Kompas.com - 02/05/2019, 11:10 WIB
PT Pupuk Kujang   meluncurkan produk barunya Nitroku 16-16-16 di Hotel Java Bandung, Jawa Barat, Selasa (30/4/2019). ISTIMEWAPT Pupuk Kujang meluncurkan produk barunya Nitroku 16-16-16 di Hotel Java Bandung, Jawa Barat, Selasa (30/4/2019).

KARAWANG, KOMPAS.com - PT Pupuk Kujang meluncurkan produk barunya Nitroku 16-16-16.

Tujuannya untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan memenuhi kebutuhan pasar yang semakin berkembang.

Direktur Komersil PT Pupuk Kujang Rita Widayati mengungkapkan, peluncuran produk tersebut merupakan bentuk diversifikasi bidang usaha yang sudah lama dikembangkan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia itu.

Baca juga: Performa Pabrik Meningkat, Pasokan Pupuk Bersubsidi Terpenuhi

"Pengembangan produk inovasibini bertujuan agar PKC bisa mencakup seluruh sub sistem sektor pertanian," ujar Rita, dalam peluncuran Nitroku 16-16-16 sekaligus gathrting dengan 40 distributor ritel di Hotel Java Bandung, Jawa Barat, Selasa (30/4/2019), seperti dikutip dari rilis tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (2/5/2019).

Nitroku 16-16-16 merupakan produk NPK yang mengandung unsur hara lengkap untuk memacu pertumbuhan tanaman.

Keseimbangan nutrisi yang bersumber dari Ammonium Nitrogen dan Nitrat Nitrogen menjadikan pemupukan pada tanaman lebih efisien dibandingkan pupuk NPK yang berasal dari urea/ammonum based.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pupuk ini dapat digunakan sebagai pupuk dasar dan pupuk susulan pada masa vegetatif tanaman.

General Manager Pemasaran Fickry Martawisuda mengatakan, Pupuk Kujang telah meluncurkan kurang lebih delapan produk inovasi, di antaranya Pupuk Bion Up, Jeranti, NPK 30-6-8, KCL, Nitrea, Kuriza, Organik Excow, dan benih padi Pareku.

Baca juga: OTT Terkait Distribusi Pupuk, KPK Amankan Puluhan Kardus Berisi Uang

"Peluncuran produk baru Nitroku 16-16-16 ini semakin melengkapi daftar panjang produk inovasi PKC," kata dia.

Peluncuran produk tersebut, kata Fickry, tidak hanya untuk mendukung kinerja perusahaan, tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan pasar yang semakin berkembang.

"Saya kira pasar saat ini memang sedang membutuhkan produk-produk yang inovatif untuk menunjang usaha pertaniannya," tambah dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.