Kompas.com - 30/04/2019, 15:16 WIB


KULON PROGO, KOMPAS.com - Satuan Reserse Kriminal Umum Kepolisian Resor Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menangkap pasangan tanpa ikatan suami dan istri atas dugaan mengaborsi janin dalam kandungannya.

Keduanya adalah TT (22), pria pengangguran asal Kota Sragen, Jawa Tengah dan RW (20) perempuan asal Kota Karawang yang bekerja sebagai pemandu karaoke di Kulon Progo.

Polisi melakukan penangkapan setelah keduanya kabur dari indekos RW, di Karangwuni, Kecamatan Wates, pada 13 April 2019 lalu.

Baca juga: Jasad Bayi Ditemukan di Kali Anderep Asmat, Diduga Hasil Hubungan Gelap

Saat itu, warga sekitaran indekos RW mengetahui perbuatan kedua pelaku menggugurkan kandungan ini. Mereka memergoki RW dan TT berniat mengubur janin.

Saat kabur, keduanya meninggalkan janin yang terbungkus kantong plastik. Mengetahui bahwa itu janin, warga menguburnya.

Mereka kemudian melaporkan peristiwa itu ke polisi.

"Kami menahan RW dan TT ini. Janin yang sudah dikubur dibongkar lagi untuk diperiksa ke Dokkes Polda DIY," kata Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Kulon Progo, Iptu Wahyu Triwibowo, Selasa (30/4/2019).

RW menceritakan, ia mencurigai perubahan dalam dirinya karena mengalami keterlambatan menstruasi sejak Maret 2019. Ia mengeluhkan hal ini kepada TT.

Hasil tes kehamilan juga menunjukkan tanda bahwa dia positif sedang hamil. Dari situlah kemudian keduanya menyepakati untuk membeli obat penggugur kandungan.

Tidak sulit memperoleh obat ini. RW menceritakan, mereka menemukan penjual obat aborsi setelah menghubungi penjualnya melalui WhatsApp.

Mereka membeli 4 butir obat seharga Rp 750.000. RW mulai mengonsumsi sejak 13 April 2019.

Ia minum obat itu 1 butir setiap satu jam. "Saya sempat tanya-tanya (sambil konsultasi) lewat HP dengan penjualnya," kata RW.

RW kemudian mengalami pendarahan dan menyusul kemudian gumpalan darah kental yang merupakan janin tersebut. Tak lama mereka sepakat menguburkannya.

"Lokasi menguburkan janin tersebut sekitar 500 meter dari rumah kos RW. Warga akhirnya memergoki perbuatan mereka, lantas melapor ke kami," kata Wahyu.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa kantong platik pembungkus janin, celana dalam, dan sehelai sarung.

Polisi pun menjerat mereka dengan Pasal 77a UU Nomor 35/2014 tentang Perlindungan Anak degan ancaman maksimal 10 tahun penjara atau denda Rp 1 miliar.

Baca juga: Diduga Kubur Bayi Hasil Hubungan Gelap, Seorang Wanita Diamankan

RW tidak menampik hubungan terlarangnya dengan TT selama lebih 3 tahun.

Sekalipun lama hidup bersama, RW mengaku tidak siap menerima kenyataan memperoleh anak hasil hubungan tidak sah ini.

"Saya belum siap sehingga kami memutuskan menggugurkannya. Tidak ada paksaan, kami berdua mengaborsi," kata RW.

Aborsi dengan menggunakan obat bukan kali pertama di Kulon Progo pada tahun 2019. Sebelumnnya, polisi pernah mengungkap sepasang pelajar menggugurkan kandungan dengan cara yang sama, yakni membeli obat aborsi lewat belanja online pada awal Maret 2019.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Regional
Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Regional
Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Regional
Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Regional
Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Regional
Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Regional
Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Regional
Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Regional
Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Regional
Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Regional
Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Regional
Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Regional
Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Regional
Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Regional
Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.