Diduga Jadi Bandar Narkoba, Kepala Desa di OKU Timur Diciduk

Kompas.com - 02/05/2019, 19:23 WIB
Ilustrasi penangkapan Think StockIlustrasi penangkapan

PALEMBANG, KOMPAS.com - Seorang kepala desa di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, tertangkap tangan memiliki ratusan pil ekstasi untuk diedarkan, Kamis (2/4/2019).

Tersangka yakni Maryadi (50), yang merupakan kepala desa di Burnai Jaya, Kecamatan Semendawai Timur, Kabupaten OKU Timur.

Baca juga: Dihentikan, Kasus Video Viral Kepala Desa Diduga Arahkan Warga Pilih Jokowi-Maruf

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya mengatakan, penangkapan bermula ketika petugas menghentikan laju sepeda motor Maryadi saat melintas tak jauh dari rumahnya.

Maryadi, menurut Erlin, telah menjadi target polisi karena diduga sebagai bandar ekstasi.

"Mulanya kami mendapatkan laporan dari masyarakat, setelah ditindaklanjuti kami langsung datang ke TKP. Saat diperiksa, ekstasi tersebut ada di motor tersangka," kata Erlin, melalui pesan singkat.

Ia mengatakan, ekstasi sebanyak 336 butir warna merah itu disimpan tersangka dengan kantong plastik. Selain ekstasi, satu paket sabu juga ditemukan petugas.

Baca juga: Plt Bupati Trenggalek Melantik Lebih dari 100 Kepala Desa Terpilih

"Kami masih mendalami dari keterangan tersangka untuk mengetahui asal narkoba tersebut. Sekarang masih diperiksa," ujar Kapolres.

Atas perbuatannya, Maryadi terancam dikenakan Pasal 112, Pasal 114 Undang-Undang Narkotika dengan ancaman di atas 5 tahun penjara.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KM Panji Saputra Belum Ditemukan, Ini Langkah Basarnas

KM Panji Saputra Belum Ditemukan, Ini Langkah Basarnas

Regional
Orangtua Mahasiswa di Wuhan: Jujur Pengen Dia Cepat Pulang, tapi Kita Tak Boleh Egois

Orangtua Mahasiswa di Wuhan: Jujur Pengen Dia Cepat Pulang, tapi Kita Tak Boleh Egois

Regional
Cegah Penyebaran Virus Corona, Suhu Tubuh Penumpang di Stasiun Purwokerto Diperiksa

Cegah Penyebaran Virus Corona, Suhu Tubuh Penumpang di Stasiun Purwokerto Diperiksa

Regional
RSUP M Djamil Padang Siap Tangani Pasien Pengidap Virus Corona

RSUP M Djamil Padang Siap Tangani Pasien Pengidap Virus Corona

Regional
Kota Padang Kekurangan 40.000 Blangko E-KTP

Kota Padang Kekurangan 40.000 Blangko E-KTP

Regional
Rumah Warga Terkena Longsor, Sungai Ini Dibelokkan Alirannya

Rumah Warga Terkena Longsor, Sungai Ini Dibelokkan Alirannya

Regional
Siswi Ditemukan Tewas di Gorong-Gorong Sekolahnya, Kepsek: Pintar dan Ceria di Kelas

Siswi Ditemukan Tewas di Gorong-Gorong Sekolahnya, Kepsek: Pintar dan Ceria di Kelas

Regional
Ini Pengakuan Pria Paruh Baya yang Culik Siswi SD Selama 4 Tahun hingga Pulang dalam Keadaan Hamil

Ini Pengakuan Pria Paruh Baya yang Culik Siswi SD Selama 4 Tahun hingga Pulang dalam Keadaan Hamil

Regional
Viral Bakal Calon Bupati Kendal Marah-marah ke Satpol PP Saat Baliho Bergambar Dirinya Dicopot

Viral Bakal Calon Bupati Kendal Marah-marah ke Satpol PP Saat Baliho Bergambar Dirinya Dicopot

Regional
5 Mahasiswa Aceh dari China Tiba di Jakarta

5 Mahasiswa Aceh dari China Tiba di Jakarta

Regional
10 Mahasiswa Unesa Dikabarkan Akan Segera Dipulangkan ke Indonesia

10 Mahasiswa Unesa Dikabarkan Akan Segera Dipulangkan ke Indonesia

Regional
Ini Cara Pemprov Jatim Raih Predikat A dari SAKIP 6 Kali Berturut-turut

Ini Cara Pemprov Jatim Raih Predikat A dari SAKIP 6 Kali Berturut-turut

Regional
Masih 1.123 Kampung di Papua dan Papua Barat Belum Berlistrik, Ini Strategi PLN

Masih 1.123 Kampung di Papua dan Papua Barat Belum Berlistrik, Ini Strategi PLN

Regional
Warga Salatiga yang Pernah Kunjungi Wuhan Memeriksakan Diri ke Rumah Sakit

Warga Salatiga yang Pernah Kunjungi Wuhan Memeriksakan Diri ke Rumah Sakit

Regional
King Kobra Sepanjang 5 Meter Gigit Kening, Pawang Ular Tewas Dua Jam Usai Atraksi

King Kobra Sepanjang 5 Meter Gigit Kening, Pawang Ular Tewas Dua Jam Usai Atraksi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X