Kata Mahasiswa UGM soal Pemilu 2019: Pertama Memilih Langsung Dapat Serentak

Kompas.com - 30/04/2019, 10:39 WIB
Ilustrasi pemilu. ShutterstockIlustrasi pemilu.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia baru saja mengelar pemilihan umum pada 17 April 2019 lalu. Pemilu kali ini berbeda dengan sebelumnya, karena pertama kalinya digelar serentak untuk pileg dan pilpres.

Sejumlah mahasiwa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengomentari pemilu serentak pada 17 April 2019.

Taufik Al Faruk (19), mahasiswa Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM) mengatakan, pemilu 2019 adalah pesta demokrasi pertama baginya dalam menggunakan hak pilih.

"Ini pemilu pertama saya. Sepengetahuan saya, pemilu 2019 ini berbeda dengan sebelum-sebelumnya," ujar Taufik, Jumat (26/4/2019).

Baca juga: Kata Mahasiswa ITB soal Pemilu 2019: Arti Satu Suara hingga PR untuk Presiden Terpilih

Taufik menuturkan, sebagai orang yang menggunakan hak pilihnya pertama kali, Pemilu 2019 ini menarik. Sebab Pemilu 2019 tidak hanya memilih anggota legislatif tetapi juga presiden dan wakil presiden.

Di tempat pemungutan suara (TPS), kata Taufik, sebagai pemilih pertama, ia langsung menerima 5 lembar surat suara yang harus dicoblos.

"Pertama memilih, langsung dapat yang serentak, dari legislatif DPR RI, DPD, DPR kabupaten/kota tambah pilpres. Itu sih yang menarik," tuturnya sambil tersenyum.

Taufik melihat suasana Pemilu 2019, khususnya untuk pilpres, juga berbeda dari sebelumnya. Pada Pilpres 2019, politik identitas terasa kental.

"Sebagai orang yang pertama kali, saya tidak terlalu memikirkan dua kandidat, karena menurut saya politik identitasnya terasa banget," katanya.

Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Anugrah Setyo Panuntun berpendapat, yang menarik dari Pemilu 2019 adalah isu agama.

"Para capres berkompromi dengan isu agama untuk mendulang suara. Jokowi memilih Ma'ruf Amin daripada Mahfud MD, sedangkan Prabowo dan BPN membangun narasi agama yang kuat," katanya.

Selain itu, pada Pilpres 2019 ini partisipasi masyarakat meningkat. Masyarakat juga mau lebih terlibat.

Baca juga: Harapan Mahasiswa ITB tentang Sosok Presiden untuk Indonesia

Di Pilpres 2019 ini masyarakat juga semakin kritis karena banyaknya berita hoaks yang bertebaran di mana-mana.

"Para first voters dan swing voters jadi lebih kritis terhadap narasi yang dibangun masing-masing paslon," kata Anugrah.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penampakan Awan Tsunami di Meulaboh, Berlangsung Setengah Jam dan Gegerkan Warga

Penampakan Awan Tsunami di Meulaboh, Berlangsung Setengah Jam dan Gegerkan Warga

Regional
Detik-detik Ledakan di Pabrik Bioethanol, 10 Pekerja Terluka dan 1 Meninggal

Detik-detik Ledakan di Pabrik Bioethanol, 10 Pekerja Terluka dan 1 Meninggal

Regional
Pulang Kampung Setelah Setahun Merantau, Pasutri Asal Tegal Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipali

Pulang Kampung Setelah Setahun Merantau, Pasutri Asal Tegal Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipali

Regional
Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Regional
Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Regional
Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Regional
Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Regional
PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

Regional
Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Regional
Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Regional
Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Regional
Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Regional
48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

Regional
Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Regional
Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X