Depresi, Suami Bacok Istri hingga Tewas dan Lukai Lehernya Sendiri

Kompas.com - 30/04/2019, 14:54 WIB
Ilustrasi KOMPASIlustrasi

PEKANBARU, KOMPAS.com - Pertengkaran pasangan suami istri (pasutri) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau berujung maut.

Sang suami tega membacok sang istri hingga tewas dan melukai lehernya menggunakan parang.

Peristiwa berdarah itu terjadi pada Senin (29/4/2019) sekitar pukul 19.30 WIB di rumah pasutri itu di Desa Pulau Burung, Kecamatan Pulau Burung, Inhil.

Baca juga: Pria Diduga Stres Ngamuk Bacok Satu Keluarga, Dua Tewas

Pelaku adalah Syamsul Bahri (27) dan korban yakni istrinya Ardiana (35).

Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Putra mengungkapkan, pelaku tega membacok istrinya karena diduga sedang depresi.

"Berdasarkan keterangan warga di sekitar lokasi kejadian, pelaku diduga depresi. Pelaku sering mengeluh hendak pulang kampung ke Kuala Tungkal, Jambi," ungkap Christian pada Kompas.com dalam keterangan tertulis, Selasa (30/4/2019).

Bahkan, sambung dia, sehari sebelum membunuh istrinya, pelaku kabur ke semak-semak dan dilakukan pencarian oleh warga.

Setelah lebih kurang empat jam, pelaku ditemukan dengan kondisi ketakutan dan mengamuk tak sadarkan diri.

Namun menurut keterangan saksi dan warga, pasutri tersebut dikenal berperilaku baik dan tidak pernah bertengkar sebelumnya.

Baca juga: Masuk Lewat Pintu Belakang, Sukri Bacok Leher Jasmin yang Tertidur Pulas

Christian menjelaskan, awalnya saksi bernama Mariana (35) tetangga korban, mendengar pertengkaran mulut antara korban dan pelaku.

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Regional
Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Regional
Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Regional
Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Regional
Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Regional
Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

Regional
4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

Regional
Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Regional
Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Regional
HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

Regional
Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Regional
Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Regional
Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Regional
Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami 'Lockdown' Kampus

Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami "Lockdown" Kampus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X