Kompas.com - 03/05/2019, 10:24 WIB


AMBON, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah mengeluarkan kebijakan bagi para pelaku usaha di kabupaten tersebut untuk menutup usahanya selama tiga hari di awal Bulan Ramadhan 1440 Hijriah.

Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua mengatakan, penutupan sementara itu dilakukan di tempat hiburan malam (THM), rumah makan, karaoke dan tempat-tempat usaha lainnya yang dapat mengganggu kekhusyukan umat Muslim di bulan suci Ramadhan.

“Sama seperti tahun-tahun lalu, untuk tahun ini kami akan menutup tempat hiburan malam, karaoke dan juga rumah makan selama tiga hari di awal bulan puasa,” kata Abua, kepada Kompas.com, saat dihubungi, Jumat (3/5/2019).

Baca juga: Di Cianjur, Tempat Hiburan Malam Dilarang Beroperasi Selama Ramadhan

Sejauh ini, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran untuk para pelaku usaha di wilayah tersebut guna menutup usahanya selama tiga hari di bulan Ramadhan 1440 Hijriah.

Langkah tersebut juga diambil untuk menghormati umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Ini sebagai wujud menjaga toleransi antarumat beragama. Kami juga mengimbau agar warga Maluku Tengah dapat menjaga persaudaraan dan saling menghormati di bulan Ramadhan,” ujar dia.

Baca juga: Karaoke dan Tempat Hiburan Harus Tutup Selama Ramadhan, Warung Makan Buka Jam Tertentu

Setelah tiga hari pertama di bulan Ramadhan, lanjut dia, para pelaku usaha dapat kembali membuka usahanya baik usaha rumah makan, karaoke maupun tempat hiburan malam.

Meski begitu, mereka diminta untuk mengikuti aturan.

“Misalnya rumah makan, setelah tiga hari tutup mereka harus menggunakan horden atau tirai untuk menutup tempat usahanya, atau karaoke dan tempat hiburan malam tidak harus sampai terlalu larut dan membesarkan volume suara hingga mengganggu orang yang sedang beribadah,” ujar dia.

Baca juga: Pemkot Surakarta Batasi Jam Operasional Tempat Hiburan Malam di Solo Selama Ramadhan

Penutupan tempat usaha selama tiga hari di bulan Ramadhan merupakan waktu yang telah ditetapkan. Bagi dia, pelaku usaha harus menghormati bulan Ramadhan, namun di sisi lain, ekonomi masyarakat juga harus tetap berjalan.

“Jadi, ekonomi masyarakat harus berjalan namun harus juga ada penghormatan kepada mereka yang menjalankan ibadah puasa,” ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.