Kisah Sarip, Bocah Baduy Rela Jalan Kaki 60 Kilometer Demi Bertemu Bupati

Kompas.com - 05/05/2019, 07:52 WIB
Sarip (12) anak suku Baduy Dalam saat tiba di Pendopo Kabupaten Lebak, Sabtu (4/5/2019)KOMPAS.com/ACEP NAZMUDIN Sarip (12) anak suku Baduy Dalam saat tiba di Pendopo Kabupaten Lebak, Sabtu (4/5/2019)


LEBAK, KOMPAS.com - Kaki kecil Sarip (12) melangkah tanpa alas di jalan beraspal. Sinar matahari yang begitu terik tidak menghentikan langkah dia menuju Rangkasbitung.

Kendati peluh terus bercucuran, Sarip terus melangkah.

"Ndek ka bupati (mau ke tempat bupati)" kata Sarip, saat ditanya Kompas.com mengenai alasannya pergi ke Rangkasbitung, Sabtu (4/4/2019).

Sarip tidak sendiri, dia pergi bersama ribuan warga Baduy lain yang juga punya tujuan sama, ke Pendopo Bupati Kabupaten Lebak, di Rangkasbitung.

Mereka datang ke pendopo dalam rangka Seba Baduy, yakni tradisi bertemu dengan bupati yang dilakukan sekali dalam setiap tahunnya.

Baca juga: Ikut Fashion Show, Bupati Lebak Meriahkan Seba Baduy

Sarip merupakan warga Kampung Cibeo, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak. Di tatanan suku Baduy, dia merupakan warga Baduy dalam yang punya aturan ketat, satu di antara aturannya, tidak boleh naik kendaraan umum.

Sarip mengaku, sudah jalan kaki sejak Rabu (3/5/2019) sore dari Cibeo. Dia sempat menginap semalam di Ciboleger, perkampungan Baduy Luar, sebelum melanjutkan perjalanan lagi ke Rangkasbitung pukul 04.00 pagi.

Jarak dari Cibeo-Ciboleger-Rangkasbitung kurang lebih sejauh 60 kilometer dengan lama perjalanan jalan kaki sekitar 12 jam.

Ini adalah kali pertama Sarip ikut serta tradisi Seba Baduy. Ingin bertemu bupati sekaligus berkunjung ke kota, menjadi alasan dia rela jalan kaki puluhan kilometer bersama rombongan yang didominasi oleh pria dewasa Baduy.

Lantas, apa yang akan Sarip lakukan ketika sudah bertemu dengan bupati?

"Moal nanaon, resep bae geus kapendak mah (enggak apa-apa, senang saja jika sudah bertemu)," kata Sarip.

Sarip bersama warga Baduy lain tiba di pendopo Kabupaten Lebak sekitar pukul 16.00 WIB. Wakil Bupati Lebak, Ade Sumardi, menyambut langsung warga rombongan Baduy yang disebut berjumlah 1.035 orang tersebut.

Ditemui di kesempatan terpisah, Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya mengatakan, dirinya baru bertemu dengan Suku Baduy pada pukul 20.00 WIB.

Halaman:


Terkini Lainnya


Close Ads X