Sekelompok Oknum Berpakaian Hitam-hitam Rusak Restoran McDonald's Makassar saat "May Day"

Kompas.com - 01/05/2019, 18:14 WIB
Suasana di restoran cepat saji McDonalds usai dilempari batu dan dicoret oleh beberapa oknum saat peringatan hari buruh di Makassar, Rabu (1/5/2019).KOMPAS.com/HIMAWAN Suasana di restoran cepat saji McDonalds usai dilempari batu dan dicoret oleh beberapa oknum saat peringatan hari buruh di Makassar, Rabu (1/5/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Dua pemuda di Makassar diamankan pihak kepolisian saat melakukan aksi unjuk rasa hari buruh sedunia ( May Day) di sekitar Jalan A. P. Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (1/5/2019).

Keduanya diamankan karena diduga melakukan pengrusakan restoran cepat saji McDonald's yang terletak di jalan tersebut.

Aksi pengrusakan ini awalnya disaksikan sekuriti McDonald's bernama Syamsul.

Syamsul mengatakan kejadian pengrusakan itu bermula ketika sekelompok orang berjalan dari arah barat dan langsung mendatangi kantornya hingga melakukan aksi vandalisme.

"Setengah 12 terjadi tadi. Cepat sekali tadi kejadian paling dua menit sampai 5 menit paling lama. Laki-laki semua pake topeng pakai baju hitam," ujar Syamsul saat ditemui di lokasi kejadian.

Baca juga: Ribuan Buruh di Makassar Pilih Jalan Santai saat Peringatan May Day

Syamsul tidak mengetahui apakah orang tersebut mahasiswa atau para buruh.

Namun beberapa orang yang melakukan pelemparan hingga merusak beberapa sisi bangunan memakai penutup muka dan mengenakan pakaian hitam-hitam.

"Kita sudah tutup baru datang kemari hambur kursi, coret cermin, logo," imbuh Syamsul.

Bukan kelompok buruh

Kapolsek Panakukang Kompol Ananda Fauzi Harahap membenarkan dua pemuda yang diamankan polisi itu.

Dua pemuda yang bernama Fauzi (22) dan Andika (23) itu kini sudah berada di Polsel Panakukang, Makassar.

Ia mengatakan saat ini pihaknya masih mendalami motif keduanya melakukan pengrusakan.

Baca juga: 4 Kelompok Massa Suarakan Tuntutan Hari Buruh di Bundaran Tugu Kota Malang

"Kelompok ini tidak bergabung dengan kelompok buruh. Tapi berada di sekitaran kelompok buruh itu. Pada waktu kembali dari fly over melakukan pelemparan di McD," kata Ananda saat diwawancara.

Dari penelusuran Kompas.com, kedua pemuda itu merupakan buruh bangunan. Namun keduanya menyangkal telah melakukan aksi pengrusakan di restoran cepat saji tersebut.

"Bukan saya yang bikin keributan. Bukan saya yang coret-coret. Memang saya sama waktu jalan, waktu clash pisah. Ada buktinya saya langsung naik Grab. Yang bikin keributan tidak saya tahu," kata Fauzi, salah satu terduga. 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X