Hasil Pleno KPU Yogyakarta, Jokowi - Ma'ruf Amin Menang Mutlak di 14 Kecamatan

Kompas.com - 02/05/2019, 21:47 WIB
Suasana di kantor KPU Kota Yogyakarta usai proses rekapitulasi yang selesai pada Kamis (02/05/2019) KOMPAS.com / WIJAYA KUSUMASuasana di kantor KPU Kota Yogyakarta usai proses rekapitulasi yang selesai pada Kamis (02/05/2019)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara di Kota Yogyakarta telah selesai. Rekapitulasi ini digelar selama tiga hari sejak 30 April 2019.

"Iya tiga hari, dimulai tanggal 30 April kemarin," ujar Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Yogyakarta Erizal, Kamis (02/05/2019)

Dari hasil rekapitulasi, pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin menang atas pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno.

Pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul di seluruh Kecamatan di Kota Yogyakarta. Di Kota Yogyakarta, seluruhnya terdapat 14 kecamatan.

Baca juga: 8 Fakta Hasil Pleno KPU di Berbagai Daerah, Jokowi-Maruf Kuasai Magelang hingga Prabowo-Sandi Menang Telak di Pamekasan

Dari dokumen plano yang ada di Kantor KPU Kota Yogyakarta, pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin memperoleh 179.048 suara. Sedangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno memperoleh 92.166 suara.

Total suara yang masuk 275.552 suara. Sedangkan jumlah suara tidak sah sebanyak 4.338 suara.

Setelah merampungkan rekapitulasi, maka selanjutnya KPU Kota Yogyakarta akan menyerahkan ke KPU DIY.

"Iya, rencananya malam ini (diserahkan ke KPU DIY)," kata Erizal. 

Baca juga: Hasil Pleno Rekapitulasi KPUD, Pasangan Jokowi Maruf Unggul di Banjar

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Regional
3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

Regional
4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

Regional
'Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan'

"Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

Regional
Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Regional
Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Regional
Tidak Kena Tilang, Belasan Pelanggar Lalu Lintas Disuruh Shalat Gaib di Pinggir Jalan

Tidak Kena Tilang, Belasan Pelanggar Lalu Lintas Disuruh Shalat Gaib di Pinggir Jalan

Regional
Muridnya Menikah Dini, Guru: Sedih Saat Mendengar Siswi Saya Keguguran, KDRT, dan Bercerai

Muridnya Menikah Dini, Guru: Sedih Saat Mendengar Siswi Saya Keguguran, KDRT, dan Bercerai

Regional
Sejumlah Pegawai Setda Positif Covid-19, Kantor Bupati Garut Ditutup Sepekan

Sejumlah Pegawai Setda Positif Covid-19, Kantor Bupati Garut Ditutup Sepekan

Regional
Cerita Yaidah Kesulitan Urus Akta Kematian Putranya di Pemkot Surabaya hingga Harus ke Jakarta

Cerita Yaidah Kesulitan Urus Akta Kematian Putranya di Pemkot Surabaya hingga Harus ke Jakarta

Regional
Jadi Arena Balapan Truk, Lokasi Wisata Pantai Cemara Tuban Ditutup

Jadi Arena Balapan Truk, Lokasi Wisata Pantai Cemara Tuban Ditutup

Regional
'Kalau Mau Kriminalisasi Langsung Saja, Enggak Usah Berbelit-belit Pakai Prosedur Ngawur'

"Kalau Mau Kriminalisasi Langsung Saja, Enggak Usah Berbelit-belit Pakai Prosedur Ngawur"

Regional
Siswa yang Nikah Dini di Lombok Tengah Didenda Membayar Sejumlah Uang ke Sekolah, Ini Alasannya

Siswa yang Nikah Dini di Lombok Tengah Didenda Membayar Sejumlah Uang ke Sekolah, Ini Alasannya

Regional
Detik-detik Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Pria Selingkuhannya di Kamar Hotel

Detik-detik Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Pria Selingkuhannya di Kamar Hotel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X