Saingi Genting Highlands Malaysia, Pemprov Sumsel Bangun Wisata Wahana di Jakabaring

Kompas.com - 29/04/2019, 18:16 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru bersama Dirut PT Jakabaring Sport City serta perwakilan dari PT Anajico usai melakukan Mou untuk pembangunan wahana baru di komples Jakabaring, Senin (29/4/2019). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAGubernur Sumsel Herman Deru bersama Dirut PT Jakabaring Sport City serta perwakilan dari PT Anajico usai melakukan Mou untuk pembangunan wahana baru di komples Jakabaring, Senin (29/4/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com- Kompleks Jakabaring Sport City (JSC) yang selama ini dikenal sebagai lokasi olahraga akan memiliki wisata wahana bagi para pengunjung.

Wahana itu disebut-sebut bakal menyaingi Genting Higlands yang ada di Malaysia. Pembangunan wahana itu bekerjasama antara PT JSC dan PT Anajico.

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru mengatakan, pembangunan wahana di kompleks JSC itu untuk menghindarai banyaknya bangunan yang terbengkalai di Jakabaring usai perhelatan pesta olahraga Asian Games 2018.

Selain itu, dengan adanya wahana wisata di JSC akan menambah pemasukan. Sebab, terhitung sejak 2019 tak ada satu rupiahpun dana yang diberikan Pemerintah Pemprov Sumsel untuk PT JSC.

"Makanya PT JSC melakukan pembenahan, setidaknya bisa ada pemasukan untuk biaya operasional,” kata Herman, Senin (29/4/2019).

Baca juga: Hendak Nonton Bola di Jakabaring Palembang, Pelajar SMP Dirampok

Herman melanjutkan, PT Anajico telah terkenal sebagai perusahaan yang berhasil mengelola tempat wisata. Wisata modern pun bakal menjadi salah satu konsep untuk wahana di Jakabaring.

"Beberapa wahana rekreasi untuk masyarakat seperti air terjun menari dan pertunjungan digital laser juga dibangun. JSC akan jadi wisata modern tanpa meninggalkan kearifan lokal. Ciri khas Sriwijaya, Sumsel tetap ditampilkan,” ujarnya.

Baca juga: Ini 14 Venue di Jakabaring yang Rusak Dihantam Puting Beliung

Direktur Utama PT JSC Meina Fatriani Paloh menambahkan, pembangunan wahana di Jakabaring akan dimulai setelah lebaran.

Dengan adanya wahana tersebut, tingkat kunjungan para wisatawan diperkirakan meningkat tiga hingga empat kali lipat.

"Untuk saat ini ada 40.000 pengunjung yang datang ke JSC pada akhir pekan. Kita optimis, setelah dibangun wahana wisata akan lebih meningkat dan akan menyaingi Genting Higlands di Malaysia," jelasnya.

Selain wisata digital, kebun binatang mini serta perahu di kanal sekeliling JSC juga akan dibangun. Tak lupa, lokasi swafoto 3D juga disiapkan untuk wisatawan.

“Kita akan buat The New JSC ini menjadi seperti Genting Highlands Jakabaring. 360 hektar Jakabaring selain yang sudah dibangun venue masih bisa dimanfaatkan, makanya sekarang kita manfaatkan. Ini bakal jadi ikon baru di Indonesia,” ungkap dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X