Sebagian Besar Calon Haji dari Banyumas Berisiko Tinggi

Kompas.com - 02/05/2019, 15:26 WIB
Calhaj mengikuti manasik di Gedung IPHI Purwokerto, Jawa Tengah, Kamis (2/5/2019). KOMPAS.com/DOK BAGIAN HUMAS PEMKAB BANYUMASCalhaj mengikuti manasik di Gedung IPHI Purwokerto, Jawa Tengah, Kamis (2/5/2019).


PURWOKERTO, KOMPAS.com - Sebanyak 1.156 jemaah calon haji (calhaj) asal Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, akan diberangkatkan ke Tanah Suci tahun ini. Sebagian besar calhaj termasuk kategori risiko tinggi (risti).

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas Imam Hidayat mengatakan, calhaj yang masuk kategori risti dari jumlah tersebut sebanyak 77 persen.

Baca juga: Rombongan Jemaah Calon Haji Berdesakan, Ibu Ini Leluasa Curi Ponsel

"Calhaj tahun ini sekitar 77 persen termasuk risti dari sisi usia jemaah. Namun, dari sisi kesehatan lebih baik dibanding tahun sebelumnya," kata Imam, saat manasik massal perdana di Gedung IPHI Purwokerto, Jawa Tengah, melalui siaran pers, Kamis (2/5/2019).

Setelah mengikuti manasik massal perdana, kata Imam, para jemaah akan mengikuti kegiatan manasik di kecamatan masing-masing sebanyak enam kali. Mendekati keberangkatan, akan digelar praktik manasik massal tingkat kabupaten.

Baca juga: Tiba di Asrama, Calon Haji Batal Berangkat karena Hamil

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas dr Arif Sugiono mengimbau, agar para jemaah membiasakan diri dengan olahraga jalan kaki, karena ibadah membutuhkan stamina tubuh yang prima.

“Selain itu, selama di Tanah Suci saya menyarankan agar para jemaah banyak-banyak minum air putih agar terhindar dari dehidrasi,” ujar Arif.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gaet Investor Asing, Jawa Barat Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis

Gaet Investor Asing, Jawa Barat Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis

Regional
Posting Status Nyinyir tentang Penusukan Wiranto, Dosen Untidar Magelang Diperiksa

Posting Status Nyinyir tentang Penusukan Wiranto, Dosen Untidar Magelang Diperiksa

Regional
Tol Palindra Diselimuti Kabut Asap Tebal, Pengendara Diminta Waspada

Tol Palindra Diselimuti Kabut Asap Tebal, Pengendara Diminta Waspada

Regional
Diguyur Hujan 4 Hari, Karhutla di Gunung Kanaga Bogor Akhirnya Padam

Diguyur Hujan 4 Hari, Karhutla di Gunung Kanaga Bogor Akhirnya Padam

Regional
RS, Pelajar SD Korban Bullying, Kini Bisa Tersenyum dan Berniat Umrahkan Ibu

RS, Pelajar SD Korban Bullying, Kini Bisa Tersenyum dan Berniat Umrahkan Ibu

Regional
Gubernur Daerah Ini Ancam Tarik Semua Bantuan jika Penerima Merokok, Pengadu Diberi Rp 500.000

Gubernur Daerah Ini Ancam Tarik Semua Bantuan jika Penerima Merokok, Pengadu Diberi Rp 500.000

Regional
Tuturangiana Andala, Tradisi Warga Pulau Makassar Mengetuk Pintu Rezeki di Laut

Tuturangiana Andala, Tradisi Warga Pulau Makassar Mengetuk Pintu Rezeki di Laut

Regional
Fakta Baru Pembunuhan “Debt Collector”, Pelaku Berniat Santet Korban

Fakta Baru Pembunuhan “Debt Collector”, Pelaku Berniat Santet Korban

Regional
Fakta Kasus Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri, Sakit Hati hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Fakta Kasus Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri, Sakit Hati hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Siswa SMP di Kupang Bunuh Diri Karena Tak Bisa Bunuh Ayahnya

Siswa SMP di Kupang Bunuh Diri Karena Tak Bisa Bunuh Ayahnya

Regional
Densus 88 Geledah Rumah Mewah dan Kontrakan di Bandung

Densus 88 Geledah Rumah Mewah dan Kontrakan di Bandung

Regional
Cerita Siswa-siswi SD di Flores Pikul Air 5 Km Tiap Hari untuk Siram Toilet Sekolah

Cerita Siswa-siswi SD di Flores Pikul Air 5 Km Tiap Hari untuk Siram Toilet Sekolah

Regional
Kronologi Kaburnya 7 Napi Setelah Bobol Tahanan Polsek Peusangan Bireuen

Kronologi Kaburnya 7 Napi Setelah Bobol Tahanan Polsek Peusangan Bireuen

Regional
Di Balik Kisah Pernikahan Rp 5,6 Juta dan Cincin Kawin Meteorit, Mimpi yang Tercapai

Di Balik Kisah Pernikahan Rp 5,6 Juta dan Cincin Kawin Meteorit, Mimpi yang Tercapai

Regional
13 Korban Masih di RS, Polisi Kesulitan Usut Kasus Tabrakan Rombongan Pengantin di Aceh

13 Korban Masih di RS, Polisi Kesulitan Usut Kasus Tabrakan Rombongan Pengantin di Aceh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X