Relawan Prabowo Apresiasi KPU, Sebut Tak Ada Indikasi Kecurangan di Banyumas

Kompas.com - 05/05/2019, 08:45 WIB
Warga mengikuti simulasi pemungutan suara di TPS Kelurahan Teluk, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (3/4/2019) Kompas.com/FADLAN MUKHTARWarga mengikuti simulasi pemungutan suara di TPS Kelurahan Teluk, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (3/4/2019)

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Relawan pendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto- Sandiaga Uno mengapresiasi kinerja Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Banyumas, Jawa Tengah, selama tahapan pemilu serentak ini.

Koordinator Relawan Komando Oelama Pemenangan Prabowo-Sandi (Koppasandi) Banyumas Fuad Sirodjudin mengatakan, hingga kini tidak menemukan adanya indikasi kecurangan dalam proses pemungutan hingga rekapitulasi suara.

"Sampai saat ini belum ada, sedikit selisih suara (tapi) wajar, karena kami yakinkan KPU agar tim entry data profesional. Saya mengapresiasi KPU Banyumas, komunikasi baik dan memfasilitasi, pertanyaan kami dijawab dengan baik," kata Fuad saat dihubungi, Sabtu (4/5/2018).

Baca juga: PAN Tegaskan Tetap di Koalisi Prabowo-Sandi Sesuai Kontrak Politik

Menurut Fuad, proses pemilu di wilayah Banyumas berjalan dengan baik. Namun demikian pihaknya memiliki beberapa catatan selama pemilu ini, antara lain adanya dugaan kasus politik uang dan kasus pembobolan kotak suara oleh ketua dan anggota PPS Desa Sidabowa, Kecamatan Patikraja, Banyumas.

"Secara keseluruhan hasil rekapitulasi, saya pribadi mengakui bahwa 01 masih unggul di Banyumas, namun kami meyakini secara nasional 02 menang. Kami hanya menyayangkan dua kejadian itu yang semestinya tidak terjadi," ujar Fuad.

Baca juga: Di TPS Melbourne dan New Delhi, Jokowi-Ma’ruf Menang atas Prabowo-Sandiaga

Sementara itu Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo-Ma'ruf Amin Banyumas Budhi Setiawan mengatakan, hasil yang diperoleh pasangan 01 merupakan hasil kerja keras anggota koalisi dan relawan.

"Yang jelas Jokowi sekali lagi. Untuk capaian ini cukup bagus, kita puas, memang kalau mengejar 80 persen cukup berat," kata Budhi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buntut Konflik Tanah di Flores Timur: Polisi dan Istri Disandera, Rumah Rohaniawan Dirusak, 7 Orang Ditangkap

Buntut Konflik Tanah di Flores Timur: Polisi dan Istri Disandera, Rumah Rohaniawan Dirusak, 7 Orang Ditangkap

Regional
Derita Nenek Theresia, Tinggal di Gubuk Bekas Toilet Warga Tanpa Listrik

Derita Nenek Theresia, Tinggal di Gubuk Bekas Toilet Warga Tanpa Listrik

Regional
Ketika Trayek Angkot di Tasikmalaya Jadi Istilah Transaksi Narkoba

Ketika Trayek Angkot di Tasikmalaya Jadi Istilah Transaksi Narkoba

Regional
Jenazah Tersangka Teroris Abu Alfat Dimakamkan di Medan, Sang Ibu Tak Sanggup Turun dari Mobil

Jenazah Tersangka Teroris Abu Alfat Dimakamkan di Medan, Sang Ibu Tak Sanggup Turun dari Mobil

Regional
Pabrik Sepatu Hengkang ke Jateng, Penganggurann Berpotensi Naik hingga Gubernur Banten Janjikan Investasi Baru

Pabrik Sepatu Hengkang ke Jateng, Penganggurann Berpotensi Naik hingga Gubernur Banten Janjikan Investasi Baru

Regional
Franz Magnis Suseno: Negara Harus Intoleran terhadap Intoleransi

Franz Magnis Suseno: Negara Harus Intoleran terhadap Intoleransi

Regional
Fakta Sidang Suap Bupati Muara Enim: Minta Mobil Lexus, Wakil Bupati dan 22 Anggota DPRD Ikut Terlibat

Fakta Sidang Suap Bupati Muara Enim: Minta Mobil Lexus, Wakil Bupati dan 22 Anggota DPRD Ikut Terlibat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita di Balik Perjuangan Hidup Dewi | 10 Pabrik Sepatu Pilih Hengkang ke Jateng

[POPULER NUSANTARA] Cerita di Balik Perjuangan Hidup Dewi | 10 Pabrik Sepatu Pilih Hengkang ke Jateng

Regional
Korban Robohnya Aula SMKN 1 Miri Dapat Bantuan Pengobatan dari Pemkab Sragen

Korban Robohnya Aula SMKN 1 Miri Dapat Bantuan Pengobatan dari Pemkab Sragen

Regional
Waspada, 'The Silent Killer' Penurunan Muka Tanah Ancam Wilayah Semarang

Waspada, "The Silent Killer" Penurunan Muka Tanah Ancam Wilayah Semarang

Regional
Fakta Pria 70 Tahun Ditemukan Tewas di Balikpapan, Diduga Korban Pembunuhan hingga Masih Diselidiki

Fakta Pria 70 Tahun Ditemukan Tewas di Balikpapan, Diduga Korban Pembunuhan hingga Masih Diselidiki

Regional
Batal Jadi Pembicara di Seminar Sesko TNI, Menhan Prabowo Rapat Terbatas dengan Presiden

Batal Jadi Pembicara di Seminar Sesko TNI, Menhan Prabowo Rapat Terbatas dengan Presiden

Regional
Dituding Rugikan Mitra Individu, Grab dan PT TPI Jalani Sidang di KPPU Medan

Dituding Rugikan Mitra Individu, Grab dan PT TPI Jalani Sidang di KPPU Medan

Regional
Ini Reaksi Umar Patek Saat Istrinya Resmi Jadi WNI, Tanda Cinta 'Saranghae' hingga 2,5 Tahun Menunggu

Ini Reaksi Umar Patek Saat Istrinya Resmi Jadi WNI, Tanda Cinta "Saranghae" hingga 2,5 Tahun Menunggu

Regional
Akhir Perjalanan SN, Pelaku Pelemparan Sperma dan Begal Payudara di Tasikmalaya

Akhir Perjalanan SN, Pelaku Pelemparan Sperma dan Begal Payudara di Tasikmalaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X