Pemprov Sumsel Segera Perbaiki Jembatan Hanyut di Empat Lawang

Kompas.com - 28/04/2019, 16:36 WIB
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru usai menghadiri acara Musrenbang RKPD di hotel Santika Primer Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (24/4/2019) KOMPAS.com/AJI YK PUTRAGubernur Sumatera Selatan Herman Deru usai menghadiri acara Musrenbang RKPD di hotel Santika Primer Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (24/4/2019)

PALEMBANG, KOMPAS.com Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru mengatakan, jembatan yang ambruk dan hanyut di Desa Muara Betung Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, Sumsel, diketahui sudah dalam kondisi tak layak untuk digunakan.

Herman mengatakan, jembatan yang hanyut itu telah berumur 28 tahun dan dibangun pada masa HM Kafwari Rahim yang menjabat sebagai Bupati Lahat, atau sebelum Empat Lawang menjadi kabupaten sendiri.

Herman mengatakan, ia telah menghubungi Kementerian Pekerjaan Umum (PU) agar dilakukan perbaikan di jembatan tersebut.

"Jembatan itu memang sudah lama dan kurang layak digunakan. Untuk kejadian ini, sudah dilaporkan ke Kementerian PU untuk diperbaiki," katanya, Minggu (28/4/2019).


Baca juga: Banjir, 1 Jembatan dan 5 Rumah Hanyut di Empat Lawang Sumsel

Sembari menunggu proses perbaikan, Pemprov Sumsel akan membangun jembatan darurat agar bisa digunakan sementara oleh masyarakat.

"Pak Menteri PU sudah setujuh kita akan keroyok sama-sama melalui dana APBN dan APBD, serta APBD kabupaten untuk memperbaikinya," ujarnya. 

Diberitakan sebelumnya, banjir yang terjadi di Kabupaten Empat Lawang, Sumsel menyebabkan satu jembatan dan lima rumah rusak terbawa banjir, Sabtu (27/4/2019). 

Baca juga: 3 Wilayah di Kota Manado Dilanda Banjir

Peristiwa banjir bandang yang terjadi di Desa Muara Betung itu membuat jembatan yang menjadi satu-satunya akses warga terputus. 

Kepala Bidang (Kabid) Penanganan Darurat BPBD Sumatera Selatan Ansori mengatakan, kejadian tersebut berlangsung  sekitar pukul 06.00 WIB, dimana hujan dengan intensitas tinggi terjadi di Kabupaten Empat Lawang dan Kabupaten Kepahiang, Bengkulu.

"Korban jiwa tidak ada, kerugian 1 unit jembatan hanyut dan 5 unit rumah hanyut, 20 unit rumah rusak berat 50 unit terendam banjir," kata Ansori saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diselimuti Asap Pekat Kebakaran Lahan di Muarojambi, Siang di Desa Ini Seperti Jelang Malam

Diselimuti Asap Pekat Kebakaran Lahan di Muarojambi, Siang di Desa Ini Seperti Jelang Malam

Regional
Kasus Pencabulan Santri, Pimpinan dan Guru Pesantren Segera Diadili di Aceh

Kasus Pencabulan Santri, Pimpinan dan Guru Pesantren Segera Diadili di Aceh

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mulan Jameela Ditetapkan Jadi Anggota DPR | Adian Napitupulu Tolak Tawaran Jadi Menteri

[POPULER NUSANTARA] Mulan Jameela Ditetapkan Jadi Anggota DPR | Adian Napitupulu Tolak Tawaran Jadi Menteri

Regional
Anak yang Dipaksa Mengemis oleh Orangtua Kini Ditangani Dinas Sosial

Anak yang Dipaksa Mengemis oleh Orangtua Kini Ditangani Dinas Sosial

Regional
Viral di Media Sosial, TKI Asal Sumedang Meninggal di Arab Saudi

Viral di Media Sosial, TKI Asal Sumedang Meninggal di Arab Saudi

Regional
Petugas Gunakan Sepatu dan Kayu Padamkan Kebakaran Lahan di Toraja

Petugas Gunakan Sepatu dan Kayu Padamkan Kebakaran Lahan di Toraja

Regional
2 Hari Kualitas Udara di Pekanbaru di Level Berbahaya, Warga Pilih Pindah ke Sumbar

2 Hari Kualitas Udara di Pekanbaru di Level Berbahaya, Warga Pilih Pindah ke Sumbar

Regional
Ini Pengakuan Istri dari Bandar Narkoba yang Ditembak Mati di Samarinda

Ini Pengakuan Istri dari Bandar Narkoba yang Ditembak Mati di Samarinda

Regional
Padamkan Api di Gunung Slamet, Personel Mesti Tempuh Jalan Kaki 8 Jam

Padamkan Api di Gunung Slamet, Personel Mesti Tempuh Jalan Kaki 8 Jam

Regional
Dua TKI Ilegal Asal NTT Meninggal Dunia di Malaysia, Ini Sebabnya...

Dua TKI Ilegal Asal NTT Meninggal Dunia di Malaysia, Ini Sebabnya...

Regional
Alami Mual dan Pusing, 64 Warga Denpasar Dilarikan ke Rumah Sakit

Alami Mual dan Pusing, 64 Warga Denpasar Dilarikan ke Rumah Sakit

Regional
Polres Tulang Bawang Ringkus Perampok Spesialis Rumah Mewah

Polres Tulang Bawang Ringkus Perampok Spesialis Rumah Mewah

Regional
Coba Rebut Senjata Petugas Saat Kejar-kejaran, Bandar Narkoba Tewas Tertembak di Kepala

Coba Rebut Senjata Petugas Saat Kejar-kejaran, Bandar Narkoba Tewas Tertembak di Kepala

Regional
Kemarau, Pemkot Padang Salurkan 10.000 Liter Air Bersih ke Warga

Kemarau, Pemkot Padang Salurkan 10.000 Liter Air Bersih ke Warga

Regional
4 Kali Adian Napitupulu Bilang ke Jokowi Tak Punya Bakat Jadi Menteri

4 Kali Adian Napitupulu Bilang ke Jokowi Tak Punya Bakat Jadi Menteri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X