Polisi Tangkap Pelaku Pembakaran Kantor Kerapatan Adat Nagari di Solok

Kompas.com - 02/05/2019, 17:31 WIB
Ilustrasi kebakaran ShutterstockIlustrasi kebakaran

PADANG, KOMPAS.com - Polres Kabupaten Solok, Sumatera Barat ( Sumbar) mengamankan OF (32), terduga pelaku pembakaran kantor KAN Gunung Talang, Solok, Sumatera Barat, Kamis (2/5/2019).

Kantor KAN Gulung Talang sempat dijadikan gudang penyimpanan logistik Pemilu 2019.

"Kita sudah mengamankan tersangka pembakar kantor KAN Gunung Talang. Saat ini, dia sedang diperiksa," kata Kapolres Kabupaten Solok, AKBP Ferry Irawan yang dihubungi Kompas.com, Kamis.

Baca juga: Kantor Kerapatan Adat Nagari di Solok Terbakar

Ferry menyebut, kasus tersebut murni persoalan pribadi tersangka dan tidak ada kaitannya dengan hal lain.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga sudah membersihkan lokasi kejadian dan memberi garis polisi.

Ferry mengakui sebelumnya memang kantor KAN tersebut dijadikan tempat penyimpanan logistik KPU. Tidak ada lagi surat dan kotak suara di KAN karena telah dipindahkan sepekan lalu.

"Dulu memang ada disimpan logistik pemilu. Namun, sejak minggu lalu semuanya sudah dibawa ke kantor KPU. Jadi tidak ada logistik pemilu di dalamnya lagi," kata Ferry.

Baca juga: Ridwan Kamil: 70 Persen Kebakaran Datang dari Alat-alat Listrik

Ketua KPU Kabupaten Solok, Gadis yang dikonfirmasi terpisah juga mengakui tidak ada lagi logistik pemilu di kantor KAN itu.

"Tidak ada lagi logistik pemilu di sana, semuanya sudah kita bawa minggu lalu," ujarnya.

Kantor Kerapatan Adat Nagari (KAN) Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat dilaporkan terbakar sekitar pukul 13.30 WIB.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X