11 Gedung Sekolah Rusak Parah Pasca Banjir dan Longsor di Bengkulu

Kompas.com - 02/05/2019, 12:09 WIB
Warga membersihkan jalan karena tertutup puing-puing sisa banjir di salah satu lokasi di Kabupaten Bengkulu Tengah, Senin (29/4/2019). KOMPAS.com/FIRMANSYAH Warga membersihkan jalan karena tertutup puing-puing sisa banjir di salah satu lokasi di Kabupaten Bengkulu Tengah, Senin (29/4/2019).

BENGKULU, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Bengkulu Tengah, Saidirman mengatakan 11 sekolah di daerahnya rusak total dan tidak dapat digunakan. Untuk menyiasati proses belajar dan mengajar, siswa ditempatkan di kantor desa, balai desa, dan rumah penduduk.

"Ada enam sekolah yang sama sekali tidak bisa dipakai. Siswa belajar menumpang di kantor desa, balai desa dan rumah penduduk," kata Saidirman ditemui Kompas.com usai menghadiri upacara Hari Pendidikan Nasional di Kabupaten Bengkulu Tengah, Kamis (2/5/2019).

Baca juga: BNPB: Kerugian Sementara Banjir dan Longsor di Bengkulu Rp 144 Miliar

Enam sekolah itu terdiri dari tiga bangunan SD dan tiga bangunan SLTP. Sekolah yang rusak tersebut umumnya berada di kawasan cukup jauh dari ibukota kabupaten. Selain itu, akses jalan juga menjadi kendala.


Saat ini, sekolah-sekolah tersebut dalam tahap pembersihan material longsoran. Secara umum, fasilitas sekolah rusak tak dapat digunakan.

Ia katakan, pihaknya belum menghitung berapa kerugian akibat banjir dan longsor yang merusak rumah sekolah.

"Belum dihitung detil," ujarnya.

Baca juga: Korban Tewas Banjir dan Longsor Bengkulu Bertambah Jadi 30 Orang

Banjir dan longsor menerjang Bengkulu pada 27 April 2019 mengakibatkan 30 orang meninggal dunia, 6 dinyatakan hilang.  Sementara 12 ribu mengungsi dan 13 ribu orang lainnya terdampak.

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah menyatakan dirinya akan terus berusaha untuk memulihkan kondisi yang rusak akibat bencana dengan berkoordinasi bersama semua pihak.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Gelak Tawa Saat Ganjar Bermain Ketoprak, Banyak Improvisasi

Gelak Tawa Saat Ganjar Bermain Ketoprak, Banyak Improvisasi

Regional
Kapal Kargo Bermuatan Nikel Hilang Kontak di Perairan Pulau Buru

Kapal Kargo Bermuatan Nikel Hilang Kontak di Perairan Pulau Buru

Regional
Terjerat Perangkap, Beruang Madu Dievakuasi ke Hutan Lindung Pasaman

Terjerat Perangkap, Beruang Madu Dievakuasi ke Hutan Lindung Pasaman

Regional
3 Kabupaten di Kalimantan Selatan Alami Kekeringan Ekstrem

3 Kabupaten di Kalimantan Selatan Alami Kekeringan Ekstrem

Regional
Geger, Ditemukan 4 Tengkorak Manusia di Belakang Rumah Warga

Geger, Ditemukan 4 Tengkorak Manusia di Belakang Rumah Warga

Regional
Pembantaian di KM Mina Sejati Berawal dari Perkelahian ABK, Ada 36 Orang di Atas Kapal

Pembantaian di KM Mina Sejati Berawal dari Perkelahian ABK, Ada 36 Orang di Atas Kapal

Regional
Siap-siap, Game Online Karakter Gatot Kaca Diluncurkan 2020

Siap-siap, Game Online Karakter Gatot Kaca Diluncurkan 2020

Regional
500 Meter Lahan di Kawasan Bandara Depati Amir Terbakar

500 Meter Lahan di Kawasan Bandara Depati Amir Terbakar

Regional
Diterjang Gelombang, Kapal Cargo Berbobot 1200 GT Tersangkut di Karang

Diterjang Gelombang, Kapal Cargo Berbobot 1200 GT Tersangkut di Karang

Regional
Tewaskan 3 Penumpang, Hasil Penyelidikan Kebakaran KM Santika Nusantara Diminta Dibuka ke Publik

Tewaskan 3 Penumpang, Hasil Penyelidikan Kebakaran KM Santika Nusantara Diminta Dibuka ke Publik

Regional
Ini Alasan Kapolsek Sukajadi Berikan Miras ke Mahasiswa Papua di Bandung

Ini Alasan Kapolsek Sukajadi Berikan Miras ke Mahasiswa Papua di Bandung

Regional
Perampok Toko Emas yang Bawa Bom Merupakan Penjual Kantong Kresek

Perampok Toko Emas yang Bawa Bom Merupakan Penjual Kantong Kresek

Regional
Kios Milik Keluarga Perampok Toko Emas yang Bawa Bom Digeledah

Kios Milik Keluarga Perampok Toko Emas yang Bawa Bom Digeledah

Regional
Fakta di Balik Mobil Diceburkan Pemilik ke Laut, Tak Mampu Bayar Cicilan hingga Dievakusi Nelayan

Fakta di Balik Mobil Diceburkan Pemilik ke Laut, Tak Mampu Bayar Cicilan hingga Dievakusi Nelayan

Regional
Duduk Perkara Oknum Polisi Beri Miras kepada Mahasiswa Papua di Bandung

Duduk Perkara Oknum Polisi Beri Miras kepada Mahasiswa Papua di Bandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X