Bupati Talaud Ditangkap KPK, Partai Hanura Belum Ambil Sikap

Kompas.com - 30/04/2019, 15:24 WIB
Wakil Ketua I DPC Hanura Kabupaten Kepulauan Talaud Jimmy Tindi saat diwawancarai wartawan di Bandara Sam Ratulangi Manado, Selasa (30/4/2019). KOMPAS.com/SKIVO MARCELINO MANDEYWakil Ketua I DPC Hanura Kabupaten Kepulauan Talaud Jimmy Tindi saat diwawancarai wartawan di Bandara Sam Ratulangi Manado, Selasa (30/4/2019).

MANADO, KOMPAS.com - Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Partai Hanura Benny Ramdhani menyatakan, pihaknya masih menunggu penjelasan resmi Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) yang menangkap Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip pada Selasa (30/4/2019).

Menurutnya, ia baru mengetahui penangkapan Sri yang juga Ketua DPC Hanura Kabupaten Talaud dari media sosial dan teman-temannya.

"Kita akan menunggu sejauh mana KPK mengambil tindakan cepat untuk menyampaikan ke publik apa yang menjadi alasan dan dasar penangkapan tersebut," ujarnya saat dihubungi Kompas.com.

Baca juga: Tangkap Bupati Kepulauan Talaud, KPK Duga Ada Pemberian Tas, Jam, dan Berlian

Ia mengatakan sempat mengetahui kabar jika Wakil Ketua KPK Laode M Syarif memberikan penjelasan terkait pengamanan 4 orang pihak swasta di Jakarta.

"Kita belum tahu ini, siapa 4 orang itu. Dalam kaitan apa? Intinya kita tetap menunggu apa alasan dan dasar KPK melakukam penangkapan Bupati Talaud yang juga kader Partai Hanura," kata dia.

Ditanya apakah akan ada pendampingan hukum dari Partai Hanura kepada Sri Wahyumi Maria Manalip, Benny mengatakan sikap itu akan disampaikan jika sudah ada penjelasan dari KPK.

Baca juga: Tangkap Bupati, KPK Duga Ada Transaksi Terkait Pengadaan Proyek di Kepulauan Talaud

Benny juga mempertanyakan OTT terkait pemberian sesuatu kepada Bupati Kepulauan Talaud.

"Kenapa penangkapan atau OTT itu tidak berlangsung disaat penyerahan yang dituduhkan itu. Kan agak ganjil juga. Intinya, kita menunggu dan sabar sampai kepastian atau penjelasan dari KPK," kata Benny.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penampakan Awan Tsunami di Meulaboh, Berlangsung Setengah Jam dan Gegerkan Warga

Penampakan Awan Tsunami di Meulaboh, Berlangsung Setengah Jam dan Gegerkan Warga

Regional
Detik-detik Ledakan di Pabrik Bioethanol, 10 Pekerja Terluka dan 1 Meninggal

Detik-detik Ledakan di Pabrik Bioethanol, 10 Pekerja Terluka dan 1 Meninggal

Regional
Pulang Kampung Setelah Setahun Merantau, Pasutri Asal Tegal Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipali

Pulang Kampung Setelah Setahun Merantau, Pasutri Asal Tegal Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipali

Regional
Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Regional
Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Regional
Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Regional
Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Regional
PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

Regional
Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Regional
Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Regional
Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Regional
Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Regional
48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

Regional
Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Regional
Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X