BNNP Riau Razia 10 Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, 18 Pengunjung Positif Narkoba

Kompas.com - 05/05/2019, 13:11 WIB
Petugas BNNP Riau melakukan pemeriksaan urine terhadap pengunjung tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru, Riau, Minggu (5/5/2019). KOMPAS.com/IDON TANJUNGPetugas BNNP Riau melakukan pemeriksaan urine terhadap pengunjung tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru, Riau, Minggu (5/5/2019).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau menggelar razia di tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru menjelang Ramadhan, Minggu (5/5/2019) dini hari.

Dari sepuluh tempat hiburan yang dirazia, petugas menjaring 18 orang pengunjung positif menggunakan narkotika.

"Pengunjung kami lakukan tes urine, terdapat 18 orang positif narkoba, terdiri dari 3 perempuan dan 15 laki-laki," sebut Kepala Bidang Pemberantasan Narkotika BNNP Riau AKBP Haldun, kepada Kompas.com, melalui keterangan tertulis, Minggu.


Baca juga: Jelang Ramadhan, Satpol PP Depok Razia 12 PSK dan Sita 160 Minuman Keras

Tempat hiburan yang dirazia yakni Karaoke Koro-Koro, Karaoke Family Box, Karaoke Purnama Arengka, RP KTV, Furaya KTV, Permata Karaoke, Pub Emnasi Hotel Jatra, Star City Pub & KTV, Paragon KTV dan Queen Club.

Tempat hiburan malam yang dirazia ini ditemukan ramai pengunjung. Sehingga petugas melakukan pemeriksaan, karena tempat hiburan malam ini dianggap rawan terjadinya peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

Sementara itu, dalam razia antisipasi pencegahan dan pemberantasan narkotika tersebut, BNNP Riau turut mengamankan sejumlah barang bukti narkotika yang diduga dibawa oleh pengunjung.

"Dari hasil penggeledahan dan pemeriksaan, kami temukan 7 butir pil ekstasi dan 1 paket kecil ganja. Namun, tidak ditemukan pemiliknya karena diduga sudah melarikan diri," kata Haldun.

Baca juga: Operasi Keselamatan, Polda Metro Gelar Razia Kendaraan Mulai Hari Ini

Sementara itu, para pengunjung yang positif narkoba dibawa ke Kantor BNNP Riau di Jalan Pepaya, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru.

"Mereka yang positif (narkoba) kami serahkan ke bidang rehab untuk dilakukan assessment," ujar Haldun.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X