WN Perancis Dorfin Felix Dituntut 20 Tahun Penjara karena Narkoba

Kompas.com - 29/04/2019, 20:48 WIB
Dorfin Felix usai menjalani sidang tuntuan Jaksa di Pengadilan Negeri Mataram, Senin (29/4/2019). Dorfin dituntut 20 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar. KOMPAS.com/ FITRI RACHMAWATIDorfin Felix usai menjalani sidang tuntuan Jaksa di Pengadilan Negeri Mataram, Senin (29/4/2019). Dorfin dituntut 20 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar.

MATARAM, KOMPAS.com - Dorfin Frlix, terdakwa kasus kepemilikan narkotika dituntut hukuman 20 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar oleh jaksa penuntut umum di Pengadilan Negeri Mataram, Senin (29/4/2019).

"Menjatuhkan pidana penjara terhadap Dorfin Felix dengan pidana 20 tahun, dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara dan pidana denda Rp 10 miliar subsider 1 tahun penjara, dengan perintah terdakwa tetap berada dalam tahanan," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ginung Pratidina.

Dalam tuntutan itu, Dorfin Felix, warga negara Perancis, dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan menyalurkan narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman yang beratnya melebihi 5 gram. Dia juga dianggap melanggar Pasal 113 Undang-undang 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Baca juga: Gembong Narkoba WN Perancis Dorfin Felix Mengaku Bekerja Pembuat Perhiasan

Mendengar tuntutan itu, Dorfin terdiam dan tampak gelisah. Namun Dorfin tetap mengikuti persidangan dengan tertib.

Usai persidangan yang dipimpin Majelis Hakim Isnurul Syamsul Arif, Dorfin dan kuasa hukumnya akan mengajikan eksepsi, Selasa (7/5/2019) pekan depan.

Dorfin menolak berkomentar. Dia hanya menggelengkan kepala saat diminta tanggapannya terkait tuntutan jaksa tersebut.

Dorfin justru meminta kuasa hukumnya membantu membelikan makanan saat menunggu di ruang tahanan Pengadilan Negeri Mataram, sebelum kembali ke Lapas Mataram.

Kuasa Hukum Dorfin, Deny Nur Indra mengatakan, kliennya merasa keberatan dengan tuntutan 20 tahun tersebut.

"Kepada saya, Dorfin mengatakan bahwa tuntutan 20 tahun penjara terlalu berat baginya. Saya sebagai kuasa hukum memprediksi dengan semua fakta persidangan, mestinya di bawah 15 tahun penjara," kata Deny.

Deny juga mengungkapkan kejanggalan atas tuntutan itu. Sebab, barang yang dibawa Dorfin tidak sebanyak yang disampaikan dalam tuntutan, yakni 2,9 kilogram.

"Ya di bawah itulah, karena ada bawaan Dorfin yang tidak termasuk narkotika," jelasnya.

Baca juga: Saksi Tak Datang, Sidang Gembong Narkoba WN Perancis Dorfin Felix Ditunda

Hal yang memberatkan Dorfin, berdasarkan tuntutan yang dibacakan JPU adalah sebagai warga negara asing, Dorfin tidak memiliki izin untuk mengimpor atau membawa narkotika.

Tindakan terdakwa dapat memberi peluang penyalahgunaan narkotika bagi masyarakat dan merusak generasi muda.

Sementara yang meringankan adalah Dorfin mengakui segala perbuatannya melawan hukum di Indonesia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X