Pemprov Sumbar Salurkan 1,038 Ton Rendang untuk Korban Banjir Bengkulu

Kompas.com - 04/05/2019, 16:24 WIB
Wakil Gubernur Sumbar Nasrul AbitKOMPAS.com/RAMADHANI Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit

PADANG, Kompas.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, menyerahkan bantuan rendang untuk korban banjir yang melanda Provinsi Bengkulu beberapa waktu lalu.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit menyerahkan secara simbolis 1,038 ton rendang itu kepada Sekda Bengkulu Nopian Andusti, Sabtu (4/5/2019) di kantor BPBD Bengkulu.

Sejumlah rendang diserahkan langsung kepada masyarakat yang terkena dampak banjir itu oleh Nasrul Abit dengan mendatangi warga.

Baca juga: 1 Ton Rendang untuk Korban Banjir Bengkulu

"Hari ini (Sabtu) telah kita serahkan bantuan rendang dari masyarakat Sumbar untuk saudara kita di Bengkulu yang mengalami dampak musibah banjir," ujar Nasrul Abit yang dihubungi Kompas.com, Sabtu (4/5/2019).

Nasrul menyebutkan, bantuan tersebut merupakan ciri khas dari Sumbar. Sebelumnya, masyarakat Sumbar juga telah menyerahkan bantuan rendang untuk korban gempa di NTB, Palu, Jabar dan Lampung.

Baca juga: 1 Ton Rendang Akan Dikirim untuk Korban Gempa di Lombok

" Rendang ini makanan khas Sumbar yang enak. Apalagi langsung dibuat dari sumbernya. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Bengkulu," ujarnya.

Nasrul mengatakan, rendang yang terkumpul ini merupakan inisiatif yang timbul dari Gubernur Sumbar untuk membantu korban bencana dan berasal dari masyarakat, OPD Pemprov Sumbar, BUMN, BUMD dan masyarakat Sumbar.



Terkini Lainnya

Namanya Disebut-sebut Saksi 02 dalam Sidang MK, Ini Kata Moeldoko

Namanya Disebut-sebut Saksi 02 dalam Sidang MK, Ini Kata Moeldoko

Regional
Tukang Pijat Dibunuh Pelanggannya karena Terlalu Keras Memijat

Tukang Pijat Dibunuh Pelanggannya karena Terlalu Keras Memijat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Sikap Jokowi Hadapi Tuduhan Prabowo-Sandi di Sidang MK | Sistem Zonasi PPDB Tuai Masalah

[POPULER NUSANTARA] Sikap Jokowi Hadapi Tuduhan Prabowo-Sandi di Sidang MK | Sistem Zonasi PPDB Tuai Masalah

Regional
Panglima TNI Minta Penangguhan Penahanan untuk Mantan Danjen Kopassus

Panglima TNI Minta Penangguhan Penahanan untuk Mantan Danjen Kopassus

Regional
Bupati Konawe Utara Menangis Saat Pemaparan Kondisi Banjir di Hadapan Menteri PUPR

Bupati Konawe Utara Menangis Saat Pemaparan Kondisi Banjir di Hadapan Menteri PUPR

Regional
33 Rumah Rusak Berat akibat Gempa di Sarmi Papua

33 Rumah Rusak Berat akibat Gempa di Sarmi Papua

Regional
Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Regional
Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Regional
Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali 'Warning' untuk Transportasi Laut

Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali "Warning" untuk Transportasi Laut

Regional
Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Regional
Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Regional
Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Regional
Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Regional
Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Regional
Masih di Bawah Umur, 4 Nelayan Asal NTT yang Ditangkap Otoritas Australia Dipulangkan

Masih di Bawah Umur, 4 Nelayan Asal NTT yang Ditangkap Otoritas Australia Dipulangkan

Regional

Close Ads X