KLHK Bongkar Sindikat Perdagangan Aksesori Berbahan Gading Gajah di Pati

Kompas.com - 30/04/2019, 17:33 WIB
Ilustrasi tumpukan gading gajah mentah. SHUTTERSTOCKIlustrasi tumpukan gading gajah mentah.


PATI, KOMPAS.com - Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Pati, Jawa Tengah, AKP Yusi Andi Sukmana, mengatakan, pihaknya akan terus mendalami indikasi praktik penjualan gading gajah di wilayah hukumnya.

Umumnya, gading gajah tersebut disulap sedemikian rupa menjadi aksesori.

"Dua hari lalu operasi petugas gabungan berhasil membongkar penjualan gading gajah di Pati. Kemungkinan masih ada praktik semacam ini. Kami masih dalami. Dalam hal ini, kami bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Pendampingan penyidik PPNS," kata Yusi, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (30/4/2019).

Baca juga: Terima 11 Gading Gajah, BKSDA Kaltim Akan Pajang di Museum

Untuk diketahui, Ditjen Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Ditjen Gakkum KLHK) bersama TNI dan Polri membongkar perdagangan di media sosial ratusan barang yang terbuat dari gading gajah di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Aksesori dari gading gajah tersebut berupa cincin, gelang, kalung dan pipa rokok.

Operasi pembongkaran berawal dari hasil pantauan Tim Siber Patrol Ditjen Gakkum KLHK yang menemukan tiga akun Facebook yang memperdagangkan barang-barang berbahan gading gajah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketiga akun itu yakni 'chanif mangku bumi', 'onny pati', dan 'wong brahma'. Ketiga akun itu disebut sangat aktif memperdagangkannya hingga ke seluruh Indonesia.

Tiga pemilik akun Facebook itu kemudian berhasil diamankan. Ketiga pelaku yakni OF (38) warga Kecamatan Pati, Pati, CK (44) warga Kecamatan Pati, Pati dan MHF (31) warga Kecamatan Trangkil, Pati.

Baca juga: Gading Gajah untuk Mahar Pernikahan Disita Petugas Karantina Nunukan

Dari penangkapan itu didapati barang bukti berupa sebuah gading gajah utuh berukuran 30 sentimeter, 18 buah gading gajah potongan berukuran 20-30 sentimeter, ratusan pipa rokok, gelang, cincin, dan kalung dari gading gajah, 22 buah gelang dari akar bahar, tujuh buah opsetan tanduk rusa, 17 buah kuku beruang madu, serta beberapa set peralatan perajin.

Tiga pelaku akan dikenai sanksi pidana berdasarkan Undang-­Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, Pasal 40 Ayat 2 juncto Pasal 21 Ayat 2d, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X