Pemkot Surakarta Batasi Jam Operasional Tempat Hiburan Malam di Solo Selama Ramadhan

Kompas.com - 29/04/2019, 18:44 WIB
Kepala Dinas Pariwisata Surakarta, Hasta Gunawan di Solo, Jawa Tengah, Senin (29/4/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKepala Dinas Pariwisata Surakarta, Hasta Gunawan di Solo, Jawa Tengah, Senin (29/4/2019).


SOLO, KOMPAS.com - Jam operasional tempat hiburan malam dan rekreasi di Solo, Jawa Tengah, selama bulan suci Ramadhan 1440/2019 dibatasi. Pembatasan jam operasional dilakukan untuk menjaga ketenteraman selama Ramadhan.

Kepala Dinas Pariwisata Surakarta, Hasta Gunawan mengatakan, pembatasan jam operasional tempat hiburan malam tersebut sesuai pengumuman Wali Kota Surakarta Nomor 556.1/956 tentang Ketentuan Operasional Penyelenggaraan Usaha Pariwisata pada Bulan Ramadhan 1440 H/2019 M di Surakarta Tahun 2019.

Pada minggu pertama bulan puasa dan minggu terakhir menjelang Lebaran, kata dia, semua tempat hiburan malam libur total.

Mereka baru dapat membuka pada minggu kedua dan ketiga. Hanya saja, jam operasional dibatasi.

Baca juga: Pemprov Sumsel Larang Tempat Hiburan Malam hingga Panti Pijat Beroperasi Selama Ramadhan

"Minggu pertama dan minggu terakhir kami bersama kejaksaan, Satpol PP, kepolisian melakukan inspeksi. Apakah mereka betul-betul mentaatinya menutup usahanya," kata Hasta, di Solo, Jawa Tengah, Senin (29/4/2019).

Jam operasional penyelenggara usaha jasa makanan dan minuman seperti bar atau rumah minum mulai pukul 21.00-01.00 WIB.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bagi bar atau rumah minum yang menggunakan live musik diharuskan menutup usaha mulai 7 hari awal Ramadhan dan 7 hari sebelum Lebaran.

Kemudian, penyelenggara hiburan dan rekreasi seperti kelab malam buka mulai pukul 21.00-01.00 WIB, diskotek pukul 21.00-01.00 WIB, pub pukul 21.00-01.00 WIB, rumah pijat pukul 09.00-17.00 WIB dan pukul 20.00-22.00 WIB serta karaoke pukul 11.00-01.00 WIB.

"Penyelenggara kegiatan solus per aqua (SPA) buka mulai 09.00-17.00 WIB dan pukul 20.00-22.00 WIB. Usaha SPA wajib menutup 7 hari awal Ramadan dan 7 hari sebelum Lebaran," imbuh dia.

Selain itu, kata Hasta, penyelenggara kegiatan hiburan dan rekreasi yang tidak diatur secara khusus pada bulan Ramadhan, ketentuan jam operasional belaku sebagaimana diatur pada Pasal 19 Perda Nomor 5 Tahun 2017, yaitu rumah biliard buka pukul 09.00-23.00 WIB dan Sabtu pukul 09.00-24.00 WIB.

Selanjutnya, gelanggang renang buka pukul 06.00-20.00 WIB, gelanggang bowling pukul 06.00-23.00 WIB.

Lapangan tenis pukul 06.00-23.00 WIB, gelanggang futsal pukul 06.00-24.00 WIB, pusat kebugaran pukul 06.00-22.00 WIB, galeri seni pukul 07.00-23.00 WIB dan Sabtu pukul 07.00-24.00 WIB.

Lelu gedung pertunjukan seni buka pukul 08.00-02.00 WIB, arena permainan pukul 06.00-24.00 WIB, taman rekreasi buka pukul 07.00-22.00 WIB dan salon kecantikan buka pukul 04.00-22.00 WIB.

Baca juga: Narkoba yang Dikemas Minuman Ringan Beredar di Tempat Hiburan Malam

"Bagi para pengelola restoran, rumah makan dan penjual makan/minuman pada siang hari bulan Ramadhan diharapkan memasang penutup/tirai pada tempat usahanya agar tidak terlihat oleh umum," ujar dia.

Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Satpol PP Surakarta Agus Sis Wuryanto mengatakan, akan melakukan penegakan perda secara humanis apabila selama Ramadhan ditemukan penyelenggara tempat hiburan malam yang tidak mematuhi peraturan yang ada.

Di samping itu, lanjut Agus, Satpol PP akan melakukan patroli rutin di berbagai wilayah di Solo untuk memantau penyelenggara tempat hiburan malam selama Ramadhan.

"Kami imbau satu minggu awal puasa dan satu minggu menjelang Lebaran untuk libur. Jadi, kami menghargai yang melaksanakan yang ibadah puasa," imbuh dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Regional
Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.