Kendalikan Harga, Jatim Datangkan 15.000 Ton Bawang Putih Impor

Kompas.com - 03/05/2019, 14:53 WIB

KEDIRI, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan menggelontorkan 15.000 ton bawang putih ke pasaran untuk mengendalikan kenaikan harga bawang yang belakangan meningkat tajam dipicu oleh kelangkaan barang.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, kuota itu merupakan jatah untuk Jawa Timur yang didapat dari pemerintah pusat yang sedang mengimpor bawang melalui Kementerian Perdagangan. Jumlah itu, menurutnya, akan tiba di Jawa Timur dalam waktu dekat.

"Insya Allah masuk Jatim pada 10 Mei sebanyak 15.000 ton bawang putih," ujar Khofifah saat mengunjungi Pasar Pahing di Kota Kediri, Jumat (3/5/2019).

Kedatangan bawang impor itu diharapkan dapat mengatrol jumlah stok bawang yang ada di pasaran sehingga dapat menekan harga tinggi yang terjadi saat ini.

Baca juga: Khofifah: Bawang Putih Insya Allah Minggu Depan Sudah Turun

Jumlah 15.000 ton itu, Khofifah menambahkan, seharusnya lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan bawang masyarakat Jawa Timur karena kebutuhan bulanannya kisaran 4.690 ton.

"Jadi kalau 15.000 ton, maka akan cukup 3 bulan ke depan," lanjut Khofifah.

Dengan skema ini, Khofifah mengharapkan pada minggu ke dua bulan Mei ini masyarakat sudah bisa menikmati stabilnya harga bawang di pasaran.

Gubernur juga berpesan nantinya tidak ada pihak yang memanfaatkan kondisi yang ada dengan cara memborong maupun menimbun bawang.

Dia mengajak segenap kalangan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat agar masyarakat dapat menyongsong dan menjalani Ramadhan dengan penuh suka cita karena di antaranya dapat mengakses harga sembakau terjangkau.

Sementara itu, pantauan di Pasar Pahing Kota Kediri, 1 kilogram harga bawang putih mencapai Rp 60.000 dari harga awalnya Rp 38.000.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Bus Sugeng Rahayu Alami Kecelakaan di Ngawi

Kronologi Bus Sugeng Rahayu Alami Kecelakaan di Ngawi

Regional
Belasan Kantor di Denpasar Jadi Klaster Penularan Covid-19

Belasan Kantor di Denpasar Jadi Klaster Penularan Covid-19

Regional
6 Bulan Tutup, KA Rute Kertapati-Lubuklinggau PP Kembali Beroperasi

6 Bulan Tutup, KA Rute Kertapati-Lubuklinggau PP Kembali Beroperasi

Regional
Cabuli Gadis yang Ditilang, Oknum Polisi Lalu Lintas Terancam Dipecat

Cabuli Gadis yang Ditilang, Oknum Polisi Lalu Lintas Terancam Dipecat

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 21 September 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 21 September 2020

Regional
Penembakan Pendeta Yeremia Zanambani hingga Desakan Membentuk Tim Investigasi

Penembakan Pendeta Yeremia Zanambani hingga Desakan Membentuk Tim Investigasi

Regional
PNS RSUD Bantaeng Ditangkap Saat Sedang Pesta Sabu

PNS RSUD Bantaeng Ditangkap Saat Sedang Pesta Sabu

Regional
Mantan Wali Kota Yogyakarta Herry Zudianto Positif Covid-19

Mantan Wali Kota Yogyakarta Herry Zudianto Positif Covid-19

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 21 September 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 21 September 2020

Regional
Sebelum Tabrak Polwan hingga Tewas, Wabup Yalimo Konsumsi 4 Botol Minuman Beralkohol

Sebelum Tabrak Polwan hingga Tewas, Wabup Yalimo Konsumsi 4 Botol Minuman Beralkohol

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 21 September 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 21 September 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 21 September 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 21 September 2020

Regional
Jelang Berakhirnya PSBB Banten, Operasi Yustisi Jaring 2.421 Pelanggar

Jelang Berakhirnya PSBB Banten, Operasi Yustisi Jaring 2.421 Pelanggar

Regional
Masker Scuba Dilarang, Bagaimana Proyek 10 Juta Masker Pemprov Jabar?

Masker Scuba Dilarang, Bagaimana Proyek 10 Juta Masker Pemprov Jabar?

Regional
Sopir Mengantuk, Bus Sugeng Rahayu Hantam Pohon dan Masuk Parit

Sopir Mengantuk, Bus Sugeng Rahayu Hantam Pohon dan Masuk Parit

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X