positif Covid-19 Usai Arisan RT di Kulon Progo, Petugas Tracing 2 Pasar

Fakta di Balik 16 Orang Positif Covid-19 Usai Arisan RT di Kulon Progo, Petugas Tracing 2 Pasar

Regional
Klaster Baru, Sejumlah Santri di Banyumas Positif Covid-19, 2 Ponpes Diminta Lockdown

Klaster Baru, Sejumlah Santri di Banyumas Positif Covid-19, 2 Ponpes Diminta Lockdown

Regional
Beras Bansos Bercampur Biji Plastik, Ini Kata Bupati Cianjur

Beras Bansos Bercampur Biji Plastik, Ini Kata Bupati Cianjur

Regional
Detik-detik Pasar Wage di Purwokerto Terbakar, Ratusan Pedagang Panik Selamatkan Dagangan

Detik-detik Pasar Wage di Purwokerto Terbakar, Ratusan Pedagang Panik Selamatkan Dagangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X