Warga Kediri Gunakan 369 Karung Pasir Tambal Tembok Pembatas Sungai yang Ambrol

Kompas.com - 30/04/2019, 10:34 WIB
Hingga Selasa (30/4/2019) warga di Desa Bakalan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jawa Timur bergotong royong menambal dinding sungai yang sempat ambrol dan sempat menyebabkan banjir di desa itu pada Minggu (28/4/2019). Dok. BPBD Kabupaten KediriHingga Selasa (30/4/2019) warga di Desa Bakalan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jawa Timur bergotong royong menambal dinding sungai yang sempat ambrol dan sempat menyebabkan banjir di desa itu pada Minggu (28/4/2019).

KEDIRI, KOMPAS.com - Warga di Dusun Bakalan Lor, Desa Bakalan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jawa Timur bergotong royong menambal tembok pembatas Sungai Bendo Mongal yang ambrol.

Ambrolnya tembok sungai itu sempat menyebabkan 17 rumah warga tergenang air karena luapan air sungai yang terjadi pada Minggu (28/4/2019) tengah malam.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri Randi Agata mengatakan, saat ini warga sedang bergotong royong menambal tembok sungai.

Total ada tiga titik tembok sungai setinggi 1,5 meter yang diperbaiki. Dari tiga titik itu, panjang kerusakan dinding yang terbuat dari struktur semen dan batu itu mencapai 10 meter.

Untuk sementara titik-titik yang ambrol itu ditambal menggunakan kantong pasir yang ditopang dengan gedek atau anyaman dari bilah bambu ukuran tebal untuk memperkuatnya. 

"Kami bantu dengan 369 karung, sesek (gedek), serta tiang pancangnya," ujar Randi, Selasa (30/4/2019).

Baca juga: Seorang Pria di Kediri Tewas Tenggelam Saat Coba Selamatkan Kambingnya yang Hanyut di Sungai

Randi mengatakan, banjir tersebut kini sudah surut dan warga secara swadaya juga sudah membersihkan rumah masing-masing.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

"Untuk sumber penyebab banjir masih proses penanganan," ujar Randi.

Baca juga: Kasus Tagihan Game Online Rp 12 Juta, Ibu di Kediri Membayar dengan Cara Ini

Sebelumnya diberitakan, hujan deras dengan durasi lama yang terjadi pada Minggu (28/4/2019) malam menyebabkan dinding pembatas sungai yang ada di wilayah itu ambrol.

Aliran air itu kemudian menggenangi dusun hingga 50 cm. Kejadian itu membuat puluhan warga mengungsi di rumah kerabat maupun tetangga lain lantaran rumahnya tidak memungkinkan dihuni.

Selain banjir, hujan yang disertai dengan angin kencang itu menyebabkan beberapa pohon besar di beberapa lokasi tumbang. Peristiwa ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Pembubaran Upacara Piodalan Berawal dari Kesalahpahaman

Polemik Pembubaran Upacara Piodalan Berawal dari Kesalahpahaman

Regional
Edarkan Uang Palsu Senilai Rp 20,8 Juta, Pria Lansia Ditangkap

Edarkan Uang Palsu Senilai Rp 20,8 Juta, Pria Lansia Ditangkap

Regional
Tersangka Teroris di Medan Tak Hafal Indonesia Raya dan Pancasila

Tersangka Teroris di Medan Tak Hafal Indonesia Raya dan Pancasila

Regional
Ini Cerita Pria yang Kabur Telanjang Bulat Sejauh 2 Kilometer Setelah Gagal Memperkosa Korbannya

Ini Cerita Pria yang Kabur Telanjang Bulat Sejauh 2 Kilometer Setelah Gagal Memperkosa Korbannya

Regional
Paksa Penumpang Oral Seks, Seorang Sopir Travel Ditangkap

Paksa Penumpang Oral Seks, Seorang Sopir Travel Ditangkap

Regional
Tersambar Petir, 1 Warga Ampek Nagari Tewas, 2 Orang Terluka

Tersambar Petir, 1 Warga Ampek Nagari Tewas, 2 Orang Terluka

Regional
Anak Keduanya Langsung Dapat Akta Kelahiran, Gibran Puji Layanan Publik di Solo

Anak Keduanya Langsung Dapat Akta Kelahiran, Gibran Puji Layanan Publik di Solo

Regional
Dedi Mulyadi: Pilkada Langsung Rawan Politik Uang, Memang Pilkada oleh DPRD Tidak?

Dedi Mulyadi: Pilkada Langsung Rawan Politik Uang, Memang Pilkada oleh DPRD Tidak?

Regional
Kekeringan, Warga Berjuang Mengais Air dari Lubang Tanah

Kekeringan, Warga Berjuang Mengais Air dari Lubang Tanah

Regional
Polisi Bekuk Bendahara dan 2 Perakit Bom Kelompok Teroris di Medan

Polisi Bekuk Bendahara dan 2 Perakit Bom Kelompok Teroris di Medan

Regional
Gagal Memperkosa, Pria Ini Kabur Telanjang Bulat Sejauh 2 Kilometer

Gagal Memperkosa, Pria Ini Kabur Telanjang Bulat Sejauh 2 Kilometer

Regional
Bangun Jalur Khusus Tambang di Parung Panjang, Ridwan Kamil Cari Pemodal

Bangun Jalur Khusus Tambang di Parung Panjang, Ridwan Kamil Cari Pemodal

Regional
Kapolda Maluku: Kalau Mau Tergiur Suap di Gunung Botak, Kapolda Bisa Kaya

Kapolda Maluku: Kalau Mau Tergiur Suap di Gunung Botak, Kapolda Bisa Kaya

Regional
Polisi Kantongi Identitas Perusak Kampus dan Sekretariat Mapala UMI Makassar

Polisi Kantongi Identitas Perusak Kampus dan Sekretariat Mapala UMI Makassar

Regional
Kronologi Kecelakaan Anggota DPD yang Digugat karena Foto Terlalu Cantik di Tol Cipularang

Kronologi Kecelakaan Anggota DPD yang Digugat karena Foto Terlalu Cantik di Tol Cipularang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X