La Nyalla Raih 100 Ribu Lebih Suara di Pamekasan

Kompas.com - 02/05/2019, 20:41 WIB
La Nyalla Matalitti KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALLa Nyalla Matalitti


PAMEKASAN, KOMPAS.com - Calon anggota DPD RI Jawa Timur La Nyalla Mattaliti meraih suara sebanyak 100 ribu lebih di Kabupaten Pamekasan.

Bahkan, mantan Ketua Umum PSSI ini, masuk peringkat tiga besar perolehan terbanyak di Pamekasan.

La Nyalla meraih 113.702 suara. Dua calon DPD lainnya yang perolehannya juga besar yaitu Ahmad Nawardi sebanyak 217.945 suara dan A. Syaiful Ismail sebanyak 138.909 suara.

Baca juga: La Nyalla Ancam Amputasi Kader Pemuda Pancasila Jatim yang Tak Dukung Jokowi-Maruf Amin

Perolehan suara tersebut diketahui setelah KPU Kabupaten Pamekasan menggelar sidang pleno rekapitulasi di gedung Bakorwil Pamekasan sejak Rabu (1/5/2019).

Relawan La Nyalla Mattaliti di Pamekasan Ahmad Zaky menjelaskan, kontroversi pernyataan La Nyalla tentang potong leher jika Prabowo menang di Madura, tidak berdampak kepada elektoral La Nyalla.

Sebab, masyarakat Pamekasan memahami konteks dari pernyataan tersebut. Namun, bagi sebagian orang yang tidak bisa mencerna pernyataan La Nyalla, dipelintir menjadi tantangan secara fisik.

"Faktanya banyak masyarakat yang mau memilih La Nyalla di Pamekasan. Suaranya 100 ribu lebih," terang Ahmad Zaky, saat ditemui di lokasi rekapitulasi, Kamis (2/5/2019).

Baca juga: La Nyalla Optimistis Jokowi-Maruf Amin Menang di Madura

Ketua KPU Pamekasan Mohammad Hamzah menjelaskan, hasil rekapitulasi untuk DPD RI sudah hampir final.

Ada beberapa perubahan yang butuh diperbaiki lagi karena masih ada PPK yang belum melengkapi perolehan suaranya.

"Hasil hari ini belum final karena ada PPK yang belum menyerahkan hasil hitungan kepada kami. Butuh revisi sedikit lagi," ungkap Hamzah. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penampakan Awan Tsunami di Meulaboh, Berlangsung Setengah Jam dan Gegerkan Warga

Penampakan Awan Tsunami di Meulaboh, Berlangsung Setengah Jam dan Gegerkan Warga

Regional
Detik-detik Ledakan di Pabrik Bioethanol, 10 Pekerja Terluka dan 1 Meninggal

Detik-detik Ledakan di Pabrik Bioethanol, 10 Pekerja Terluka dan 1 Meninggal

Regional
Pulang Kampung Setelah Setahun Merantau, Pasutri Asal Tegal Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipali

Pulang Kampung Setelah Setahun Merantau, Pasutri Asal Tegal Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipali

Regional
Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Regional
Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Regional
Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Regional
Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Regional
PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

Regional
Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Regional
Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Regional
Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Regional
Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Regional
48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

Regional
Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Regional
Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X