Diresmikan Presiden Jokowi, Bendungan Gondang Mampu Mengairi 2.841 Hektar Sawah di Sragen

Kompas.com - 02/05/2019, 17:24 WIB
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat menghadiri peresmian Bendungan Gondang oleh Presiden Jokowi di Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (2/5/2019).KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat menghadiri peresmian Bendungan Gondang oleh Presiden Jokowi di Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (2/5/2019).

KARANGANYAR, KOMPAS.com - Bendungan Gondang Karanganyar, Jawa Tengah yang baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai mampu mengairi sekitar 2.841 hektar lahan persawahan di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Hal tersebut disampaikan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat menghadiri peresmian Bendungan Gondang oleh Presiden Jokowi di Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (2/5/2019).

Baca juga: Resmikan Bendungan Gondang di Karanganyar, Jokowi: Ke Depan untuk Tempat Wisata

Menurut perempuan yang akrab dipanggil Yuni, selama ini sistem irigasi lahan persawahan di Sragen selalu mengandalkan air dari Waduk Gajah Mungkur Kabupaten Wonogiri.

Lahan persawahan yang dialiri air dari Waduk Gajah Mungkur tersebut meliputi Kecamatan Masaran, Karangmalang, Sragen, Sidoarjo, Plupuh dan Tanon.

"Harapan Kabupaten Sragen dengan dibangunnya Waduk (bendungan) Gondang Karanganyar ini nantinya akan mengairi lahan persawahan yang berada di Kecamatan Kedawung, Karangmalang bagian selatan," kata Yuni.

Baca juga: Gara-gara 30 Ribu Like di Instagram, Ganjar Pimpin Upacara SMK Sragen

Yuni mengatakan, lahan persawahan di kecamatan itu biasanya hanya dua kali tanam dalam setahun, yaitu padi dan palawija. Sehingga dengan dibangunnya Bendungan Gondang tersebut, sistem tanam di Sragen bisa tiga kali setahun.

"Yang tadinya pola tanam padinya dua kali (padi dan palawija) setahun, bisa menjadi tiga kali setahun. Padi, padi dan padi dengan estimasi luasan yang diairi seluas 2.841 hektar," kata Yuni.

Yuni pun berharap, keberadaan Bendungan Gondang Karanganyar tersebut dapat meningkatkan produksi padi di Sragen sebesar 17.046 ton gabah kering per tahun.

"Selain untuk mengairi lahan persawahan, Bendungan Gondang ini sebagai sumber baku air minum PDAM. Dengan estimasi untuk Sragen adalah 100 liter per detik," ujar dia.

Baca juga: Viral, Bayi asal Sragen Bernama Joko Widodo Maruf

Bendungan Gondang, jelas Yuni juga bermanfaat sebagai sumber resapan bagi sumur tradisional bagi masyarakat di Sragen. Sehingga pada musim kemarau, kebutuhan air sumur tradisional masyarakat tetap terpenuhi.

"Jadi, kita mengurangi sumur dalam dengan adanya Bendungan Gondang," imbuh dia.

Seperti diketahui Bendungan Gondang Karanganyar yang dibangun sejak tahun 2014 baru saja diresmikan Presiden Jokowi. Bendungan Gondang yang mampu menampung air sekitar 9 juta meter kubik tersebut mampu mensuplai daerah irigasi seluar 4.680 hektar di Karanganyar dan Sragen.



Terkini Lainnya


Close Ads X