Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Pupuk Kujang Luncurkan Nitroku 16-16-16

Kompas.com - 02/05/2019, 11:10 WIB
Farida Farhan,
Robertus Belarminus

Tim Redaksi

KARAWANG, KOMPAS.com - PT Pupuk Kujang meluncurkan produk barunya Nitroku 16-16-16.

Tujuannya untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan memenuhi kebutuhan pasar yang semakin berkembang.

Direktur Komersil PT Pupuk Kujang Rita Widayati mengungkapkan, peluncuran produk tersebut merupakan bentuk diversifikasi bidang usaha yang sudah lama dikembangkan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia itu.

Baca juga: Performa Pabrik Meningkat, Pasokan Pupuk Bersubsidi Terpenuhi

"Pengembangan produk inovasibini bertujuan agar PKC bisa mencakup seluruh sub sistem sektor pertanian," ujar Rita, dalam peluncuran Nitroku 16-16-16 sekaligus gathrting dengan 40 distributor ritel di Hotel Java Bandung, Jawa Barat, Selasa (30/4/2019), seperti dikutip dari rilis tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (2/5/2019).

Nitroku 16-16-16 merupakan produk NPK yang mengandung unsur hara lengkap untuk memacu pertumbuhan tanaman.

Keseimbangan nutrisi yang bersumber dari Ammonium Nitrogen dan Nitrat Nitrogen menjadikan pemupukan pada tanaman lebih efisien dibandingkan pupuk NPK yang berasal dari urea/ammonum based.

Pupuk ini dapat digunakan sebagai pupuk dasar dan pupuk susulan pada masa vegetatif tanaman.

General Manager Pemasaran Fickry Martawisuda mengatakan, Pupuk Kujang telah meluncurkan kurang lebih delapan produk inovasi, di antaranya Pupuk Bion Up, Jeranti, NPK 30-6-8, KCL, Nitrea, Kuriza, Organik Excow, dan benih padi Pareku.

Baca juga: OTT Terkait Distribusi Pupuk, KPK Amankan Puluhan Kardus Berisi Uang

"Peluncuran produk baru Nitroku 16-16-16 ini semakin melengkapi daftar panjang produk inovasi PKC," kata dia.

Peluncuran produk tersebut, kata Fickry, tidak hanya untuk mendukung kinerja perusahaan, tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan pasar yang semakin berkembang.

"Saya kira pasar saat ini memang sedang membutuhkan produk-produk yang inovatif untuk menunjang usaha pertaniannya," tambah dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com