KPU Papua Tak Akomodasi Rekomendasi Bawaslu soal PSU di 47 TPS

Kompas.com - 30/04/2019, 18:10 WIB
Pelaksanaan PSU di Kota Jayapura pada 27 April 2019 (27/04/2019) KOMPAS.com/Dhias SuwandiPelaksanaan PSU di Kota Jayapura pada 27 April 2019 (27/04/2019)

JAYAPURA, KOMPAS.com - KPU Papua memastikan tidak akan menindak lanjuti rekomendasi Bawaslu Kabupaten Jayapura untuk melaksanakan Pemungutan Suara Ulang ( PSU) di 47 TPS.

Anggota Komisioner KPU Papua Melkianus Kambu mengatakan, hal tersebut diputuskan karena Bawaslu memberikan rekomendasi baru pada hari terakhir batas penyelenggaraan PSU.

"Dalam aturan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dan Peraturan KPU RI Nomor 3 Tahun 2019 mengatakan bahwa terhitung setelah pemungutan, 10 hari ke depan silahkan akomodir rekomendasi PSL, PSU dan PSS," ujar Kambu, kepada Kompas.com, saat dihubungi, Selasa (30/4/2019).

Baca juga: KPU Dilaporkan ke Bawaslu Terkait Kesalahan Input Data Situng

"Sedangkan yang terjadi di Kabupaten Jayapura, rekomendaasi diberikan pada 27 April 2019. Memang ditulis di suratnya tertanggal 25 April, tetapi rekomendasi dikasih ke KPU pada 27 April. Terhitung hari itu pas 10 hari setelah Pemilu, kami mau cetak surat suara di mana," tambah Kambu.

KPU Papua mengklaim sudah berkomunikasi dengan Bawaslu Papua dan mereka juga berpegang pada aturan bahwa rekomendasi tersebut sudah terlambat.

Kambu menilai, Bawaslu memiliki waktu yang cukup panjang untuk menelaah temuan dan mengeluarkan rekomendasi.

Ia justru mempertanyakan mengapa Bawaslu Kabupaten Jayapura baru mengeluarkan rekomendasi setelah 10 hari pelaksanaan Pemilu.

"Harusnya masa telaah Bawaslu cukup panjang, kenapa baru dikasih pada 27 April, ini ada apa," kata dia.

KPU Kabupaten Jayapura, ungkap Kambu, dipastikan tidak mengakomodir rekomendasi tersebut dan sejak 29 April 2019 sudah mulai melaksanakan Rapat Pleno Rekapitulasi Suara tingkat Kabupaten.

Namun, ia menyebut, peluang untuk dilakukannya PSU masih ada bila nantinya masalah tersebut akan dibawa ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Cuma Online, Pelajar SD dan SMP di Surabaya Bisa Belajar lewat Televisi

Tak Cuma Online, Pelajar SD dan SMP di Surabaya Bisa Belajar lewat Televisi

Regional
Bayi Usia 8 Hari di Kudus Meninggal, Terkonfirmasi Positif Covid-19

Bayi Usia 8 Hari di Kudus Meninggal, Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
4 Orang Tertimbun Longsor di Sibolga, 2 Tewas

4 Orang Tertimbun Longsor di Sibolga, 2 Tewas

Regional
Rekor Baru Penambahan Kasus Covid-19 di Riau

Rekor Baru Penambahan Kasus Covid-19 di Riau

Regional
Kapolda Maluku Menyuapi Sejumlah Taruna Akpol, Ingatkan Jangan Serakah

Kapolda Maluku Menyuapi Sejumlah Taruna Akpol, Ingatkan Jangan Serakah

Regional
Pengunjung Pulau Komodo Dibatasi Maksimal 50.000 Orang Setahun

Pengunjung Pulau Komodo Dibatasi Maksimal 50.000 Orang Setahun

Regional
Satu Penumpang Positif Corona, Lion Air: Bukan Kesalahan dan Kesengajaan Maskapai

Satu Penumpang Positif Corona, Lion Air: Bukan Kesalahan dan Kesengajaan Maskapai

Regional
Erick Thohir: Bio Farma Siap Produksi 250 Juta Dosis Vaksin Covid-19, Tersedia Mulai Desember 2020

Erick Thohir: Bio Farma Siap Produksi 250 Juta Dosis Vaksin Covid-19, Tersedia Mulai Desember 2020

Regional
Masuk Zona Hijau Covid-19, Pemkot Kupang Pertimbangkan Buka Sekolah

Masuk Zona Hijau Covid-19, Pemkot Kupang Pertimbangkan Buka Sekolah

Regional
Kronologi Lengkap Temuan Kerangka Wanita Berjaket Merah Wonogiri, Hilang Jejak Usai Jual Motor

Kronologi Lengkap Temuan Kerangka Wanita Berjaket Merah Wonogiri, Hilang Jejak Usai Jual Motor

Regional
Soal Klaim Risma Surabaya Jadi Hijau, Kadis: Yang Berubah Bukan Zona, tapi Reproduksi Efektif

Soal Klaim Risma Surabaya Jadi Hijau, Kadis: Yang Berubah Bukan Zona, tapi Reproduksi Efektif

Regional
Anggota DPRD Maluku Positif Covid-19: Sebelum Swab, Saya Ikut Rapat di Kantor

Anggota DPRD Maluku Positif Covid-19: Sebelum Swab, Saya Ikut Rapat di Kantor

Regional
Mahasiswa Unnes Adukan Mendikbud Nadiem Makarim ke Komnas HAM

Mahasiswa Unnes Adukan Mendikbud Nadiem Makarim ke Komnas HAM

Regional
Pegunungan Menoreh Akan Dilengkapi Kereta Gantung

Pegunungan Menoreh Akan Dilengkapi Kereta Gantung

Regional
Keluar Masuk Makassar Tak Perlu Lagi Surat Bebas Covid-19

Keluar Masuk Makassar Tak Perlu Lagi Surat Bebas Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X