Pasca-ditetapkan Tersangka oleh KPK, Wali Kota Tasikmalaya Tetap Bekerja

Kompas.com - 29/04/2019, 13:06 WIB
Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman, diangkat pegawainya saat masuk pertama kerja pasca ditetapkan sebagai tersangka, Senin (29/4/2019). KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHAWali Kota Tasikmalaya Budi Budiman, diangkat pegawainya saat masuk pertama kerja pasca ditetapkan sebagai tersangka, Senin (29/4/2019).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman, masih menghadiri kegiatan pimpinan dan masih menggunakan fasilitas negara meski telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

"Saya masih wali kota. Bulan Ramadan pun saya masih di Tasikmalaya," jelas Budi saat menjelaskan statusnya kepada para pegawainya di Bale Kota Tasikmalaya, Senin (29/4/2019).

Baca juga: Wali Kota Tasikmalaya Menangis Saat ke Kantor Pasca-ditetapkan Tersangka oleh KPK

Pasca ditetapkan KPK, Budi masih menghadiri berbagai acara pimpinan sesuai jadwal dan memakai kendaraan dinas serta fasilitas dari Pemkot Tasikmalaya.

Seperti hari ini, Budi memberikan sambutan terkait pemaparan kinerja bidang kesehatan masa kepimimpinannya kepada para tokoh masyarakat di RS TMC Kota Tasikmalaya. Namun, saat ditanya apakah sudah menerima terkait jadwal penjemputan KPK, dirinya enggan menjawab.

"Kalau itu saya tak tahu. Tapi saya tetap akan menjalani dan mengikuti proses hukumnya," ungkap dia saat ditanya para awak media.

Baca juga: Jadi Tersangka KPK, Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman Minta Maaf

Budi mengaku, selama ini sudah mengetahui dan sadar diri terkait posisinya sebagai tersangka KPK. Dirinya pun mengaku sampai saat ini masih mejabat sebagai Wali Kota Tasikmalaya, dan masih menjalankan pekerjaannya.

"Saya menitipkan roda pemerintahan nantinya haru tetap berjalan. Terimakasih juga kepada para ASN di Kota Tasikmalaya yang selama ini sudah kompak," tambah dia sembari meninggalkan lokasi acara menggunakan kendaraan dinasnya.

Berbeda dengan para kepala daerah lainnya yang memilih mundur setelah ditetapkan tersangka oleh KPK, Budi tetap menjalankan tugasnya sebagai Wali Kota Tasikmalaya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aksi Ibu Hamil Bersama Anak dan Menantu Merampok Toko Sembako, Gasak Uang Rp 200 Juta

Aksi Ibu Hamil Bersama Anak dan Menantu Merampok Toko Sembako, Gasak Uang Rp 200 Juta

Regional
Masyarakat Korban Gempa Mamuju Diminta Tenang, Bantuan TNI Segera Tiba

Masyarakat Korban Gempa Mamuju Diminta Tenang, Bantuan TNI Segera Tiba

Regional
Fakta TNI AD Dirikan RS Darurat di Solo, Kasus Covid-19 Tinggi, Berlokasi di Benteng Vastenburg

Fakta TNI AD Dirikan RS Darurat di Solo, Kasus Covid-19 Tinggi, Berlokasi di Benteng Vastenburg

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Terjadi di Sulawesi Utara

Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Terjadi di Sulawesi Utara

Regional
Cerita Sinaga, Usir Harimau yang Hendak Makan Ternaknya dari Jarak 3 Meter, Dibentak Tiga Kali

Cerita Sinaga, Usir Harimau yang Hendak Makan Ternaknya dari Jarak 3 Meter, Dibentak Tiga Kali

Regional
Pemprov Sulsel Siap Tampung Pengungsi Korban Gempa Sulbar

Pemprov Sulsel Siap Tampung Pengungsi Korban Gempa Sulbar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Viral Video Bupati Sukoharjo Bentak Pedagang | Gempa Magnitude 6,2 di Majene

[POPULER NUSANTARA] Viral Video Bupati Sukoharjo Bentak Pedagang | Gempa Magnitude 6,2 di Majene

Regional
Gempa di Pangandaran Terjadi pada Jumat Malam

Gempa di Pangandaran Terjadi pada Jumat Malam

Regional
Malang, Fathan Dibunuh karena Menolak Dipinjami Uang

Malang, Fathan Dibunuh karena Menolak Dipinjami Uang

Regional
4 Fakta Mahasiswa Universitas Telkom Dibunuh, Korban Diduga Diculik, Pelaku Minta Tebusan Rp 400 Juta

4 Fakta Mahasiswa Universitas Telkom Dibunuh, Korban Diduga Diculik, Pelaku Minta Tebusan Rp 400 Juta

Regional
Gubernur Gorontalo Usul Bukti Ikut Vaksinasi Jadi Syarat Bepergian

Gubernur Gorontalo Usul Bukti Ikut Vaksinasi Jadi Syarat Bepergian

Regional
Pura-pura Beli Kerupuk, Satu Keluarga Rampok Toko dan Bawa Kabur Rp 200 Juta, Satu Pelaku Hamil 8 Bulan

Pura-pura Beli Kerupuk, Satu Keluarga Rampok Toko dan Bawa Kabur Rp 200 Juta, Satu Pelaku Hamil 8 Bulan

Regional
Persediaan Alat Rapid Test Antigen di Kabupaten Semarang Menipis

Persediaan Alat Rapid Test Antigen di Kabupaten Semarang Menipis

Regional
Masalah Sampah di Pekanbaru Ditangani Polda Riau, Kemungkinan Ada Tersangka

Masalah Sampah di Pekanbaru Ditangani Polda Riau, Kemungkinan Ada Tersangka

Regional
Detik-detik Tubuh Ridwan Diterkam Buaya hingga Luka Parah, Korban Sempat Melawan

Detik-detik Tubuh Ridwan Diterkam Buaya hingga Luka Parah, Korban Sempat Melawan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X