Seorang Nenek Tewas dalam Kebakaran yang Hanguskan 19 Rumah di Jayapura

Kompas.com - 29/04/2019, 10:27 WIB
Tampak kebakaran yang terjadi di APO Bukit Barisan, Kelurahan Gurahbesi, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua, yang terjadi pada Minggu malam (28/4/2019).  Kebakaran mengakibatkan 19 rumah hangus terbakar, satu orang tewas dan tiga lainnya mengalami luka bakar KOMPAS.com/Dhias SuwandiTampak kebakaran yang terjadi di APO Bukit Barisan, Kelurahan Gurahbesi, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua, yang terjadi pada Minggu malam (28/4/2019). Kebakaran mengakibatkan 19 rumah hangus terbakar, satu orang tewas dan tiga lainnya mengalami luka bakar

JAYAPURA, KOMPAS.com - Sebanyak 19 rumah di Apo Bukit Barisan, Kelurahan Gurahbesi, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua, terbakar, Minggu (28/4/29) malam.  

Kejadian itu mengakibatkan seorang nenek, Wa Bahia (85) tewas dan tiga orang lainnya menderita luka bakar.

"Atas kejadian tersebut satu orang warga meningga dunia di TKP, jenazah saat ini berada di Rumah Sakit Bhayangkara. Untuk kerugian materiil masih dilakukan pendataan," ungkap Kabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal, melalui rilis, Senin (29/4/2019).

Baca juga: Suami Istri Tewas Terbakar di Dalam Apotek

Kejadian bermula sekitar pukul 21.45 WIT saat para korban sedang duduk di rumahnya yang berlantai dua. Kemudian terdengar suara rintihan kesakitan dari lantai dua rumah yang didiami.

Selanjutnya, para korban melihat sumber api dan seketika terjadi kebakaran dan meluas ke rumah yang lain. Pukul 22.04 WIT, Korban Wa Bahia memanggil Eko (20) untuk menyampaikan bahwa ada kebakaran di lantai dua atau tempat korban berada.

Baca juga: Muat Bensin dan Elpiji, Satu Unit Avanza Terbakar

Pukul 22.06 WIT, Eko langsung berlari menuju ke arah lantai dua dan berteriak meminta tolong kepada warga masyarakat di sekitarnya agar segera membantu memadamkan api.

Pukul 22.08 WIT, karena kobaran api sudah semakin besar sehingga korban Naharia (49) langsung menuju ke kamar lantai bawah kemudian membangunkan anaknya Yudha (7) dan Rahmat (8) untuk segera menyelamatkan diri dengan melompat dari ketinggian belakang rumah dan terjatuh di belakang kantor Indosat Jayapura.

Setelah melompat Naharia pingsan saat terjatuh dan dilarikan ke Rumah Sakit Provita Jayapura oleh Warga setempat guna mendapatkan perawatan medis.

Sedangkan Yudha dan Rahmat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Dok II oleh personil Polres Jayapura Kota guna mendapatkan perawatan medis.

Pukul 22.20 WIT, warga masyarakat APO Bukit barisan melaporkan kejadian ke SPKT Polres Jayapura kota.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bioskop di Kota Tegal Bakal Beroperasi Lagi, tapi Ada Syaratnya

Bioskop di Kota Tegal Bakal Beroperasi Lagi, tapi Ada Syaratnya

Regional
Fakta Video Perempuan Berjoget Pamer Celana Dalam, Viral di Medsos, Pelakunya Ternyata Waria

Fakta Video Perempuan Berjoget Pamer Celana Dalam, Viral di Medsos, Pelakunya Ternyata Waria

Regional
Berisiko Tinggi, Pencarian 3 Korban Gempa Majene yang Tertimbun Longsor Dihentikan

Berisiko Tinggi, Pencarian 3 Korban Gempa Majene yang Tertimbun Longsor Dihentikan

Regional
Aniaya Warga, Mantan Staf Ahli Gubernur NTT Dipolisikan

Aniaya Warga, Mantan Staf Ahli Gubernur NTT Dipolisikan

Regional
Pekanbaru Terapkan Belajar Tatap Muka Mulai Awal Februari

Pekanbaru Terapkan Belajar Tatap Muka Mulai Awal Februari

Regional
2.363 Kepala Keluarga di Kediri Krisis Air Bersih, Warga Bergantung Bantuan Pemerintah

2.363 Kepala Keluarga di Kediri Krisis Air Bersih, Warga Bergantung Bantuan Pemerintah

Regional
Masih Tunggu Hasil Swab, Pria Ini Nekat Mudik untuk Makamkan Istrinya, Ternyata Positif Covid-19

Masih Tunggu Hasil Swab, Pria Ini Nekat Mudik untuk Makamkan Istrinya, Ternyata Positif Covid-19

Regional
Sosok Haji Permata Pengusaha Batam yang Tewas Tertembak Saat Petugas Bea Cukai Tangkap Pembawa Rokok Ilegal

Sosok Haji Permata Pengusaha Batam yang Tewas Tertembak Saat Petugas Bea Cukai Tangkap Pembawa Rokok Ilegal

Regional
7 Fakta Angin Puting Beliung yang Muncul di Waduk Gajah Mungkur

7 Fakta Angin Puting Beliung yang Muncul di Waduk Gajah Mungkur

Regional
Cerita Bayi Bernama Siti Noor Banjiriah, Lahir di Atas Perahu Saat Banjir Kalsel

Cerita Bayi Bernama Siti Noor Banjiriah, Lahir di Atas Perahu Saat Banjir Kalsel

Regional
Remaja Asal Grobogan Tewas Tenggelam di Lubang Bekas Galian Tambang

Remaja Asal Grobogan Tewas Tenggelam di Lubang Bekas Galian Tambang

Regional
Di Riau, Sudah 789 Tenaga Kesehatan dan Tokoh Divaksinasi Covid-19

Di Riau, Sudah 789 Tenaga Kesehatan dan Tokoh Divaksinasi Covid-19

Regional
23.209 Pelanggar Disanksi Selama Penerapan PPKM di Kabupaten Semarang

23.209 Pelanggar Disanksi Selama Penerapan PPKM di Kabupaten Semarang

Regional
Tiga Warga Indramayu Tertangkap Akan Jual Perempuan ke Arab Saudi Via Malaysia

Tiga Warga Indramayu Tertangkap Akan Jual Perempuan ke Arab Saudi Via Malaysia

Regional
Heboh Angin Puting Beliung di Wonogiri, Ini Penjelasan BPBD

Heboh Angin Puting Beliung di Wonogiri, Ini Penjelasan BPBD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X