Wakil Ketua KPK Minta Kepala Daerah di Jabar Awasi Pendapatan Pajak Daerah

Kompas.com - 29/04/2019, 13:37 WIB
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama sejumlah kepala daerah saat hadir dalam kegiatan Penandatanganan Dokumen Kerja Sama Optimalisasi Pendapatan Daerah dan Penertiban Barang Milik Daerah Se-Jawa Barat di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (29/4/2019). Dokumentasi Humas Pemprov JabarWakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama sejumlah kepala daerah saat hadir dalam kegiatan Penandatanganan Dokumen Kerja Sama Optimalisasi Pendapatan Daerah dan Penertiban Barang Milik Daerah Se-Jawa Barat di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (29/4/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan meminta para kepala daerah di Jawa Barat (Jabar)untuk mengawasi dan mengoptimalkan pendapatan daerah dari sektor pajak.

Hal itu dikatakan Basaria saat hadir dalam acara Penandatanganan Dokumen Kerja Sama Optimalisasi Pendapatan Daerah dan Penertiban Barang Milik Daerah Se-Jawa Barat di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (29/4/2019).

"Hari ini kita mengumpulkan semua kepala daerah baik itu provinsi kabupaten dan kota, bersama dengan pihak pertanahan dan juga pihak pajak. Tujuannya mengoptimalkan pendapatan daerah itu bisa ditingkatkan dan semua pajak ini bisa diawasi. Semua terekap langsung masuk ke bank daerah yang ada di bank Jabar dalam hal ini," tutur Basaria, Senin.

Baca juga: Emil: Cianjur, Sukabumi dan Garut Jadi Daerah Rawan Bencana di Jabar

Ia menyarankan, tiap pemerintah daerah membuat sistem terpadu yang bisa mengawasi alur pajak dari pengusaha secara real time dan dibuat secara transparan.

Hal itu dilakukan agar semua pendapatan daerah bisa diawasi oleh kepala daerah melalui sistem. Bahkan bisa diawasi melalui ponsel.

Basaria menjelaskan, secara umum pengelolaan dan pengawasan pendapatan dari sektor pajak di Jabar sudah cukup baik. Hanya saja, kata dia, selama ini masih bersifat manual.

Selain itu, penghitungannya juga kurang tepat dan pengawasannya juga mungkin kurang baik.

"Ini yang kita coba tingkatkan sehingga dia makin optimal. Jadi ini bukan masalah bocor atau tidak. mengoptimalkan, itu konsepnya," jelasnya.

Baca juga: AWS Akan Bangun Pusat Data di Jawa Barat, Ini 3 Kisi-kisi dari Ridwan Kamil

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang turut hadir mengatakan, banyak temuan yang menunjukkan adanya kecurangan dalam pelaporan pajak yang dilakukan pengusaha.

"Banyak modus yang membuat pemasukan pendapatan daerah tidak optimal. Kalau istilah Bu Basaria menandakan praktik korupsi itu dari sisi perilaku bisnis masih ada dan berlangsung sehingga merugikan khususnya di pemerintah tingkat dua," kata Emil, sapaan akrabnya.

Ia pun menyambut baik bimbingan dari KPK soal optimalisasi pendapatan daerah serta pendampingan dalam penertiban aset daerah.

"Kami menyambut baik bimbingan dari KPK ini. Media mengamati seringkali kalau untuk aset dan barang daerah ada gugatan, ramai, kedudukan fisik dan yang lainnya. Sekarang kita akselerasi agar tidak ada aset-aset yang hilang dalam perjalannya oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," jelasnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.